Urat Nadi Energi Dunia Kembali Berdenyut, AS-Iran Sepakat Buka Selat Hormuz

Selasa, 26 Mei 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Visual dibuat dengan AI

Visual dibuat dengan AI

Zonafaktualnews.com – AS-Iran buka Selat Hormuz menjadi kabar paling dinanti bagi perekonomian dunia hari ini, Selasa (26/5/2026).

Kedua negara dilaporkan telah menyepakati klausul awal perdamaian untuk membuka kembali jalur laut tersebut secara penuh dalam waktu 30 hari ke depan.

Langkah ini menjadi oase di tengah gersangnya pasokan energi global yang sempat tersendat akibat memuncaknya konflik belakangan ini.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Laporan dari Washington Post yang mengutip seorang diplomat senior menyebutkan, pembukaan jalur logistik ini adalah poin paling krusial demi memulihkan pasar internasional.

BACA JUGA :  Biden Tarik Diri dari Pilpres, Kamala Harris Melawan Trump

Meski begitu, jalan menuju kesepakatan final masih menyisakan catatan. Otoritas tertinggi di Teheran kabarnya belum menandatangani draf ini secara resmi.

Guna memberi ruang bagi diplomasi yang lebih matang, kedua belah pihak sepakat memperpanjang masa gencatan senjata hingga 60 hari ke depan.

Ada siasat cerdik di balik layar negosiasi yang alot ini. Pejabat Iran membocorkan bahwa kedua negara sengaja menunda pembahasan mengenai program nuklir Teheran.

Fokus saat ini dialihkan sepenuhnya pada deeskalasi militer dan pemulihan jalur ekonomi.

Kompromi ini diambil setelah kedua negara menyadari besarnya dampak kehancuran dari konfrontasi bersenjata mereka sebelumnya.

BACA JUGA :  Diplomasi Gagal! Presiden Jerman Kecam Trump atas Sikapnya terhadap Zelenskyy

Sebagai kilas balik, jet tempur AS dan Israel sempat menggempur wilayah Iran yang kemudian dibalas Teheran dengan hujan rudal ke pangkalan militer AS di Timur Tengah.

Sadar konflik ini bisa memicu Perang Dunia Ketiga, akal sehat akhirnya menang.

Meskipun perundingan di Islamabad sempat buntu, Presiden AS Donald Trump memilih memperpanjang penghentian permusuhan demi memberi waktu bagi Iran menyusun ‘proposal terpadu’.

Sebelumnya, blokade di celah sempit Teluk Persia itu benar-benar mencekik leher perekonomian global karena pengiriman minyak mentah dan LNG sempat lumpuh total.

BACA JUGA :  Rusia Ancam Hilangkan AS dengan Nuklir, Trump Balas Turunkan Kapal Selam Tempur

Akibatnya, harga BBM meroket dan memicu efek domino pada kenaikan harga komoditas di berbagai belahan dunia.

Kini, dengan adanya momentum di mana AS-Iran buka Selat Hormuz, pasar global yang sempat tegang diharapkan dapat segera stabil kembali.

Ancaman krisis energi yang menghantui banyak negara perlahan mulai teratasi seiring komitmen AS-Iran buka Selat Hormuz demi masa depan ekonomi dunia yang lebih kondusif.

 

Editor : Id Amor
Follow Berita Zona Faktual News di TikTok

Berita Terkait

Nilai Tukar Rupiah Jeblok ke Rp17.730, Menkeu Purbaya Pasang Badan Kejar Target
Demo Narkoba di Lapas Bollangi Chaos, Mahasiswa Dipukuli dan Diseret Bak Binatang
LBH MRI Tuntut Hukuman Berat Pelaku atas Kematian Wanita Ahli Bela Diri di Makassar
Pertamina Pastikan Narasi Larangan Pertalite Merek Mobil Tertentu Hoaks
Dipolitisasi di Film Pesta Babi, Pejuang Lingkungan Balik Arah Dukung Food Estate
Owner FF Koar-koar Bravo BPOM-Polri, Netizen: “Samaji’ko Dulu Mercurit”
Pilu Tokoh Masyarakat Jeneponto, Tangan Nyaris Putus Tegur Prostitusi Malah Dibui
Turki yang Berjuang Bebaskan 9 WNI dari Israel, Menlu Sugiono yang Tepuk Dada?

Berita Terkait

Selasa, 26 Mei 2026 - 02:32 WITA

Urat Nadi Energi Dunia Kembali Berdenyut, AS-Iran Sepakat Buka Selat Hormuz

Selasa, 26 Mei 2026 - 01:52 WITA

Nilai Tukar Rupiah Jeblok ke Rp17.730, Menkeu Purbaya Pasang Badan Kejar Target

Senin, 25 Mei 2026 - 17:44 WITA

Demo Narkoba di Lapas Bollangi Chaos, Mahasiswa Dipukuli dan Diseret Bak Binatang

Senin, 25 Mei 2026 - 15:44 WITA

LBH MRI Tuntut Hukuman Berat Pelaku atas Kematian Wanita Ahli Bela Diri di Makassar

Senin, 25 Mei 2026 - 10:27 WITA

Pertamina Pastikan Narasi Larangan Pertalite Merek Mobil Tertentu Hoaks

Berita Terbaru