Israel Akan Gelar Festival LGBT Terbesar di Wilayah “Terlaknat” Kaum Luth

Kamis, 23 April 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sejumlah peserta membawa bendera pelangi dan bendera Israel dalam sebuah aksi atau perayaan komunitas LGBTQ+, mencerminkan dukungan terhadap keberagaman sekaligus identitas nasional. (Ist)

Sejumlah peserta membawa bendera pelangi dan bendera Israel dalam sebuah aksi atau perayaan komunitas LGBTQ+, mencerminkan dukungan terhadap keberagaman sekaligus identitas nasional. (Ist)

Zonafaktualnews.com – Di tengah situasi kawasan yang masih dibayangi konflik, Israel kembali menarik perhatian publik.

Negara tersebut berencana menggelar festival LGBT besar-besaran bertajuk Pride Land di kawasan Laut Mati, yang kerap disebut sebagai wilayah “terlaknat” dalam kisah kaum Nabi Luth.

Berdasarkan laporan AFP, Kamis (23/4/2026), acara ini dijadwalkan berlangsung pada 1 hingga 4 Juli 2026 dengan pusat kegiatan di Ein Bokek, salah satu kawasan wisata utama di Laut Mati.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Penyelenggara mengklaim festival ini sebagai salah satu perhelatan LGBTQ+ terbesar di kawasan Timur Tengah, dengan rangkaian acara berskala internasional.

Pemilihan lokasi tersebut langsung memicu perhatian publik. Selain dikenal sebagai destinasi wisata global, wilayah Laut Mati juga memiliki keterkaitan historis dan simbolik dengan kisah Sodom dan Gomora dalam tradisi agama samawi.

BACA JUGA :  Jejak Kelam Tentara Israel yang Bangga Perkosa Wanita Palestina Tewas

Hal ini memunculkan kontras tajam antara latar belakang religius dan kegiatan modern yang akan digelar.

“Pemilihan lokasi ini tidak bisa dilepaskan dari sensitivitas sejarah dan kepercayaan yang melekat kuat di kawasan tersebut,” kata seorang pengamat sosial yang dikutip media internasional, ujarnya.

Di sisi lain, penyelenggara menegaskan bahwa Pride Land dikemas sebagai festival destinasi berskala besar yang mengedepankan hiburan dan budaya.

Melalui akun resminya, pemerintah Israel mempromosikan acara ini sebagai perayaan selama empat hari penuh yang menghadirkan musik, seni, dan berbagai aktivitas komunitas.

BACA JUGA :  Hamas Minta Izin Gempur Zionis Israel di RS Indonesia

“Ini adalah perayaan global yang terbuka bagi siapa saja, dengan konsep festival tanpa henti selama empat hari,” tulis akun resmi pemerintah Israel di platform X, ujarnya.

Rangkaian kegiatan yang disiapkan mencakup konser musik, pesta terbuka, pameran seni, hingga aktivitas komunitas yang dipusatkan di area khusus bernama DOME X. Untuk menjangkau berbagai kalangan, panitia juga menyediakan zona ramah keluarga.

Di balik rencana besar tersebut, festival ini juga mencerminkan dinamika kebijakan LGBTQ+ di Israel yang tergolong kompleks.

Meskipun pernikahan sesama jenis belum diakui secara domestik, negara tetap memberikan pengakuan terhadap pernikahan yang dilakukan di luar negeri melalui jalur hukum tertentu.

BACA JUGA :  Israel dan Hamas Sepakati Gencatan Senjata Kemanusiaan

Sejumlah analis menilai penyelenggaraan Pride Land merupakan bagian dari strategi untuk menghidupkan kembali sektor pariwisata Israel yang sempat terpukul akibat konflik dalam beberapa tahun terakhir.

Sebelumnya, agenda serupa seperti Tel Aviv Pride sempat dibatalkan pada 2024 dan 2025 karena eskalasi militer.

Dengan rencana festival besar-besaran ini, penyelenggaraan Pride Land 2026 dinilai akan menjadi ujian penting bagi stabilitas keamanan sekaligus citra pariwisata Israel di mata dunia internasional.

 

Editor : Id Amor
Follow Berita Zona Faktual News di TikTok

Berita Terkait

SPBU Kalabbirang dan Kalampa di Takalar Diduga Selewengkan Kuota BBM Subsidi
Refly Harun dan Jahmada Nyaris Baku Hantam di Live TV, Sempat Saling Dorong
MBG di Nabire Mendadak “Sempurna”, Siswa Baru Rasakan Enak Saat Gibran Datang
7 Karakter Kuat Orang yang Tidak Pernah Umbar Kehidupan Pribadi di Medsos
Niat Selesaikan Masalah Anak, Pria di Kodingareng Tewas di Tangan Sesama Nelayan
Polemik Pencemaran Lingkungan di Pabrik TSM Gowa “Deal”, Bukti Belum Bicara
Ayah Tiri di Mamuju Perkosa Gadis ABG, 5 Tahun Terpendam Baru Terungkap
Cekcok Berujung Penganiayaan, Anak Bupati Jeneponto Dilaporkan ke Polisi

Berita Terkait

Kamis, 23 April 2026 - 16:48 WITA

Israel Akan Gelar Festival LGBT Terbesar di Wilayah “Terlaknat” Kaum Luth

Kamis, 23 April 2026 - 13:53 WITA

SPBU Kalabbirang dan Kalampa di Takalar Diduga Selewengkan Kuota BBM Subsidi

Rabu, 22 April 2026 - 17:44 WITA

Refly Harun dan Jahmada Nyaris Baku Hantam di Live TV, Sempat Saling Dorong

Rabu, 22 April 2026 - 16:11 WITA

MBG di Nabire Mendadak “Sempurna”, Siswa Baru Rasakan Enak Saat Gibran Datang

Rabu, 22 April 2026 - 15:15 WITA

7 Karakter Kuat Orang yang Tidak Pernah Umbar Kehidupan Pribadi di Medsos

Berita Terbaru