Sinyal Koalisi Golkar-Nasdem Meruncing, Persiapan Gusur PDIP?

Kamis, 2 Februari 2023

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Airlangga Hartarto dan Surya Paloh (Foto Istimewa)

Airlangga Hartarto dan Surya Paloh (Foto Istimewa)

Zonafaktualnews.com – Ketua Umum Partai Golkar Airlangga Hartarto mengatakan, pertemuannya dengan Ketua Umum Partai Nasdem Surya Paloh tak lain membahas rencana koalisi Pilpres 2024 mendatang.

“Nanti kita bahas (koalisi),” ujar Airlangga di kantor DPP Partai Golkar, Jakarta Barat, Rabu (1/2/2023).

Airlangga menjelaskan, pertemuan ini merupakan pertama kalinya dengan Surya Paloh sejak Covid-19 melandai.

“Ini pertama kali Pak Surya Paloh berkunjung ke kantor Golkar pasca Covid-19.”

“Posisi dari Partai Golkar dan Nasdem. Silaturahmi berlanjut karena Nasdem sebagian besar juga alumni dari Partai Golkar,” ujarnya.

Sementara itu, Direktur Eksekutif Indonesia Political Opinion (IPO), Dedi Kurnia Syah melihat pertemuan Surya Paloh dan Airlangga Hartarto itu ditafsirkan sebagai upaya Nasdem menggusur dominasi PDIP jelang Pilpres 2024.

BACA JUGA :  Megawati dan Paloh Gelar Pertemuan Rahasia untuk Jegal Jokowi

Apalagi hubungan Nasdem dengan partai banteng moncong putih dikabarkan semakin meruncing setelah Anies Baswedan didapuk sebagai bakal calon presiden

“Bisa saja pertemuan Surya Paloh-Nasdem sebagai balasan atas respons PDIP yang menyudutkan Nasdem terkait keputusan mengusung Anies Baswedan.” kata Dedi Kurnia Syah, Kamis (2/2/2023).

“Ini juga langkah bagus untuk melawan dominasi PDIP,” lanjutnya

BACA JUGA :  Jokowi Buka Suara Soal Komplain dan Isu Pembatalan Anies

Lebih luas lagi, Dedi melihat pertemuan Airlangga-Paloh bisa memperuncing peta koalisi partai politik jelang Pilpres.

Bahkan Dedi menilai ada kans Partai Golkar bersatu dengan Nasdem dalam Koalisi Perubahan bersama PKS dan Demokrat.

“Jika Golkar merapat ke Nasdem, kemenangan jauh lebih mudah didapat, Golkar sendiri bisa mendulang dampak suara bagi partainya,” pungkasnya.

 

Editor : Isal

Berita Terkait

Isu Pemakzulan Prabowo Subianto Disebut Dirancang, Pengamat Soroti Gibran
JK Dilaporkan 19 Organisasi Buntut Ceramah Syahid, Netizen: “Lebay Banget”
Isu “Gerakan Besar Juni” Bergulir, Tamsil Singgung Peluang Gibran Jadi Presiden
Pengamat Sentil Gibran, Tugas Papua Dinilai Lebih Penting dari Ngantor di IKN
Refleksi Setahun Sayuti–Husaini Memimpin Lhokseumawe, Rutinitas atau Transformasi?
Mantan Relawan: Jokowi Bukan Ahli Catur Politik, Tapi Manipulator Tak Tertandingi
Bayar Rp16,7 Triliun, Prabowo Masuk Barisan “Anak Buah” Perdamaian Versi Trump
Kasus Ijazah Palsu Gugur, Status Tersangka Eggi-Damai di-SP3 Kilat Usai Bertemu Jokowi

Berita Terkait

Jumat, 17 April 2026 - 01:30 WITA

Isu Pemakzulan Prabowo Subianto Disebut Dirancang, Pengamat Soroti Gibran

Rabu, 15 April 2026 - 01:10 WITA

JK Dilaporkan 19 Organisasi Buntut Ceramah Syahid, Netizen: “Lebay Banget”

Minggu, 12 April 2026 - 03:13 WITA

Isu “Gerakan Besar Juni” Bergulir, Tamsil Singgung Peluang Gibran Jadi Presiden

Rabu, 1 April 2026 - 16:37 WITA

Pengamat Sentil Gibran, Tugas Papua Dinilai Lebih Penting dari Ngantor di IKN

Rabu, 18 Februari 2026 - 15:32 WITA

Refleksi Setahun Sayuti–Husaini Memimpin Lhokseumawe, Rutinitas atau Transformasi?

Berita Terbaru