Usai Bebas, Jessica “Kopi Sianida” Tegaskan: Saya Bukan Pembunuh Mirna

Jumat, 31 Juli 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jessica Kumala Wongso (Foto Ist)

Jessica Kumala Wongso (Foto Ist)

Ringkasan

Jessica Kumala Wongso kembali membantah terlibat dalam kematian Wayan Mirna Salihin setelah bebas dari hukuman. Dalam siniar YouTube, ia menyampaikan belasungkawa kepada keluarga Mirna, mengaku memahami kesedihan mereka, dan berharap Edi Darmawan Salihin meninjau kembali keyakinannya tentang kasus tersebut.

Jessica mengatakan tidak menyimpan dendam dan memaafkan keluarga Mirna. Ia juga menyebut masih menikmati hidup setelah sekitar delapan tahun menjalani hukuman, sambil tetap menegaskan bahwa dirinya bukan pelaku pembunuhan dalam kasus kopi sianida.

Zonafaktualnews.com – Usai menjalani masa hukuman dan kembali menghirup udara bebas, Jessica Kumala Wongso kembali menyampaikan penegasannya terkait kasus kematian Wayan Mirna Salihin.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dalam sebuah siniar di kanal YouTube Mereka Berbicara, Jessica menyatakan dirinya bukan pelaku pembunuhan dalam perkara yang selama bertahun-tahun dikenal publik sebagai kasus kopi sianida.

Meski kembali membantah keterlibatannya, Jessica mengaku memahami luka yang masih dirasakan keluarga Mirna, terutama sang ayah, Edi Darmawan Salihin.

Menurutnya, kehilangan seorang anak merupakan penderitaan yang tidak mudah dipulihkan.

“Pertama-tama saya mengucapkan berduka cita atas meninggalnya Mirna karena kehilangan seorang anggota keluarga,” kata Jessica, dikutip Senin (27/7/2026).

Jessica mengatakan dirinya dapat membayangkan beratnya beban yang dipikul orang tua yang kehilangan anak kandung.

Karena itu, ia mengaku tidak pernah menganggap ringan kesedihan yang dialami keluarga Mirna.

“Kehilangan anak kandung itu sangat menyakitkan. Saya mengerti itu,” ujarnya.

Di sisi lain, Jessica tetap mempertahankan keyakinannya bahwa dirinya bukan orang yang bertanggung jawab atas kematian Mirna.

Ia mengaku belum memiliki keinginan khusus untuk bertemu langsung dengan Edi Darmawan, karena saat ini masih menikmati kehidupannya setelah bebas dari penjara usai menjalani sekitar delapan tahun masa hukuman.

Meski demikian, Jessica berharap suatu hari nanti ayah Mirna bersedia meninjau kembali keyakinannya mengenai perkara tersebut.

“Nggak pernah berpikir untuk ngobrol. Tapi saya doakan supaya suatu hari nanti sadar, bisa berpendapat tidak seperti yang Om selama ini yakini. Ditelaah lagi, dicari tahu lagi kebenarannya,” katanya.

Jessica bahkan mengajak Edi Darmawan mengenalnya secara langsung sebelum tetap mempercayai tuduhan yang selama ini diarahkan kepadanya.

Menurut dia, pertemuan secara pribadi akan memberikan sudut pandang yang berbeda dibanding hanya mendengar cerita dari pihak lain.

“Main sama saya seminggu saja. Lihatlah saya bagaimana. Saya mau Om berpikir, jangan cuma percaya dengan apa yang dikatakan orang. Kenalilah saya juga,” ujarnya.

Dalam kesempatan itu, Jessica juga berharap hubungan mereka tidak lagi dibayangi kebencian.

Ia ingin persepsi Edi Darmawan terhadap dirinya suatu saat dapat berubah seiring munculnya pandangan yang lebih luas mengenai perkara tersebut.

“Semoga ke depannya Om nggak menaruh dendam sama saya. Om bisa berubah persepsinya terhadap saya,” kata Jessica.

Menurut Jessica, keyakinan ayah Mirna terhadap dirinya kemungkinan terbentuk dari informasi yang diterima selama proses kasus berlangsung.

Karena itu, ia berharap Edi Darmawan mau melihat perkara tersebut dari perspektif yang lebih menyeluruh.

“Mungkin karena dia juga tidak tahu apa yang sebenarnya terjadi. Mungkin dia juga diberitahu, diyakinkan oleh orang-orang di sekitarnya,” ujarnya.

Di akhir perbincangan, Jessica menegaskan dirinya tidak menyimpan rasa benci kepada ayah mendiang Mirna.

Sebaliknya, ia memilih memaafkan karena memahami besarnya kesedihan seorang ayah yang kehilangan anak.

“Saya memaafkan karena saya juga merasakan kesedihan dia kehilangan anak,” tuturnya.

Kasus kematian Wayan Mirna Salihin pada 2016 menjadi salah satu perkara pidana yang paling menyita perhatian publik di Indonesia.

Jessica Kumala Wongso telah dinyatakan bersalah melalui putusan pengadilan yang berkekuatan hukum tetap dan menjalani hukuman dalam perkara tersebut.

Hingga kini, Jessica tetap menyatakan dirinya tidak bersalah dan terus membantah terlibat dalam kematian Mirna.

Editor : Id Amor
Follow Berita Zona Faktual News di TikTok

Berita Terkait

Kebijakan Pilah Sampah di Makassar Dinilai Sisakan Celah Kesiapan Sistem
Menteri LH Jumhur Hidayat Nangis Bela MBG, Warganet Ramai Beri Cibiran
Survei Capres 2029 Diduga Bocor, Dedi Mulyadi Salip Prabowo dan Anies
Habib Rizieq Sentil Mahfud: “Lu yang Bubarin FPI, Sekarang Teriak Amar Ma’ruf”
Pangeran Arab Saudi Tewas di Hotel London Usai Konsumsi Alkohol dan Narkoba
Dua Mobil Mewah Raib Usai Tergiur Janji Rp1,5 Miliar, Pelajar Lapor Polisi
Polsek Lepas Tangan, Tambang Liar Jeneberang Diduga Suplai Proyek Jenelata
Solar Subsidi Parepare Dikuras Pelangsir, Penanggung Jawab SPBU KM 3 Bungkam

Berita Terkait

Jumat, 31 Juli 2026 - 01:25 WITA

Usai Bebas, Jessica “Kopi Sianida” Tegaskan: Saya Bukan Pembunuh Mirna

Kamis, 30 Juli 2026 - 18:38 WITA

Kebijakan Pilah Sampah di Makassar Dinilai Sisakan Celah Kesiapan Sistem

Kamis, 30 Juli 2026 - 01:14 WITA

Menteri LH Jumhur Hidayat Nangis Bela MBG, Warganet Ramai Beri Cibiran

Rabu, 29 Juli 2026 - 22:18 WITA

Survei Capres 2029 Diduga Bocor, Dedi Mulyadi Salip Prabowo dan Anies

Rabu, 29 Juli 2026 - 01:59 WITA

Habib Rizieq Sentil Mahfud: “Lu yang Bubarin FPI, Sekarang Teriak Amar Ma’ruf”

Berita Terbaru