PDIP Kuliti Salam Merdeka Anies Baswedan

Kamis, 17 Agustus 2023

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sekjen PDIP, Hasto Kristiyanto

Sekjen PDIP, Hasto Kristiyanto

Zonafaktualnews.com – Anies Baswedan mengajak masyarakat untuk memberikan salam merdeka tanpa mengepalkan tangan.

Hal itu disampaikan saat memperingati HUT ke-78 RI di Waduk Lebak Bulus, Jakarta Selatan, Kamis (17/8/2023).

Anies mengatakan bahwa salam kebangsaan dilakukan dengan tagan terbuka bukan mengepalkan tangan.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Saya sampaikan bahwa salam kebangsaan itu tangannya tidak mengepal,

Salam kebangsaan itu ada dengan tangan terbuka,

Itulah yang ditunjukkan oleh Presiden pertama Republik Indonesia, pada tanggal 31 Agustus 1945,” kata Anies.

Menanggapi ajakan Anies tersebut, Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto menguliti salam merdeka dengan tangan terbuka itu.

BACA JUGA :  JIS Bergetar, Lautan Manusia Banjiri Kampanye AM1N

Hasto mengatakan bahwa mengucapkan kata merdeka sambil mengepalkan tangan merupakan spirit pejuang.

“Jadi, yang diambil kan spirit juangnya. Di mana mengepalkan lima Pancasila menjadi satu,” kata Hasto di Sekolah Partai PDIP, Lenteng Agung, Jakarta Selatan, Kamis (17/8/2023).

Dengan mengepalkan tangan tersebut lanjut Hasto, hal itu bagian dari sikap gotong royong antar suku bangsa Indonesia.

BACA JUGA :  NasDem Bantah Isu Anies "Ditendang" dari Koalisi Pengusung

“Semangat gotong royong, kita lawan kapitalisme dan imperialisme, itu maknanya, untuk disampaikan ke Pak Anies,” tandasnya.

 

 

Editor : Id Amor

Berita Terkait

Isu Pemakzulan Prabowo Subianto Disebut Dirancang, Pengamat Soroti Gibran
JK Dilaporkan 19 Organisasi Buntut Ceramah Syahid, Netizen: “Lebay Banget”
Isu “Gerakan Besar Juni” Bergulir, Tamsil Singgung Peluang Gibran Jadi Presiden
Pengamat Sentil Gibran, Tugas Papua Dinilai Lebih Penting dari Ngantor di IKN
Refleksi Setahun Sayuti–Husaini Memimpin Lhokseumawe, Rutinitas atau Transformasi?
Mantan Relawan: Jokowi Bukan Ahli Catur Politik, Tapi Manipulator Tak Tertandingi
Bayar Rp16,7 Triliun, Prabowo Masuk Barisan “Anak Buah” Perdamaian Versi Trump
Kasus Ijazah Palsu Gugur, Status Tersangka Eggi-Damai di-SP3 Kilat Usai Bertemu Jokowi

Berita Terkait

Jumat, 17 April 2026 - 01:30 WITA

Isu Pemakzulan Prabowo Subianto Disebut Dirancang, Pengamat Soroti Gibran

Rabu, 15 April 2026 - 01:10 WITA

JK Dilaporkan 19 Organisasi Buntut Ceramah Syahid, Netizen: “Lebay Banget”

Minggu, 12 April 2026 - 03:13 WITA

Isu “Gerakan Besar Juni” Bergulir, Tamsil Singgung Peluang Gibran Jadi Presiden

Rabu, 1 April 2026 - 16:37 WITA

Pengamat Sentil Gibran, Tugas Papua Dinilai Lebih Penting dari Ngantor di IKN

Rabu, 18 Februari 2026 - 15:32 WITA

Refleksi Setahun Sayuti–Husaini Memimpin Lhokseumawe, Rutinitas atau Transformasi?

Berita Terbaru