PDIP Ajukan Gugatan PHPU dan Hak Angket Tetap Bergulir di DPR

Sabtu, 23 Maret 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Politikus PDIP Masinton Pasaribu

Politikus PDIP Masinton Pasaribu

Zonafaktualnews.com – Politikus PDIP Masinton Pasaribu mengatakan pengajuan hak angket terus bergulir di DPR.

Tak hanya hak angket, PDIP akan mengajukan gugatan Perselisihan Hasil Pemilihan Umum (PHPU) di Mahkamah Konstitusi (MK).

Gugatan di MK tersebut merupakan upaya PDIP untuk membuka seluruh kanal yang ada.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Tak berdampak pada hak angket. Tetap akan digulirkan,” ujar Masinton  kepada wartawan di Gedung Mahkamah Konstitusi, Sabtu, (23/3/2024).

BACA JUGA :  Puan Maharani Bertemu Anies Usai Lempar Jumroh di Arab Saudi

Masinton mengatakan, PDIP masih memerlukan waktu untuk menggulirkan hak angket.

Hal itu kata Masinton bahwa PDIP tidak ingin segala upaya ini mentah di tengah jalan.

“Semua harus matang supaya di pimpinan nanti bisa dilanjutkan eksekusinya,” bebernya.

PDIP kata Masinton masih menunggu keputusan ketua umum Megawati Soekarnoputri.

Sebab, lanjut Masinton, sebagai partai yang menjunjung tinggi nilai-nilai demokrasi. PDIP harus menunggu intruksi langsung dari ketua umum sebagai pucuk pimpinan tertinggi partai banteng.

BACA JUGA :  Politikus PDIP Nanduk PSI Sebut Kaki Tangan Tommy Soeharto

“Ibu Mega pasti maju untuk menyelamatkan demokrasi,” ungkapnya

Tim Pemenangan Nasional (TPN) Ganjar Pranowo-Mahfud MD, mengajukan gugatan permohonan PHPU di MK pada Sabtu (23/3/2024) sore hari.

Gugatan tersebut teregister dengan nomor perkara 02-03/AP3-PRES/Pan.MK/03/2024 tertanggal 23, Maret 2024.

Ketua Kedeputian Ganjar-Mahfud, Todung Mulya Lubis mengatakan, TPN melampirkan sejumlah bukti dugaan kecurangan seperti dugaan politisasi bantuan sosial, mobilisasi Kades dan SIREKAP KPU.

BACA JUGA :  KPK Didesak Segera Tahan Hasto dan Periksa Megawati

 

Editor : Id Amor

Berita Terkait

Di Balik Candaan “Disiden”, Apa Sebenarnya Sinyal Politik Prabowo ke Rocky Gerung?
Isu Pemakzulan Prabowo Subianto Disebut Dirancang, Pengamat Soroti Gibran
JK Dilaporkan 19 Organisasi Buntut Ceramah Syahid, Netizen: “Lebay Banget”
Isu “Gerakan Besar Juni” Bergulir, Tamsil Singgung Peluang Gibran Jadi Presiden
Pengamat Sentil Gibran, Tugas Papua Dinilai Lebih Penting dari Ngantor di IKN
Refleksi Setahun Sayuti–Husaini Memimpin Lhokseumawe, Rutinitas atau Transformasi?
Mantan Relawan: Jokowi Bukan Ahli Catur Politik, Tapi Manipulator Tak Tertandingi
Bayar Rp16,7 Triliun, Prabowo Masuk Barisan “Anak Buah” Perdamaian Versi Trump

Berita Terkait

Selasa, 28 April 2026 - 09:52 WITA

Di Balik Candaan “Disiden”, Apa Sebenarnya Sinyal Politik Prabowo ke Rocky Gerung?

Jumat, 17 April 2026 - 01:30 WITA

Isu Pemakzulan Prabowo Subianto Disebut Dirancang, Pengamat Soroti Gibran

Rabu, 15 April 2026 - 01:10 WITA

JK Dilaporkan 19 Organisasi Buntut Ceramah Syahid, Netizen: “Lebay Banget”

Minggu, 12 April 2026 - 03:13 WITA

Isu “Gerakan Besar Juni” Bergulir, Tamsil Singgung Peluang Gibran Jadi Presiden

Rabu, 1 April 2026 - 16:37 WITA

Pengamat Sentil Gibran, Tugas Papua Dinilai Lebih Penting dari Ngantor di IKN

Berita Terbaru