Kanal Batua Raya Makin “Brewok” Eceng Gondok, Warga Desak BBWS Bertindak

Jumat, 31 Juli 2026 - 17:55 WITA

Bagikan artikel ini melalui

Facebook
Twitter
WhatsApp
Telegram
Copy Link

Kanal Batua Raya Makin “Brewok” Eceng Gondok, Warga Desak BBWS Bertindak

Penampakan eceng gondok di Kanal Batu Raya Makassar

Ringkasan

Kanal Batua Raya di Kecamatan Panakkukang, Makassar, dipenuhi eceng gondok hingga hampir menutupi permukaan air. Warga menilai kondisi ini mengganggu aliran kanal dan berisiko memicu banjir saat hujan lebat, sehingga mereka mendesak BBWS Pompengan Jeneberang segera membersihkannya.

Warga juga mengeluhkan pembersihan yang tidak rutin, meski pernah dilakukan sebelumnya. Hingga berita ini ditulis, pihak BBWS yang dikonfirmasi belum memberikan tanggapan.

Zonafaktualnews.com – Eceng gondok kembali menyesaki Kanal Batua Raya di Kecamatan Panakkukang, Kota Makassar.

Tanaman air itu bahkan nyaris menutupi seluruh permukaan kanal sehingga kondisinya terlihat semakin “brewok”.

Kondisi tersebut dinilai bukan sekadar mengganggu pemandangan, tetapi juga dikhawatirkan menghambat arus air saat musim hujan.

Warga pun mendesak Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Pompengan Jeneberang segera melakukan pembersihan agar fungsi kanal tetap berjalan optimal.

BACA JUGA :  Pria Lansia Tewas di Kanal Batua Raya, Eceng Gondok Jadi Biang Kerok Pencarian

Salah seorang warga, Dado, menilai pemeliharaan kanal belum dilakukan secara maksimal.

Menurutnya, eceng gondok yang terus menumpuk menunjukkan masih minimnya perhatian terhadap kondisi saluran air di kawasan tersebut.

“Kanal Batua Raya ini kewenangan BBWS. Kami meminta Balai Pompengan Jeneberang segera bertindak,” ujar Dado kepada media ini, Jumat (31/7/2026).

Menurut Dado, eceng gondok di sepanjang Jalan Inspeksi Kanal Borong hingga Batua Raya terkesan dibiarkan terus menumpuk tanpa penanganan yang rutin.

Jika kondisi itu terus berlangsung, ia khawatir aliran air akan semakin terganggu.

“Tolong jangan dibiarkan begitu saja. Eceng gondoknya makin brewokan. Kami minta BBWS Pompengan Jeneberang lebih peka,” katanya.

Dado mengaku khawatir kanal yang makin “brewok” akibat dipenuhi eceng gondok akan menghambat aliran air ketika hujan turun dalam waktu lama.

Kondisi itu, kata dia, berpotensi meningkatkan risiko banjir di kawasan permukiman sekitar.

BACA JUGA :  Warga Makassar Siap-siap “Puasa” Air! Bili-Bili Direhab 3 Hari, Cepat Isi Tandon

“Kalau hujan dua hari nonstop, pasti akan menghambat aliran air akibatnya bisa banjir,” ucapnya.

Keluhan serupa disampaikan Rahman. Ia berharap pembersihan kanal harus menjadi agenda pemeliharaan yang rutin agar eceng gondok tidak kembali memenuhi kanal.

“Kalau rutin dibersihkan tentu tidak akan separah ini. Kami hanya ingin kanal berfungsi normal dan tidak menjadi kekhawatiran setiap kali musim hujan datang,” tuturnya.

Sementara itu, seorang warga lainnya yang merupakan perwakilan emak-emak di kawasan tersebut mengatakan kondisi kanal yang dipenuhi eceng gondok bukan baru terjadi kali ini.

Menurutnya, pembersihan memang pernah dilakukan, namun tidak berlangsung rutin sehingga tanaman air kembali tumbuh.

“Kami berharap kanal ini lebih diperhatikan. Paling tidak rutin dibersihkan sebelum musim hujan tiba,” ujarnya.

BACA JUGA :  Balai Pompengan Tak Becus, Kanal di Batua Raya Diselimuti Eceng Gondok

Ia memperkirakan pembersihan terakhir dilakukan sekitar enam bulan lalu.

“Tahun kemarin satu kali dibersihkan. Bulan ini belum. Kira-kira sudah enam bulan tidak dibersihkan,” tambahnya.

Kendati demikian, warga berharap persoalan kanal yang semakin “brewok” akibat eceng gondok tidak terus berulang.

Masyarakat meminta BBWS segera melakukan pembersihan secara berkala agar fungsi kanal sebagai saluran pengendali air tetap terjaga, terutama menjelang musim penghujan.

Hingga berita ini diterbitkan, Kepala Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Pompengan Jeneberang yang dikonfirmasi melalui by phone terkait kondisi Kanal Batua Raya dan Borong belum memberikan tanggapan karena nomor yang dihubungi berada di luar jangkauan.

(Pandi/Id Amor)
Follow Berita Zona Faktual News di TikTok

Berita Terkait

Ngotot Tantang UAS-UAH, Herri Pras Ditendang Petarung MMA Tanpa Melawan
Ditinggal Istri Jual Ikan, Ayah Tiri Penyabu di Mamuju Hamili Gadis 13 Tahun
Kanit dan Penyidik “Dibuang” ke Polsek Usai Tangkap Politisi Gerindra Nyabu
Sentil Bahaya IPO Paksaan, Mintarsih Dukung Polri Sikat Penggoreng Saham
Motor Emak Diembat Buat Biayai Pacar, Wanita Bucin di Bone Dicokok Polisi
Jambret Sial, Niat Rampas HP Malah Tumbang Ditendang Wanita Silat di Mamuju
Pembalut Wanita “Dipalak” PPN 11 Persen, Pemerintah Diminta Kaji Ulang
Binance Kena Hack Rp114 Triliun, Laptop Karyawan Jadi Celah Masuk Hacker