Sekjen PDIP: Siapa yang Berproses dengan Menanam Angin, akan Menuai Badai

Sabtu, 21 Oktober 2023

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sekjen PDIP: Siapa yang Berproses dengan Menanam Angin, akan Menuai Badai

Sekjen PDIP: Siapa yang Berproses dengan Menanam Angin, akan Menuai Badai

Zonafaktualnews.com – Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto menyinggung soal politik kecurangan.

Hasto dengan peribahasa menyatakan, siapa yang berproses dengan cara tidak benar, siapa yang menabur angin, akan menuai badai.

“Siapa yang berproses dengan menanam angin, akan menuai badai,” kata Hasto kepada wartawan di Media Centre Tim Pemenangan Nasional (TPN) Ganjar-Mahfud, Jakarta, Jumat (20/10/2023).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Penyampaian ini diucapkan Hasto di tengah isu anak Presiden Jokowi sekaligus Wali Kota Solo Gibran Rakabuming Raka menjadi bacawapres Prabowo Subianto.

Putra sulung Jokowi ini pun diusung menjadi bacawapres Prabowo Subianto oleh Partai Golkar pada Sabtu (21/10/2023).

BACA JUGA :  PDIP Pilih Mahfud MD Jadi Cawapres Ganjar di Pilpres 2024

Belum diketahui apakah Gibran akan menjadi bacawapres Prabowo Subianto menyusul putusan MK yang mengizinkan kepala daerah maju sebagai capres/cawapres kendati belum berusia 40 tahun.

Padahal diketahui, PDIP menunjuk Gibran sebagai juru bicara TPN Ganjar-Mahfud. Hal ini tertuang dalam surat instruksi dari DPP PDIP tertanggal 19 Oktober yang memuat daftar nama kepala daerah kader PDIP.

Meskipun demikian, Ketua DPP Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Achmad Baidowi menyebut penunjukan itu tidak menjadi masalah jika Gibran diusung sebagai calon wakil presiden mendampingi Prabowo.

BACA JUGA :  PDIP Tegaskan Tidak Ada Politisasi Soal Kasus Johnny G Plate

“Kan ketika disusun oleh PDIP mengusulkan kepala daerah kan sudah lama, faktanya Gibran adalah wali kota yang diusung oleh PDIP,

Kalau hari ini ternyata sudah menjadi kader Golkar dan menjadi cawapres dari pasangan lain, ya tentu otomatis akan dicoret dari tim pemenangan,” kata Baidowi.

“Kan nggak mungkin, di sisi lain jadi cawapres, di sisi lain menjadi tim pemenangan. Itu sesuatu yang mustahil, hidup di dua alam dalam politik,” sambungnya.

Di lain sisi, Hasto menyebut Indonesia membutuhkan sosok pemimpin yang dapat membangun masa depan bangsa.

BACA JUGA :  KPK Tetapkan Hasto Kristiyanto sebagai Tersangka Suap PAW DPR RI

Sehingga, menurutnya, “cara-cara curang” dalam berpolitik harus dihindari semua pihak.

Hasto pun menyebut kehadiran pasangan calon Ganjar-Mahfud mendapat sambutan positif dari masyarakat.

Mahfud MD disebutnya sebagai sosok “pendekar hukum” yang punya integritas.

“Posisi Prof. Mahfud Md. sebagai pendekar hukum, pembela wong cilik, wasit yang baik di tengah kontestasi liberal antara politisi, antarpengusaha itu diperlukan sosok yang kredibel dan punya integritas,” kata Hasto

 

 

Editor : Id Amor

Berita Terkait

Di Balik Candaan “Disiden”, Apa Sebenarnya Sinyal Politik Prabowo ke Rocky Gerung?
Isu Pemakzulan Prabowo Subianto Disebut Dirancang, Pengamat Soroti Gibran
JK Dilaporkan 19 Organisasi Buntut Ceramah Syahid, Netizen: “Lebay Banget”
Isu “Gerakan Besar Juni” Bergulir, Tamsil Singgung Peluang Gibran Jadi Presiden
Pengamat Sentil Gibran, Tugas Papua Dinilai Lebih Penting dari Ngantor di IKN
Refleksi Setahun Sayuti–Husaini Memimpin Lhokseumawe, Rutinitas atau Transformasi?
Mantan Relawan: Jokowi Bukan Ahli Catur Politik, Tapi Manipulator Tak Tertandingi
Bayar Rp16,7 Triliun, Prabowo Masuk Barisan “Anak Buah” Perdamaian Versi Trump

Berita Terkait

Selasa, 28 April 2026 - 09:52 WITA

Di Balik Candaan “Disiden”, Apa Sebenarnya Sinyal Politik Prabowo ke Rocky Gerung?

Jumat, 17 April 2026 - 01:30 WITA

Isu Pemakzulan Prabowo Subianto Disebut Dirancang, Pengamat Soroti Gibran

Rabu, 15 April 2026 - 01:10 WITA

JK Dilaporkan 19 Organisasi Buntut Ceramah Syahid, Netizen: “Lebay Banget”

Minggu, 12 April 2026 - 03:13 WITA

Isu “Gerakan Besar Juni” Bergulir, Tamsil Singgung Peluang Gibran Jadi Presiden

Rabu, 1 April 2026 - 16:37 WITA

Pengamat Sentil Gibran, Tugas Papua Dinilai Lebih Penting dari Ngantor di IKN

Berita Terbaru