Pro dan Kontra Konser Coldplay, Sandiaga Uno Vs MUI Adu Mulut

Rabu, 24 Mei 2023

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Konser Coldplay/Net

Konser Coldplay/Net

Zonafaktualnews.com – Pelaksanaan soal konser Coldplay memunculkan pro dan kontra.

Konser Coldplay digagas di Indonesia pada 15 November 2023 mendatang.

Berbagi penolakan datang dari Persaudaraan Alumni (PA) 212.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kekinian Majelis Ulama Indonesia (MUI) ikut menolak band asal Inggris tersebut.

Wakil Ketua Umum MUI Anwar Abbas menilai, konser musik band Coldplay yang akan digelar di GBK itu sangat tidak etis

Pasalnya, bertentangan dengan Pancasila dan UUD 1945, terutama terkait sila pertama dan Pasal 29 ayat 1.

Anwar menekankan, jika merujuk pada pasal tersebut, maka jelas Indonesia merupakan negara yang berdasarkan atas Ketuhanan Yang Maha Esa.

BACA JUGA :  KPK Periksa Mantan Kepala Bea Cukai Makassar Andhi Pramono

Oleh karena itu, ia mengatakan tidak boleh ada kegiatan di Indonesia yang dilakukan dan bertentangan dengan ajaran agama.

Menurut Anwar, konser Coldplay bertentangan dengan ajaran agama, karena band tersebut mendukung lesbian, gay, biseksual dan LGBT.

Anwar meminta pemerintah tak hanya memikirkan masalah ekonomi semata dalam masalah ini, namun juga mencermati persoalan akhlak, moralitas dan budaya bangsa.

Menanggapi penyataan Anwar Abbas mengenai konser Coldplay, Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) Sandiaga Uni angkat bicara.

Menurut Sandiaga, dalam pelaksanaan konser Coldplay pada 15 November 2023 mendatang, ia sudah berkomunikasi dengan para ulama, untuk meminta masukan dan saran.

BACA JUGA :  Gempa M 5,8 Guncang Bima NTB, Terasa hingga Makassar

“Ini adalah bagian daripada kita memastikan bahwa konser ini ada dalam koridor hukum,” ujar Sandiaga di Kompleks Istana Kepresidenan, Senin (22/5/2023).

Sandiaga menjelaskan bahwa konser Coldplay di Indonesia merupakan bentuk dari destinasi wisata dunia.

Selain itu, konser ini juga merupakan bukti Indonesia merupakan destinasi produk-produk ekonomi kreatif dunia.

Sandiaga Uno juga menanggapi ancaman yang dilancarkan oleh pihak-pihak tertentu terkait pelaksanaan konser Coldplay di Jakarta.

Menurut dia, ancaman tersebut sudah ditangani oleh kementerian dan lembaga terkait, sehingga pelaksanaan konser bisa dipastikan aman.

BACA JUGA :  JK Tegaskan TKA yang Datang di Morowali Bukan Tenaga Ahli

Sandi juga menyinggung mengenai potensi ekonomi yang bisa didapat Indonesia dari pelaksanaan konser Coldplay.

Sandi juga membeberkan jika kementeriannya sekarang sudah mulai mancatat dan menghitung potensi keuntungan ekonomi dari konser Coldplay November mendatang.

Sandi mengatakan, dari total 3 ribu event yang digelar di Indonesia, termasuk konser internasional pada 2023

Maka capaian target ekonominya sekitar Rp 162 triliun atau melebihi target 10 miliar dollar Amerika Serikat.

Konser Coldplay juga berpotensi membuka peluang usaha atau penciptaan lapangan kerja di lingkungan Kemenparekraf.

Editor : Isal

Berita Terkait

Tak Lagi Kelola Gizi, Dadan Hindayana Kini “Dipromosi” Jadi Tahanan Kejagung
Pencopotan Dadan Tak Cukup, Netizen: “Usut Korupsi BGN dan Tangkap Si Botak”
Jalur Tikus Impor Terbongkar, KPK Sisir 20 Forwarder dalam Skandal Bea Cukai
Tiga Kekeliruan Fatal Klaim “APBN Setara Baitul Mal Modern”
Ironis! APBN “Disembelih” Atas Nama Kurban Rakyat, Narasi Efisiensi Runtuh
Tak Terima Disebut “Suku Barbar”, Warga Minang Laporkan Abu Janda ke Bareskrim
Pertamina Pastikan Narasi Larangan Pertalite Merek Mobil Tertentu Hoaks
Dipolitisasi di Film Pesta Babi, Pejuang Lingkungan Balik Arah Dukung Food Estate

Berita Terkait

Rabu, 3 Juni 2026 - 22:00 WITA

Tak Lagi Kelola Gizi, Dadan Hindayana Kini “Dipromosi” Jadi Tahanan Kejagung

Rabu, 3 Juni 2026 - 15:06 WITA

Pencopotan Dadan Tak Cukup, Netizen: “Usut Korupsi BGN dan Tangkap Si Botak”

Selasa, 2 Juni 2026 - 02:43 WITA

Jalur Tikus Impor Terbongkar, KPK Sisir 20 Forwarder dalam Skandal Bea Cukai

Kamis, 28 Mei 2026 - 14:35 WITA

Tiga Kekeliruan Fatal Klaim “APBN Setara Baitul Mal Modern”

Kamis, 28 Mei 2026 - 03:32 WITA

Ironis! APBN “Disembelih” Atas Nama Kurban Rakyat, Narasi Efisiensi Runtuh

Berita Terbaru