Propaganda Israel Hasut Biden Sebut Hamas Penggal Kepala Anak-anak

Kamis, 12 Oktober 2023

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Propaganda Israel Hasut Biden Sebut Hamas Penggal Kepala Anak-anak (Foto : Istimewa)

Propaganda Israel Hasut Biden Sebut Hamas Penggal Kepala Anak-anak (Foto : Istimewa)

Zonafaktualnews.com – Propoganda Israel menghasut Presiden Presiden Amerika Serikat, Joe Biden berbagi cara dilakukan.

Hasutan tersebut berdasarkan laporan Israel bahwa anak-anak Israel dipenggal kepalanya oleh kelompok Hamas.

Hal ini pun sampai ditelinga Joe Biden. Presiden AS ini kemudian diduga membuat narasi seolah “melihat” dengan mata sendiri.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Ia mengatakan bahwa melihat gambar-gambar tersebut, namun ternyata tidak, ia hanya mengacu pada laporan Israel.

Joe Biden pun lalu menerangkan bahwa serangan Hamas terhadap Israel adalah tindakan yang sangat jahat.

BACA JUGA :  MUI, NU, dan Muhammadiyah Tolak Rencana Prabowo Evakuasi Warga Gaza ke Indonesia

Bahkan Biden tidak pernah menyangka akan melihat kelompok Hamas secara brutal memenggal kepala anak-anak Israel.

“Penting bagi warga Amerika untuk melihat apa yang terjadi. Saya telah melakukan ini sejak lama.

Saya tidak pernah berpikir bahwa saya akan melihat gambar-gambar teroris yang memenggal kepala anak-anak,” katanya dalam pidato di Gedung Putih yang disiarkan televisi hari ini.

“Ini adalah tindakan yang sangat jahat,” tambah Biden, dikutip dari NDTV, Kamis, 12 Oktober 2023.

BACA JUGA :  Israel dan Hamas Sepakati Gencatan Senjata Kemanusiaan

Berdasarkan pernyataan kontroversi Biden soal perihal Hamas yang memenggal kepala anak-anak Israel itu lantas diklarifikasi oleh seorang pejabat Gedung Putih.

Dalam klarifikasinya, dia membeberkan bahwa Biden sebenarnya tidak melihat gambar-gambar tersebut, namun mengacu pada laporan dari Israel.

Presiden AS telah mengkonfirmasi bahwa setidaknya 14 warga Amerika telah tewas dalam serangan mendadak di kota-kota Israel pada Sabtu lalu, 7 Oktober 2023.

Serangan teror tersebut telah memicu serangan balasan brutal dari Israel, hingga merenggut ribuan nyawa.

BACA JUGA :  Hamas Sebut Buya Arrazy Provokator dan Tukang Fitnah

Dalam tanggapan yang tajam, Hamas mengatakan komentar Biden adalah upaya untuk menutupi kejahatan yang dilakukan Israel.

Agen Hamas juga menyandera beberapa orang, dan mengancam akan membunuh mereka jika Israel tidak memperingatkan warga sipil sebelum menyerang Gaza.

Selain itu, Biden membenarkan bahwa beberapa warga AS termasuk di antara mereka yang diculik.

Untuk menunjukkan solidaritas yang kuat, Presiden AS mengatakan akan mendukung Israel dan memastikan Israel mendapatkan apa yang dibutuhkannya.

 

 

Editor : Id Amor

Berita Terkait

Trump Cabut Postingan Mirip Yesus, Klaim Hanya Dokter Sedang Menyembuhkan
Nasib Pilu Bocah Palestina Diduga Diperkosa 10 Tentara Wanita Israel Saat Ditahan
Efek Domino Konflik Iran, Publik AS Ramai-ramai Dorong Pemakzulan Trump
AS dan Iran Deal Gencatan Senjata, Netanyahu Ngotot Perang Tetap Dilanjutkan
3 Prajurit TNI Gugur di Misi UNIFIL, Rusia Tuduh AS-Israel Biang Kerok Konflik Lebanon
Menyeramkan! Langit di Australia Barat Tiba-tiba Memerah Seperti Darah
Donald Trump Murka, Sebut NATO “Macan Kertas” di Tengah Perang Iran
Iran Hantam Fasilitas Nuklir Israel dengan Rudal, Timur Tengah Memanas

Berita Terkait

Rabu, 15 April 2026 - 08:44 WITA

Trump Cabut Postingan Mirip Yesus, Klaim Hanya Dokter Sedang Menyembuhkan

Sabtu, 11 April 2026 - 01:43 WITA

Nasib Pilu Bocah Palestina Diduga Diperkosa 10 Tentara Wanita Israel Saat Ditahan

Jumat, 10 April 2026 - 11:01 WITA

Efek Domino Konflik Iran, Publik AS Ramai-ramai Dorong Pemakzulan Trump

Kamis, 9 April 2026 - 10:47 WITA

AS dan Iran Deal Gencatan Senjata, Netanyahu Ngotot Perang Tetap Dilanjutkan

Rabu, 1 April 2026 - 17:06 WITA

3 Prajurit TNI Gugur di Misi UNIFIL, Rusia Tuduh AS-Israel Biang Kerok Konflik Lebanon

Berita Terbaru