Tentara Zionis Israel Perkosa dan Bunuh Para Wanita di Palestina

Selasa, 26 Maret 2024 - 14:05 WITA

Bagikan artikel ini melalui

Facebook
Twitter
WhatsApp
Telegram
Copy Link

Tentara Zionis Israel Perkosa dan Bunuh Para Wanita di Palestina

Tentara Zionis Israel Perkosa dan Bunuh Para Wanita di Palestina (Foto Ilustrasi)

Zonafaktualnews.com – Kekejaman tentara zionis Israel semakin merajalela di jalur Gaza Palestina.

Aktivis Inggris Hussain Shafiei mengungkapkan kemarahannya atas laporan wanita yang diperkosa dan dibunuh di Rumah Sakit Al-Shifa.

Dia mengatakan, “Kelaparan, jumlah kematian melebihi 32.000, dan kehancuran yang meluas tidak cukup untuk segera mengambil tindakan.”

Dia mempertanyakan apa lagi yang perlu dilakukan agar Perdana Menteri (PM) Inggris Rishi Sunak dan Presiden AS Joe Biden berhenti mempersenjatai Israel dan mencegah kekejaman ini.

Wanita Palestina Jamila al-Hissi, yang terjebak di gedung dekat Rumah Sakit Al-Shifa, menceritakan kepada Al Jazeera bahwa pasukan Israel memperkosa dan membunuh para wanita selama tujuh hari pengepungan di rumah sakit terbesar di Gaza.

BACA JUGA :  Lagi Lucu-lucunya, Israel Buat Video Propaganda Berperang Lawan Tembok

Al-Hissi, yang menghabiskan enam hari di dalam gedung yang terkepung, menjelaskan, “Mereka memperkosa perempuan, menculik perempuan, mengeksekusi perempuan, dan menarik mayat dari bawah reruntuhan untuk melepaskan anjing mereka ke arah mereka. Apakah ada yang lebih buruk dari ini?

Apakah ada yang lebih mengerikan daripada mendengar perempuan meminta bantuan, dan ketika kami mencoba menghubungi mereka untuk memberikan bantuan, mereka menembak kami?”

Direktur Eksekutif Perempuan PBB Sima Bahous menyoroti tantangan yang dihadapi para perempuan di Jalur Gaza yang terkepung.

“Perempuan di Gaza melahirkan tanpa air. Mereka tidak punya makanan, tidak ada tenda, tidak ada toilet. Mereka menjalani hal yang tak terbayangkan,” ujar Bahous di X pada Minggu (24/3/2024).

BACA JUGA :  Anti Palestina, Mendagri Inggris Suella Braverman Dipecat

“Yang dibutuhkan perempuan di Gaza saat ini adalah gencatan senjata dan bantuan,” papar dia.

Bahous merujuk pada artikel oleh UN Women yang dia bagikan di postingannya. Artikel tersebut mengutip Rana Khalil, koordinator proyek Masyarakat Perempuan Pekerja Palestina untuk Pembangunan (PWWSD), yang berbasis di Tepi Barat yang mengatakan, “Perempuan di Gaza adalah pahlawan super.”

“Dia menggambarkan percakapan telepon baru-baru ini dengan bibinya di Gaza, yang mengatakan air mengalir kadang-kadang tersedia selama dua jam sehari, dan di waktu lain hanya dua jam per minggu,” ungkap laporan itu.

BACA JUGA :  Terduga Akui Habisi Wanita Asal Selayar, Pelaku ‘Dilepas’, Polisi Abaikan Pengakuan?

Menurut laporan Klasifikasi Fase Ketahanan Pangan Terpadu (IPC) yang didukung PBB, produksi air di Gaza pada Februari telah turun menjadi hanya 5,7% dari tingkat sebelum tanggal 7 Oktober.

“Karena tidak ada air, mereka tidak bisa mandi. Mereka tidak bisa mencuci rambut mereka. Jadi sekarang banyak sekali kutunya. Mereka mencukur rambutnya,” ungkap Khalil.

 

Editor : Id Amor

Berita Terkait

Presiden Iran Datangi Kandang Trump, Tegaskan Tolak Tunduk pada Tekanan
Influencer Tajir Tewas Usai Jalani Suntik “Burung” di Thailand
384 Wisatawan Hilang Disapu Banjir Bandang Dahsyat di Nepal dan China
Sultan Brunei Lucuti Gelar Kebangsawanan Istri Pangeran Abdul Malik
Patung “Wanita Biru” di Gurun Madinah Bikin Heboh, Karya Yahudi Dikritik
Pangeran Arab Saudi Tewas di Hotel London Usai Konsumsi Alkohol dan Narkoba
Iran Gempur Gudang Amunisi dan Menara Pengawas Armada Kelima AS
Balas Gempuran AS, Iran Serang Markas Jet Tempur F-18 di Pangkalan Yordania

Berita Terkait

Kamis, 24 September 2026 - 12:31 WITA

Presiden Iran Datangi Kandang Trump, Tegaskan Tolak Tunduk pada Tekanan

Rabu, 9 September 2026 - 01:57 WITA

Influencer Tajir Tewas Usai Jalani Suntik “Burung” di Thailand

Kamis, 27 Agustus 2026 - 00:53 WITA

384 Wisatawan Hilang Disapu Banjir Bandang Dahsyat di Nepal dan China

Selasa, 11 Agustus 2026 - 01:44 WITA

Sultan Brunei Lucuti Gelar Kebangsawanan Istri Pangeran Abdul Malik

Rabu, 5 Agustus 2026 - 12:00 WITA

Patung “Wanita Biru” di Gurun Madinah Bikin Heboh, Karya Yahudi Dikritik

Berita Terbaru