Terhalang Awan, Hilal Tidak Terlihat di Makassar

Kamis, 20 April 2023

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi pemantauan hilal/Net

Ilustrasi pemantauan hilal/Net

zonafaktualnews.com – Kepala Kantor Wilayah Kemenag Sulsel, Khaeroni, mengatakan, tiga jam melakukan pemantauan sejak pukul 15.00 Wita, hilal tak terlihat karena terhalang awan

Pemantauan hilal untuk penentuan 1 Syawal 1444 hijriah telah dilakukan. Hasilnya, bulan sabit muda pertama itu tidak terlihat.

“Pengamatan hilal sampai 18.00, belum terlihat hilal karena terhalang awan.” kata Khaeronin kepada wartawan Kamis (20/4/2023)

Berdasarkan perhitungan hisab BMKG, untuk di Sulsel, Makassar ketinggian hilal di 1 derajat 22 menit dengan sudut 2 derajat 14 menit

Meski hilal tak terlihat, Kemenag Sulsel tetap melaporkan ini ke pusat untuk dilakukan sidang isbat.

“Masih di bawah ketentuan sebagaimana yang telah disepakati oleh para ulama. Sehingga hasil ini kami tunggu hasil isbat oleh Kemenag,” terangnya

BACA JUGA :  Dikira Kecoa Iseng, Eh Ternyata Tangan 'Polisi' Gerayangi Istri Orang

Khaeroni tak memungkiri bila ada masyarakat yang sudah menggelar takbiran, meski 1 Syawal 1444 Hijriah belum ditetapkan pemerintah. Itu tak jadi masalah.

“Pada prinsipnya kita sebagai Kemenag Sulsel berharap masyarakat bersama-sama merayakan Idul Fitri bersama pemerintah. Akan tetapi kalau ada lain yang meyakini hisab yang ditetapkan, kami persilakan,” pungkasnya.

Meski pemerintah belum menetapkan 1 Syawal, rupanya Muhammadiyah sudah menetapkan hari raya Idul Fitri jatuh pada Jumat 21 April 2023 besok.

BACA JUGA :  Bank Sulselbar Barru Ogah Keterbukaan Publik, Penggunaan Dana CSR Ditutup-tutupi

Demikian pula dengan jemaah An Nadzir yang bermukim di Kabupaten Gowa, Sulawesi Selatan (Sulsel), yang telah menetapkan 1 Syawal 1444 hijriah sama dengan Muhammadiyah

Editor : Tika

Berita Terkait

PERMAHI Kritisi Krisis Air Bersih di Tallo, Sebut Pelayanan Publik Amburadul
Disdik Cuci Tangan, Kepsek-Panitia SPMB SMAN 1 Parepare Gagal Jelaskan Skor
2 Lurah di Kendari Terciduk Pesta Miras dan Open BO, Kantor Dijadikan Lokalisasi
SPMB “Beleng-beleng”, Data Luar Negeri dan Gunung Es Masuk Zonasi SMAN 1 Parepare
Panitia SPMB SMAN 1 Parepare Akui Celah Aplikasi, Disdik-Sekolah Saling Lempar Bola
SPMB SMAN 1 Parepare Kacau, Jalur Domisili Diukur Skor, Bukan Jarak Rumah
Sidang 387 di Makassar ‘Pincang,’ Penerima Paket Diadili, Pengendali Melenggang
Internet Sering “Sekarat”, Pelanggan MyRepublic di Makassar Muak Layanan Lemot

Berita Terkait

Rabu, 17 Juni 2026 - 01:29 WITA

PERMAHI Kritisi Krisis Air Bersih di Tallo, Sebut Pelayanan Publik Amburadul

Senin, 15 Juni 2026 - 16:38 WITA

Disdik Cuci Tangan, Kepsek-Panitia SPMB SMAN 1 Parepare Gagal Jelaskan Skor

Jumat, 12 Juni 2026 - 17:09 WITA

SPMB “Beleng-beleng”, Data Luar Negeri dan Gunung Es Masuk Zonasi SMAN 1 Parepare

Jumat, 12 Juni 2026 - 04:42 WITA

Panitia SPMB SMAN 1 Parepare Akui Celah Aplikasi, Disdik-Sekolah Saling Lempar Bola

Kamis, 11 Juni 2026 - 02:00 WITA

SPMB SMAN 1 Parepare Kacau, Jalur Domisili Diukur Skor, Bukan Jarak Rumah

Berita Terbaru