Tujuh Tahun Pimpin Bank Indonesia, Perry Warjiyo Pilih Mundur Lebih Awal

Senin, 27 Juli 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Perry Warjiyo (Foto Ist)

Perry Warjiyo (Foto Ist)

Ringkasan

Perry Warjiyo mengundurkan diri dari jabatan Gubernur Bank Indonesia setelah hampir tujuh tahun memimpin. Pemerintah menerima keputusan itu, akan menerbitkan Keppres pemberhentian secara hormat, dan memastikan transisi kepemimpinan berjalan sesuai UU Bank Indonesia.

Sementara proses penetapan gubernur definitif berlangsung, jabatan Gubernur BI dijalankan sementara oleh Deputi Gubernur Senior Destry Damayanti. Alasan pengunduran diri disebut bersifat pribadi, meski ada dugaan terkait kondisi kesehatan yang belum dikonfirmasi.

Zonafaktualnews.com – Perry Warjiyo memilih mengundurkan diri dari jabatan Gubernur Bank Indonesia setelah hampir tujuh tahun memimpin bank sentral.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Pemerintah menerima keputusan tersebut secara hormat dan memastikan seluruh proses transisi kepemimpinan akan berlangsung sesuai amanat Undang-Undang Bank Indonesia.

Surat pengunduran diri Perry telah disampaikan kepada Presiden Prabowo Subianto.

Pemerintah selanjutnya akan memproses penerbitan Keputusan Presiden (Keppres) sebagai dasar pemberhentian secara hormat, sembari memastikan kebijakan Bank Indonesia tetap berjalan normal selama masa transisi.

BACA JUGA :  Prabowo Didesak Copot Karutan Masamba, Kepala BNNP Sulsel, Serta Evaluasi Kejati

Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi mengatakan Presiden Prabowo menerima pengunduran diri Perry Warjiyo sekaligus menyampaikan apresiasi atas dedikasinya selama memimpin Bank Indonesia.

“Bapak Presiden menerima pengunduran diri dari Bapak Perry Warjiyo. Tentu disertai dengan ucapan terima kasih dan penghargaan yang setinggi-tingginya atas dedikasi beliau selama kurang lebih tujuh tahun lamanya memimpin Bank Indonesia,” ujar Prasetyo Hadi dalam konferensi pers di Gedung Bank Indonesia, Jakarta, Senin (27/7/2026).

Prasetyo menjelaskan pemerintah akan segera menerbitkan Keputusan Presiden mengenai pemberhentian Perry Warjiyo secara hormat.

Langkah tersebut menjadi bagian dari mekanisme resmi sebelum ditetapkannya Gubernur Bank Indonesia yang definitif.

Sesuai ketentuan Undang-Undang Bank Indonesia, jabatan Gubernur BI untuk sementara akan dijalankan oleh Deputi Gubernur Senior Destry Damayanti hingga proses penetapan gubernur definitif selesai.

“Untuk selanjutnya sesuai dengan Undang-Undang Bank Indonesia, jabatan Gubernur Bank Indonesia akan secara otomatis dijabat oleh Deputi Gubernur Senior yang selanjutnya akan menjalankan seluruh tugas sebagai pejabat gubernur sementara. Di dalam catatan yang dimaksud dengan Deputi Gubernur Senior adalah Ibu Destry Damayanti,” kata Prasetyo.

BACA JUGA :  Prabowo “Slepet” Anies Bilang Pemimpin Jangan Ngomong Aja

Sebelumnya, Destry Damayanti mengungkapkan bahwa Perry Warjiyo mengundurkan diri secara sukarela dengan alasan pribadi.

Surat pengunduran diri tersebut bertanggal 25 Juli 2026 dan menjadi dasar pembahasan dalam Rapat Dewan Gubernur sehari kemudian.

“Sehubungan dengan pengunduran diri saudara Perry Warjiyo dari posisi Gubernur BI secara sukarela karena alasan pribadi pada tanggal 25 Juli 2026, sesuai dengan Pasal 48 ayat (1) huruf a UU Nomor 23 Tahun 1999 tentang BI sebagaimana telah diubah beberapa kali terakhir dengan UU Nomor 4 Tahun 2026 tentang Pengembangan dan Penguatan Sektor Keuangan, maka Dewan Gubernur dalam Rapat Dewan Gubernur tanggal 26 Juli 2026 menetapkan Deputi Gubernur Senior Destry Damayanti sebagai Pejabat Gubernur Sementara,” ujar Destry.

BACA JUGA :  Prabowo Ultimatum Reshuffle Menteri Nakal: “Tiga Kali Peringatan, Ganti”

Meski menyebut alasan pengunduran diri bersifat pribadi, Destry tidak menjelaskan lebih jauh faktor yang melatarbelakangi keputusan tersebut.

Hingga kini, Perry Warjiyo juga belum menyampaikan penjelasan secara terbuka mengenai alasannya mengakhiri masa jabatan lebih awal.

Sementara itu, berdasarkan informasi yang dihimpun, pengunduran diri Perry Warjiyo diduga berkaitan dengan kondisi kesehatannya.

Sejumlah sumber menyebut faktor kesehatan menjadi pertimbangan utama, namun informasi tersebut hingga kini belum dikonfirmasi secara resmi oleh Perry Warjiyo maupun pihak Istana Kepresidenan.

Prasetyo Hadi menegaskan pergantian kepemimpinan di Bank Indonesia tidak akan mengganggu pelaksanaan tugas bank sentral.

Pemerintah, kata dia, akan terus menjaga koordinasi yang erat dengan Bank Indonesia dalam mendukung stabilitas ekonomi dan menjalankan kebijakan ekonomi nasional.

Editor : Id Amor
Follow Berita Zona Faktual News di TikTok

Berita Terkait

Janda “Londo Ireng”
Prabowo Didesak Minta Maaf, 6 Organisasi Pers Kecam Sebutan “Londo Ireng”
Atas Kerudung, Bawah Warung
Bentrok Sengketa Lahan di Panakkukang Makassar, Tiga Kubu Saling Serang
Iran Gempur Gudang Amunisi dan Menara Pengawas Armada Kelima AS
Korban Pengeroyokan Jadi Tersangka, Polsek Tallo Diduga Kriminalisasi Warga
Tak Terima Dituding Aniaya Staf, Ketua DPRD Bone Bakal Lapor Balik
Aksi Jilid III Meledak di DPRD, KONAMI Sulsel Tuntut Verifikasi Gelar Akademik Dewan

Berita Terkait

Senin, 27 Juli 2026 - 14:16 WITA

Janda “Londo Ireng”

Senin, 27 Juli 2026 - 13:19 WITA

Tujuh Tahun Pimpin Bank Indonesia, Perry Warjiyo Pilih Mundur Lebih Awal

Senin, 27 Juli 2026 - 01:20 WITA

Prabowo Didesak Minta Maaf, 6 Organisasi Pers Kecam Sebutan “Londo Ireng”

Senin, 27 Juli 2026 - 00:22 WITA

Atas Kerudung, Bawah Warung

Minggu, 26 Juli 2026 - 11:47 WITA

Bentrok Sengketa Lahan di Panakkukang Makassar, Tiga Kubu Saling Serang

Berita Terbaru

Visual dibuat dengan AI

Geleng Kepala

Janda “Londo Ireng”

Senin, 27 Jul 2026 - 14:16 WITA

Visual dibuat dengan AI

Geleng Kepala

Atas Kerudung, Bawah Warung

Senin, 27 Jul 2026 - 00:22 WITA