Tambang Ilegal di Kutai Barat Menggila, Adian Napitupulu Serukan Aksi Tegas Bahlil

Senin, 23 September 2024 - 00:06 WITA

Bagikan artikel ini melalui

Facebook
Twitter
WhatsApp
Telegram
Copy Link

Tambang Ilegal di Kutai Barat Menggila, Adian Napitupulu Serukan Aksi Tegas Bahlil

Adian Napitupulu (Ist)

Zonafaktualnews.com – Aktivitas tambang ilegal di Kutai Barat kembali jadi sorotan tajam.

Anggota Komisi VII DPR RI, Adian Napitupulu, menyuarakan kritik keras terkait maraknya operasi tambang tanpa izin di daerah tersebut, yang disebutnya semakin menggila dan merusak lingkungan.

Dalam pernyataan tegasnya, Adian menantang Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia untuk segera turun tangan mengatasi masalah ini.

“Saya Adian Napitupulu ingin menyampaikan pesan kepada Pak Bahlil. Di Kalimantan Timur, terutama di Kutai Barat, tambang ilegal beroperasi tanpa henti. Ini momen yang tepat untuk Pak Bahlil menunjukkan keberanian dan integritasnya sebagai Menteri ESDM,” ujar Adian dalam keterangan tertulisnya, Minggu (22/9/2024).

BACA JUGA :  KPK Bongkar Awal Dugaan Korupsi Tambang di Kawasan Geopark Raja Ampat

Politikus PDI Perjuangan tersebut menekankan bahwa Bahlil harus segera mengambil tindakan konkret.

Ia mendesak agar tambang-tambang ilegal tersebut ditutup dan aktor-aktor di baliknya diusut hingga tuntas.

“Ini ujian untuk Pak Bahlil. Berani tidak untuk menutup dan mengusut tambang ilegal di Kutai Barat? Ditunggu kinerjanya!” tantang Adian, yang dikenal vokal dalam memperjuangkan isu-isu lingkungan dan pertambangan.

Tambang ilegal di Kutai Barat dikenal dengan sebutan “tambang koridor.” Aktivitas ini biasanya dilakukan di antara dua wilayah perizinan resmi dengan jarak hanya beberapa meter hingga ratusan meter, mengincar lapisan atas batu bara.

BACA JUGA :  F-KRB Desak Prabowo Buktikan Janji Tindak Oknum Jenderal Beking Tambang Ilegal

Modus operandi mereka sering kali melibatkan masyarakat sekitar, dengan dalih pemberdayaan warga, untuk meredam protes publik.

Tak hanya berhenti pada kritik, perhatian atas tambang ilegal ini juga menarik perhatian tokoh besar lainnya.

Hashim Djojohadikusumo, adik dari calon presiden terpilih Prabowo Subianto, menyatakan bahwa keluhan Adian akan mendapat atensi dari pemerintahan Prabowo.

“Apa yang disampaikan Adian tentang tambang ilegal di Kalimantan Timur tidak bisa diabaikan. Ini akan menjadi salah satu prioritas untuk ditindaklanjuti oleh pemerintahan mendatang,” ujar Hashim.

BACA JUGA :  Tambang Ilegal Main di Kawasan Padat Penduduk Makassar, Gudang 88 Diduga Basis PT GAC

Sorotan terhadap tambang ilegal di Kutai Barat semakin menambah tekanan pada Bahlil dan pemerintahan baru.

Adian menegaskan, jika masalah ini dibiarkan, dampaknya akan semakin parah, tidak hanya bagi lingkungan, tetapi juga bagi masyarakat yang terlibat dan terdampak oleh aktivitas tambang ilegal tersebut.

 

Editor : Id Amor
Follow Berita Zona Faktual News di Google News

Berita Terkait

Beda Penampakan Fasilitas Lapas Cibinong saat Sidak Ombudsman dan Menteri
Bupati Gowa Tersangka, Dugaan Rumah Diskon 70 Persen di Balik Izin Terungkap
Publik Menanti KPK Sikat Nusron Wahid Terkait Dugaan Suap Summarecon
Praktisi Hukum Desak Evaluasi Total K3 Usai Lima Jurnalis Gugur di Krakatau
dr Mintarsih Kuliti Sisi Gelap Blue Bird, Mulai dari Penculikan hingga Bekingan Jenderal
Rumor Aksi September Hitam Diprediksi Akan Ricuh Tanggal 24 Mendatang
Mintarsih Ungkap Ancaman Pembunuhan di Balik Perampasan Saham Blue Bird
Abu Vulkanik Jangkau Empat Provinsi, Warga Diminta Tetap Tenang dan Waspada

Berita Terkait

Sabtu, 26 September 2026 - 03:06 WITA

Beda Penampakan Fasilitas Lapas Cibinong saat Sidak Ombudsman dan Menteri

Jumat, 25 September 2026 - 19:00 WITA

Bupati Gowa Tersangka, Dugaan Rumah Diskon 70 Persen di Balik Izin Terungkap

Selasa, 22 September 2026 - 14:39 WITA

Publik Menanti KPK Sikat Nusron Wahid Terkait Dugaan Suap Summarecon

Jumat, 18 September 2026 - 08:49 WITA

Praktisi Hukum Desak Evaluasi Total K3 Usai Lima Jurnalis Gugur di Krakatau

Rabu, 16 September 2026 - 16:16 WITA

dr Mintarsih Kuliti Sisi Gelap Blue Bird, Mulai dari Penculikan hingga Bekingan Jenderal

Berita Terbaru