Jokowi Diduga Resah, Analis Intelijen Endus Ada Skenario Jatuhkan Febrie

Selasa, 14 Juli 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Eks Jaksa Agung Muda Bidang Tindak Pidana Khusus (Jampidsus) Febrie Adriansyah dan Jokowi (Visual dibuat dengan AI)

Eks Jaksa Agung Muda Bidang Tindak Pidana Khusus (Jampidsus) Febrie Adriansyah dan Jokowi (Visual dibuat dengan AI)

Ringkasan

Tulisan ini membahas penetapan Febrie Adriansyah sebagai tersangka oleh Kortastipidkor Polri dalam dugaan korupsi dan pencucian uang terkait pasokan batu bara PLTU, PT Asabri, dan PT Krakatau Steel. Ia juga disebut telah mundur dari jabatan Jampidsus dan dikenai pencekalan keluar negeri selama 20 hari.

Seorang praktisi intelijen menilai langkah hukum itu terkait keresahan Jokowi karena kinerja Febrie yang agresif mengusut kasus-kasus besar yang menyeret nama Jokowi dan petinggi Polri. Penanganan perkara disebut kini dilimpahkan ke Kejaksaan Agung.

Zonafaktualnews.com – Status tersangka yang kini menyandang nama Febrie Adriansyah memicu spekulasi liar di jagat politik nasional.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Praktisi intelijen, Kolonel (Purn) Sri Radjasa Chandra, menilai penetapan ini bukan sekadar proses hukum biasa, melainkan buntut dari keresahan Joko Widodo (Jokowi).

BACA JUGA :  Jokowi Tertangkap Kamera Acungkan 2 Jari dari Mobil Kepresidenan

Menurut Radjasa, kinerja Febrie selama menjabat Jaksa Agung Muda Bidang Tindak Pidana Khusus (Jampidsus) dianggap terlalu agresif.

Hampir seluruh kasus besar yang dibongkarnya menyeret nama Jokowi hingga menyentuh kalangan petinggi Polri.

“Memang kita lihat kinerjanya Febrie begitu luar biasa dalam penegakan hukum. Kemarin kan, luar biasa. Tapi di balik keluarbiasaannya itu banyak adalah hampir semua kasus-kasus yang muncul nama Jokowi di persoalan itu,” ungkap Radjasa melalui kanal YouTube Obor Rakyat Reborn, Senin (14/7/2026).

Radjasa menambahkan bahwa keberanian Febrie dalam mengusut perkara sensitif diyakini memiliki dukungan politik yang kuat.

Ia menilai dukungan tersebut kini berbalik menjadi ancaman bagi Febrie sendiri setelah sasarannya dianggap mengusik zona nyaman kekuasaan.

BACA JUGA :  Proyek SPAM Rp 75 Miliar di Gowa Diduga Sarang Korupsi, Administrasi Amburadul

“Ini kan menimbulkan ke apa namanya, keresahan buat Jokowi. Dua kasus ya kan, kemudian juga mulai menyentuh ke ranah polisi beberapa kasus, bahkan ya kan, yang ternyata melibatkan petinggi Polri di situ,” tegasnya.

Ia pun menyangsikan Polri mampu bergerak tanpa restu dari pucuk pimpinan tertinggi.

Baginya, mustahil operasi besar seperti ini berjalan tanpa keterlibatan pihak yang memiliki otoritas lebih tinggi dari sekadar institusi kepolisian.

BACA JUGA :  Pamer Foto Reuni, Jokowi Dikuliti Netizen Raja Drama: “Harusnya ke-40, Bukan 45”

“Siapa? Ya itu Jokowi, sudah pasti itu. Di dalam setiap operasi-operasi seperti ini tidak mungkin Pak, tidak ada keterlibatan apa namanya ee kekuasaan yang lebih tinggi, enggak mungkin, enggak akan,” tandas Radjasa.

Sebagai informasi, Febrie Adriansyah resmi ditetapkan sebagai tersangka oleh Kortastipidkor Polri pada Sabtu (11/7/2026).

Ia diduga terlibat dalam tindak pidana korupsi dan pencucian uang terkait pasokan batu bara PLTU, PT Asabri, hingga PT Krakatau Steel.

Sebelum status hukumnya diumumkan, Febrie memilih mundur dari jabatan Jampidsus.

Saat ini, Direktorat Jenderal Imigrasi juga telah mengeluarkan surat pencekalan keluar negeri terhadapnya selama 20 hari, sementara penanganan perkara kini sepenuhnya dilimpahkan ke Kejaksaan Agung.

Editor : Id Amor
Follow Berita Zona Faktual News di TikTok

Berita Terkait

Istri Dasteran Bolong, Suami Kolor Kendor, Giliran Live Kece
Kejagung Hentikan Pulbaket MBG, Pastikan Tidak Ada Pemeriksaan Polri
Cewek BO Vs Burung Beo
Mahfud MD Ungkap Hubungan Kepolisian-Kejaksaan Sudah Lama Tak Harmonis
Jukir Liar Makin Beringas di Makassar, PD Parkir Dinilai Gagal Lakukan Penertiban
SPBU Pettuadae Jadi Biang Keladi Antrean Truk, Pengawasan Pertamina Minim
Arah Drama Perselingkuhan Surti dan Tejo Berbelok
DNA 99 Persen Diabaikan, Polisi Beralibi Kurang Bukti di Kasus Pemerkosaan Tator

Berita Terkait

Selasa, 14 Juli 2026 - 04:27 WITA

Istri Dasteran Bolong, Suami Kolor Kendor, Giliran Live Kece

Selasa, 14 Juli 2026 - 02:34 WITA

Jokowi Diduga Resah, Analis Intelijen Endus Ada Skenario Jatuhkan Febrie

Selasa, 14 Juli 2026 - 00:43 WITA

Kejagung Hentikan Pulbaket MBG, Pastikan Tidak Ada Pemeriksaan Polri

Senin, 13 Juli 2026 - 15:37 WITA

Cewek BO Vs Burung Beo

Senin, 13 Juli 2026 - 01:52 WITA

Mahfud MD Ungkap Hubungan Kepolisian-Kejaksaan Sudah Lama Tak Harmonis

Berita Terbaru

Visual dibuat dengan AI

Geleng Kepala

Istri Dasteran Bolong, Suami Kolor Kendor, Giliran Live Kece

Selasa, 14 Jul 2026 - 04:27 WITA

Visual dibuat dengan AI

Geleng Kepala

Cewek BO Vs Burung Beo

Senin, 13 Jul 2026 - 15:37 WITA