Sombong dengan Warga, Ketua DPRD Lutim Terancam Dicopot

Rabu, 15 Maret 2023

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Screenshot video viral, Ketua DPRD Lutim Aripin menolak jabat tangan dengan warga

Screenshot video viral, Ketua DPRD Lutim Aripin menolak jabat tangan dengan warga

Zonafaktualnews.com – Ketua DPRD Luwu Timur, Sulawesi Selatan, Aripin, terancam akan dicopot usai video viralnya menolak berjabat tangan dengan warga.

Wacana pencopotan itu disampaikan oleh Wakil Ketua DPD I Golkar Sulsel Bidang Kaderisasi dan Keanggotaan Abbas Hady

Abbas mengatakan bakal mengusulkan evaluasi terhadap Aripin terutama terkait penugasan dia sebagai Ketua DPRD Lutim

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Mudah-mudahan hasil evaluasi itu bisa menjadi dasar untuk melakukan penarikan Aripin dari penugasannya sebagai Ketua DPRD,” kata Abbas, Rabu (15/3/2023)

Abbas menilai Aripin menunjukkan sikap yang jauh dari doktrin karya kekaryaan Golkar.

Bahkan Abbas menganggap Aripin sombong sampai menolak warga yang hendak bersalaman di Gedung DPRD Luwu Timur.

“Ulah angkuh semacam itu amat tidak sejalan dengan sikap dan karakter kepemimpinan yang dikembangkan oleh Golkar. Lebih-lebih Golkar Sulsel, di Era Kepemimpinan Pak Taufan Pawe,” ungkapnya

BACA JUGA :  Dipicu Soal Pilkades, 2 Simpatisan Duel Pakai Parang

Penarikan Aripin sebagai Ketua DPRD Lutim menurut Abbas bisa dilakukan atas beberapa pertimbangan. Salah satunya karena belum memadai doktrin karya kekaryaan Golkar.

“Belum memadai doktrin karya kekaryaan. Itu mi salah satu pangkalnya,” ungkapnya

Dia juga sebelumnya mengaku menyesalkan sikap yang ditunjukkan Aripin saat seorang warga hendak bersalaman. Sikap itu dinilainya sangat jauh dari prinsip Golkar.

“Semangat dari doktrin karya kekaryaan yang menjadi panduan sikap bagi setiap kader Golkar mestilah tergambar dari aktivitas dan interaksi sosialnya. Kelakuan Aripin itu, sangat jauh dari prinsip doktrin utama Golkar itu,” ujarnya.

Sekedar diketahui, Aripin sempat bikin heboh lantaran video dirinya menolak berjabat tangan dengan warga viral di media sosial.
Aripin bahkan mengepalkan tangannya ketika berpapasan dengan warga.

BACA JUGA :  BMKG Keluarkan Peringatan, Besok Sinar UV Capai Level Berbahaya

Momen itu terjadi saat Aripin hendak memasuki gedung DPRD Luwu Timur pada Senin (7/3/2023) lalu.

Aripin saat itu akan memimpin sidang paripurna pemilihan Wakil Bupati Luwu Timur.
Mulanya, Aripin turun dari mobil di depan gedung DPRD Luwu Timur.

Di saat bersamaan ada seorang warga yang baru saja keluar dari gedung tersebut.

Warga tersebut lantas mengulurkan tangannya dengan maksud hendak bersalaman saat berpapasan dengan Aripin.

Namun Aripin terlihat mengepalkan tangannya dan melintas begitu saja tanpa menghiraukan warga tersebut. Karena tak digubris, warga itu hanya tertawa.

Selanjutnya dia langsung berjalan mengarah keluar area gedung DPRD Lutim.

Terkait video viral itu, Aripin membantah dirinya menolak berjabat tangan dengan warga.

BACA JUGA :  Penegakan Hukum di Polres Depok Tumpul, Istri Korban KDRT Dibui

Dia mengaku terburu-buru saat kejadian pada Senin (6/3/2023) sehingga tidak melihat warga yang hendak bersalaman.

“Sama sekali tidak pernah terbesit dalam hati saya untuk menolak berjabat tangan dengan orang lain,” kata Aripin, Kamis (9/3/2023)

Dia lantas menyebut dirinya saat itu terburu-buru. Pasalnya, dia saat itu juga sedang mengejar waktu untuk memimpin sidang paripurna.

“Saya terburu-buru ingin menghadiri rapat paripurna. Sekira pukul 09.15 ajudan saya memberi tahu jika sudah dihubungi Sekwan agar saya segera bergegas ke gedung DPRD Luwu Timur membuka sidang paripurna pemilihan wakil bupati,” jelasnya.

“Semata-mata karena saya terburu-buru dan perhatian saya fokus ingin segera tiba di arena sidang paripurna,” pungkasnya

Editor : Isal

Berita Terkait

Refleksi Setahun Sayuti–Husaini Memimpin Lhokseumawe, Rutinitas atau Transformasi?
Mantan Relawan: Jokowi Bukan Ahli Catur Politik, Tapi Manipulator Tak Tertandingi
Bayar Rp16,7 Triliun, Prabowo Masuk Barisan “Anak Buah” Perdamaian Versi Trump
Kasus Ijazah Palsu Gugur, Status Tersangka Eggi-Damai di-SP3 Kilat Usai Bertemu Jokowi
Damai Hari Lubis Tepis Isu Permohonan Maaf Datangi Jokowi Bersama Eggi Sudjana
Gerah Diseret Isu Ijazah Palsu Jokowi, SBY–Megawati Pertimbangkan Langkah Hukum
Proses Pemilihan RT di Rappokalling Diduga Penuh Settingan, Warga Geruduk Lurah
Suara Seri, RW 006 Karampuang Tentukan Ketua Usai “Digoccang”, Husain Terpilih

Berita Terkait

Rabu, 18 Februari 2026 - 15:32 WITA

Refleksi Setahun Sayuti–Husaini Memimpin Lhokseumawe, Rutinitas atau Transformasi?

Selasa, 10 Februari 2026 - 13:35 WITA

Mantan Relawan: Jokowi Bukan Ahli Catur Politik, Tapi Manipulator Tak Tertandingi

Kamis, 29 Januari 2026 - 15:11 WITA

Bayar Rp16,7 Triliun, Prabowo Masuk Barisan “Anak Buah” Perdamaian Versi Trump

Minggu, 18 Januari 2026 - 18:41 WITA

Kasus Ijazah Palsu Gugur, Status Tersangka Eggi-Damai di-SP3 Kilat Usai Bertemu Jokowi

Minggu, 11 Januari 2026 - 21:40 WITA

Damai Hari Lubis Tepis Isu Permohonan Maaf Datangi Jokowi Bersama Eggi Sudjana

Berita Terbaru