Polisi Tangkap 6 Pelaku Pembusuran di Permandian Topejawa

Selasa, 14 Mei 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Polisi Tangkap 6 Pelaku Pembusuran di Permandian Topejawa

Polisi Tangkap 6 Pelaku Pembusuran di Permandian Topejawa

Zonafaktualnews.com – Sebanyak enam pelaku pembusuran di Permandian Topejawa ditangkap oleh Unit Resmob Polres Takalar.

Keenam pelaku yang ditangkap masing-masing berinisial RA, JU, RI, MY, AR, dan EPS.

Mereka ditangkap bersama dengan barang bukti motor dan badik yang digunakan pelaku pada Minggu (13/5/2024).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Unit Resmob Polres Takalar mengamankan terduga pelaku tindak pidana penganiayaan menggunakan busur,” ujar Plt Kasat Reskrim Polres Takalar Iptu Chaidir dalam keterangannya, Senin (13/5/2024).

BACA JUGA :  Ahli Waris Berang, Tanah Warisan di Galesong Utara Disulap Jadi Aset Koperasi

“(Barang bukti lain selain motor) 1 spanduk warna hitam bertuliskan Hantu Malam, (dan) 1 badik,” lanjutnya

Chaidir menjelaskan para pelaku saat ini telah diamankan di Polres Takalar. Polisi masih mendalami motif pelaku menyerang korban.

“Ancaman 10 tahun, pasal 2 Undang-undang darurat no 12 tahun 1951,” tandasnya.

Sekedar diketahui, Pandi (24) warga Dusun Cikoang Balanda, Desa Lakatong, Takalar, Sulsel dibusur oleh orang tak dikenal (OTK).

BACA JUGA :  Geng Motor Makassar “Paricu” di Lokasi Bazar, Satu Pengunjung Terpanah

Korban pun terpaksa dilarikan ke rumah sakit untuk mendapat perawatan medis.

“Betul, terjadi tindak pidana penganiayaan dengan menggunakan ketapel dan anak busur,” kata Plt Kasat Reskrim Polres Takalar Iptu Chaidir dalam keterangannya, Senin (13/5/2024).

Pembusuran ini terjadi di Kecamatan Mangarabombang, tepatnya dekat permandian Topejawa, pada Minggu (12/5/2024) sekira pukul 16.00 Wita.

BACA JUGA :  Oknum Polisi Ngamuk! Pemilik Empang Takalar Dihantam Balok Kayu

Korban saat itu sedang duduk di atas tanggul bersama temannya, namun tiba-tiba melintas 20 sepeda motor sambil membawa bendera merah putih.

“Akibat dari kejadian tersebut korban mengalami luka pada bagian paha kanan, anak panah itu tertancap,” pungkasnya.

 

Editor: Id Amor

Berita Terkait

Menakar Kinerja Polrestabes Makassar, Ada Apa di Balik Narasi “Kurang Bukti” Kasus MH?
Bandar Lintas Daerah Diciduk, 421 Gram Sabu Gagal Merusak Maros dan Bone
Pesta Gay di Helen’s Night Mart Disikat Habis, Tiga Pemilik Diskotek Jadi Tersangka
Jejak Pelarian Pembunuh dan Pemerkosa Tante di Jeneponto Berakhir di Sigi
Diduga Aniaya Bocah, Abit di Gowa Dipolisikan Usai Tabrak Kaki Korban Pakai Motor
Malam Minggu Apes, 13 Remaja “Painung Ballo” di Manggala Dikarungi Polisi
Kasus Sabu di Makassar, Kuasa Hukum BI Nilai Unsur Kesengajaan Tak Terbukti
3 Tahun Tak Tuntas, Kasus Hatta Hamzah di Makassar Tersandera Tarik-Ulur Berkas

Berita Terkait

Jumat, 12 Juni 2026 - 01:42 WITA

Menakar Kinerja Polrestabes Makassar, Ada Apa di Balik Narasi “Kurang Bukti” Kasus MH?

Rabu, 10 Juni 2026 - 16:19 WITA

Bandar Lintas Daerah Diciduk, 421 Gram Sabu Gagal Merusak Maros dan Bone

Selasa, 9 Juni 2026 - 18:57 WITA

Pesta Gay di Helen’s Night Mart Disikat Habis, Tiga Pemilik Diskotek Jadi Tersangka

Senin, 8 Juni 2026 - 09:31 WITA

Jejak Pelarian Pembunuh dan Pemerkosa Tante di Jeneponto Berakhir di Sigi

Minggu, 7 Juni 2026 - 16:00 WITA

Diduga Aniaya Bocah, Abit di Gowa Dipolisikan Usai Tabrak Kaki Korban Pakai Motor

Berita Terbaru