AS dan Iran Deal Gencatan Senjata, Netanyahu Ngotot Perang Tetap Dilanjutkan

Kamis, 9 April 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Benjamin Netanyahu (Ist)

Benjamin Netanyahu (Ist)

Zonafaktualnews.com – Kesepakatan gencatan senjata antara Amerika Serikat (AS) dan Iran tidak serta-merta menghentikan eskalasi konflik di kawasan Timur Tengah.

Benjamin Netanyahu justru menegaskan bahwa operasi militer Israel belum akan berakhir.

Pernyataan tersebut disampaikan Netanyahu tak lama setelah Washington dan Teheran mencapai kesepakatan penghentian sementara konflik selama dua pekan.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Netanyahu menegaskan bahwa Israel masih memiliki sejumlah target strategis yang belum tercapai.

“Masih ada tujuan yang harus kami tuntaskan, dan itu akan kami capai, baik melalui jalur kesepakatan maupun dengan melanjutkan pertempuran,” ujar Netanyahu dalam pernyataan resminya yang disiarkan televisi, Rabu (8/4/2026).

BACA JUGA :  Perwira Senior Zionis Israel Tewas Ditembak Pejuang Gaza

Netanyahu bahkan memberi sinyal keras bahwa militer Israel berada dalam posisi siap tempur kapan saja.

Ia menegaskan bahwa gencatan senjata bukanlah akhir dari operasi, melainkan hanya bagian dari tahapan menuju target yang lebih besar.

Sementara itu, kesepakatan gencatan senjata antara AS dan Iran tercapai sehari sebelumnya melalui mediasi yang difasilitasi oleh Shehbaz Sharif.

BACA JUGA :  RS AL Shifa Gaza Diterobos dengan Tank, Tentara Israel Tembak Kiri Kanan

Dalam kesepakatan tersebut, AS sepakat menghentikan serangan terhadap Iran selama masa berlaku perjanjian.

Sebagai imbalannya, Iran membuka kembali akses pelayaran di Selat Hormuz yang sebelumnya sempat dibatasi ketat.

Kebijakan pembatasan itu sempat memicu lonjakan harga minyak dunia karena terganggunya jalur distribusi energi global.

Meski demikian, Iran tetap memberlakukan pengawasan ketat terhadap lalu lintas kapal yang melintas di kawasan strategis tersebut, dengan koordinasi penuh oleh pihak militer.

BACA JUGA :  Israel Akan Gelar Festival LGBT Terbesar di Wilayah “Terlaknat” Kaum Luth

Di sisi lain, Teheran juga mengajukan sejumlah syarat tambahan dalam proposal gencatan senjata, termasuk pencabutan sanksi ekonomi, pengembalian aset yang dibekukan, hingga tuntutan kompensasi atas dampak perang.

Menariknya, pihak Pakistan menyebut bahwa kesepakatan tersebut juga diharapkan mencakup wilayah Lebanon. Namun Israel tidak mengakui hal itu dan dilaporkan masih melanjutkan serangan militernya di wilayah tersebut.

 

Editor : Id Amor
Follow Berita Zona Faktual News di TikTok

Berita Terkait

Ada Pembalikan Proses Hukum, Pengacara dr Tifa Sebut Jokowi Pantas Jadi Terdakwa
Menumpas Jin Penunggu Celana Dalam Janda
Polda Sulsel Pastikan Belum Ada Penahanan Basri Kajang Soal Korupsi Seragam
Suami di Sinjai Pergoki Istri Selingkuh, Drama Ranjang Berakhir Saling Lapor
KONAMI Sulsel Desak DPRD Makassar Usut Dugaan Gelar Akademik Legislator
Menikmati Desahan Istri Tetangga
Arena Judi Sabung Ayam di Maros Disikat Polisi, Oknum Satpol PP Ikut Diangkut
Balas Gempuran AS, Iran Serang Markas Jet Tempur F-18 di Pangkalan Yordania

Berita Terkait

Jumat, 17 Juli 2026 - 01:30 WITA

Ada Pembalikan Proses Hukum, Pengacara dr Tifa Sebut Jokowi Pantas Jadi Terdakwa

Jumat, 17 Juli 2026 - 00:25 WITA

Menumpas Jin Penunggu Celana Dalam Janda

Kamis, 16 Juli 2026 - 21:09 WITA

Polda Sulsel Pastikan Belum Ada Penahanan Basri Kajang Soal Korupsi Seragam

Kamis, 16 Juli 2026 - 02:25 WITA

Suami di Sinjai Pergoki Istri Selingkuh, Drama Ranjang Berakhir Saling Lapor

Rabu, 15 Juli 2026 - 21:28 WITA

KONAMI Sulsel Desak DPRD Makassar Usut Dugaan Gelar Akademik Legislator

Berita Terbaru

Visual dibuat dengan AI

Geleng Kepala

Menumpas Jin Penunggu Celana Dalam Janda

Jumat, 17 Jul 2026 - 00:25 WITA