PPDB di Makassar Rawan Pungli dan Calo, Warga Diminta Laporkan

Rabu, 21 Juni 2023

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi

Ilustrasi

Zonafaktualnews.com – Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) di Makassar rawan terjadi praktik pungutan liar (pungli) dan percaloan.

Potensi pungli tersebut sudah mulai terjadi di sekolah-sekolah misalkan mulai pungli terkecil foto copy, 1 mesin melayani 11 kelas dengan jumlah siswa perkelas 34 sampai 36 siswa.

Modus berkedok foto copy tersebut menjadi alasan oknum untuk mewajibkan foto copy langsung agar bisa distempel serta dilegalisir.

Indikasi kecurangan hal kecil seperti itu saja dijadikan pungli bagaimana dengan PPDB

Sekretaris Jenderal Gema Rakyat Bersatu (GRB) Tejo meminta masyarakat Makassar untuk melaporkan jika melihat adanya pungli.

“Masyarakat jika melihat potensi pungli PPDB di Makassar rekam dengan video lalu laporkan ke Satgas pungli” ujar Tejo dalam keterangan tertulisnya, Rabu (21/6/2023)

Tejo mengatakan untuk mencegah praktik pungli tersebut pihaknya akan menyebar tim yang bekerjasama dengan Satgas ke setiap sekolah agar tidak ada praktik pungli.

BACA JUGA :  Pimpinan Ponpes Al Zaytun Panji Gumilang Larang Doa Pakai Amin

Pasalnya pelaksanaan PPBD dinilai sangat rawan terjadinya kecurangan seperti pungutan liar yang akan dilakukan oleh oknum yang sengaja memanfaatkan kondisi tersebut.

“Jika ada oknum baik itu tenaga pengajar atau pun calo PPDB segera laporkan. Masyarakat tak usah takut. Kami pun siap bantu” ujarnya

Tejo menegaskan bahwa melihat banyaknya peminat, orang tua calon siswa diharapkan tidak mempercayai calo-calo yang menawarkan jasa menjamin siswa dapat diterima di sekolah tertentu.

BACA JUGA :  Sri Mulyani Respon Kritikan JK Soal Utang Pemerintah

“Kami berharap proses penerimaan peserta didik baru dilakukan secara terbuka, adil, dan transparan, tanpa pungli atau pun calo. PPDB tahun ini kami kawal mulai dari terkecil hingga ke hal yang besar” pungkasnya

 

 

Editor : Isal

Berita Terkait

PERMAHI Kritisi Krisis Air Bersih di Tallo, Sebut Pelayanan Publik Amburadul
Disdik Cuci Tangan, Kepsek-Panitia SPMB SMAN 1 Parepare Gagal Jelaskan Skor
2 Lurah di Kendari Terciduk Pesta Miras dan Open BO, Kantor Dijadikan Lokalisasi
SPMB “Beleng-beleng”, Data Luar Negeri dan Gunung Es Masuk Zonasi SMAN 1 Parepare
Panitia SPMB SMAN 1 Parepare Akui Celah Aplikasi, Disdik-Sekolah Saling Lempar Bola
SPMB SMAN 1 Parepare Kacau, Jalur Domisili Diukur Skor, Bukan Jarak Rumah
Sidang 387 di Makassar ‘Pincang,’ Penerima Paket Diadili, Pengendali Melenggang
Internet Sering “Sekarat”, Pelanggan MyRepublic di Makassar Muak Layanan Lemot

Berita Terkait

Rabu, 17 Juni 2026 - 01:29 WITA

PERMAHI Kritisi Krisis Air Bersih di Tallo, Sebut Pelayanan Publik Amburadul

Senin, 15 Juni 2026 - 16:38 WITA

Disdik Cuci Tangan, Kepsek-Panitia SPMB SMAN 1 Parepare Gagal Jelaskan Skor

Jumat, 12 Juni 2026 - 17:09 WITA

SPMB “Beleng-beleng”, Data Luar Negeri dan Gunung Es Masuk Zonasi SMAN 1 Parepare

Jumat, 12 Juni 2026 - 04:42 WITA

Panitia SPMB SMAN 1 Parepare Akui Celah Aplikasi, Disdik-Sekolah Saling Lempar Bola

Kamis, 11 Juni 2026 - 02:00 WITA

SPMB SMAN 1 Parepare Kacau, Jalur Domisili Diukur Skor, Bukan Jarak Rumah

Berita Terbaru