Ramai Penolakan Warga Rohingya, Ma’ruf Amin Justru Ingin Tangani

Kamis, 7 Desember 2023 - 03:13 WITA

Bagikan artikel ini melalui

Facebook
Twitter
WhatsApp
Telegram
Copy Link

Ramai Penolakan Warga Rohingya, Ma'ruf Amin Justru Ingin Tangani

Ramai Penolakan Warga Rohingya, Ma'ruf Amin Justru Ingin Tangani

Zonafaktualnews.com – Ramai penolakan warga Rohingya yang berbondong-bondong memasuki wilayah Aceh, Riau, hingga Medan.

Sejumlah warga di Aceh, Riau, dan Medan melakukan penolakan keras terhadap pengungsi Rohingya yang hendak berlabuh.

Kedatangan warga Rohingya ini merupakan gelombang kedatangan mereka yang kesekian kali beberapa tahun terakhir.

Rohingya merupakan etnis beragama mayoritas Islam yang awalnya mendiami kawasan Rakhine, salah satu negara bagian di Myanmar.

Mereka mendapatkan persekusi dan kekerasan dari mayoritas warga Myanmar yang sekarang dikuasai oleh Junta Militer.

Karena hal tersebut, banyak dari mereka yang kabur melarikan diri dan mencari perlindungan di negara lain, salah satunya Indonesia.

Namun, meski ditentang keras oleh masyarakat Indonesia, rupanya hal ini tak membuat pemerintah mengambil sikap tegas.

Wakil Presiden RI, Ma’ruf Amin jutsru menganggap pengungsi Rohingya sebagai masalah kemanusiaan yang bisa diatasi bersama.

BACA JUGA :  Prabowo Berulah Sebut Ndasmu Etik, Netizen : Capres Kasar

Ma’ruf Amin juga membuka peluang menjadikan Pulau Galang, Kota Batam, Provinsi Riau sebagai lokasi penempatan pengungsi Rohingya.

Ia menuturkan, Pulau Galang di Batam sempat digunakan untuk menampung pengungsi asal Vietnam beberapa puluh tahun silam.

“Mereka pengungsi Rohingya, bagaimanapun ini kemanusiaan. Karena kemanusiaan, harus kita tanggulangi,” kata Ma’ruf melalui keterangan resmi yang dikutip di Jakarta, Rabu (5/12/2023).

“Penempatannya di mana? Dulu pernah kita menjadikan Pulau Galang untuk pengungsi Vietnam. Nanti kita akan bicarakan lagi apa akan seperti itu. Saya kira pemerintah harus mengambil langkah-langkah (solutif),” lanjut Ma’ruf

Ma’ruf Amin mengatakan pengungsi Rohingya tidak mungkin ditolak. Namun sebelum ditampung, tambahnya, pemerintah Indonesia tentu perlu menyiapkan berbagai antisipasi.

BACA JUGA :  Viral Servis Intim Bebas Remas “Novi Chindo” dan Tukang Cilok, Video Diburu Netizen

“Ini penting agar tidak menimbulkan beban di kemudian hari bagi Indonesia, baik dari sisi negara ataupun masyarakat,” terangnya

Ramai Penolakan Warga Rohingya, Ma'ruf Amin Justru Ingin Tangani
Ramai Penolakan Warga Rohingya, Ma’ruf Amin Justru Ingin Tangani

Ma’ruf Amin juga menyebut masalah pengungsi serupa turut dihadapi oleh negara-negara di Eropa seperti Yunani.

Sehingga ia berharap ada pembahasan bersama di tingkat internasional, khususnya dengan United Nations High Commissioner for Refugees (UNHCR).

“Kita akan bicarakan juga dengan UNHCR yang punya tanggung jawab masalah pengungsian di PBB. Ini harus dilakukan pembahasan bersama,” ucapnya.

Sementara itu, menurut peneliti ASEAN dari Badan Riset Inovasi Nasional (BRIN), Adriana Elizabeth, persoalan pengungsi Rohingya sudah mengganggu situasi domestik di dalam negeri.

Apalagi dalam waktu dekat Indonesia akan menggelar pemilu -yang dikhawatirkan akan menambah beban dan memecah konsentrasi aparat keamanan.

BACA JUGA :  Diduga Selewengkan Dana Desa, Camat dan Geuchik Blang Majron Dilaporkan

Hal tersebut juga digaungkan oleh netizen di Indonesia, bahwa pengungsi Rohingya ini punya rekam jejak yang buruk seperti di Malaysia.

“Malaysia saja mengusirnya, karena pengungsi Rohingya ingin mendapatkan kewarganegaraan Malaysia,” kata netizen

“Pengungsi Rohingya itu porsi makannya sangat banyak dan tidak bersyukur dibantu, dikasih makan selalu mengatakan kurang bahkan selalu membuang pemberian orang,” timpal netizen lainnya.

“Suruh saja UNHCR yang tampung, kalian tak tahu siapa Rohingya, pahami sejarahnya dulu, jangan asal main terima. Warga Indonesia yang lain masih banyak membutuhkan bantuan pemerintah,” tegas netizen lainnya.

 

 

Editor : Id Amor

Berita Terkait

Mintarsih Ungkap Ancaman Pembunuhan di Balik Perampasan Saham Blue Bird
Abu Vulkanik Jangkau Empat Provinsi, Warga Diminta Tetap Tenang dan Waspada
Nama Nusron Wahid Terseret Kasus Kuota Haji, Diduga Terima US$400 Ribu?
Grib Jaya Diminta Dibubarkan Tanpa Kompromi, Aksi Hercules Lampaui Polri
Bahar Smith Tantang Grib Jaya Usai Bambang Tewas Dikeroyok: Lawan Saya Saja
Saham Mandiri Terkapar Usai Kepercayaan Publik Hilang Disusul Gunting ATM
Setkab Balas Kritik “Prabowo Bedebah” Pakai Video Massa Menuai Polemik
Guru PPPK Jadi PNS, Kebijakan Juga Berlaku Pengajar TK dan Madrasah Negeri

Berita Terkait

Selasa, 8 September 2026 - 00:35 WITA

Mintarsih Ungkap Ancaman Pembunuhan di Balik Perampasan Saham Blue Bird

Senin, 7 September 2026 - 12:00 WITA

Abu Vulkanik Jangkau Empat Provinsi, Warga Diminta Tetap Tenang dan Waspada

Kamis, 3 September 2026 - 08:19 WITA

Nama Nusron Wahid Terseret Kasus Kuota Haji, Diduga Terima US$400 Ribu?

Minggu, 30 Agustus 2026 - 12:33 WITA

Grib Jaya Diminta Dibubarkan Tanpa Kompromi, Aksi Hercules Lampaui Polri

Minggu, 30 Agustus 2026 - 11:55 WITA

Bahar Smith Tantang Grib Jaya Usai Bambang Tewas Dikeroyok: Lawan Saya Saja

Berita Terbaru