Nyali Anies Mulai Keluar Sindir Kubu Lawan Soal Pencitraan

Rabu, 24 Mei 2023

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Anies Baswedan (Instagram)

Anies Baswedan (Instagram)

Zonafaktualnews.com – Nyali Anies Baswedan mulai keluar dan menyindir kubu lawan.

Anies mengungkap soal metode safari politik yang ia lakukan ke masyarakat.

Ia menekankan ketika bertemu dengan warga, Anies sama sekali tidak membawa media.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dalam safari politik, Anies selalu senyap, tujuannya untuk mendengarkan langsung suara rakyat, bukan pencitraan.

“Saya menemui rakyat ke banyak tempat tanpa bawa kamera, tanpa media, tanpa ditemani siapa-siapa,

Seringkali saya hanya datang sendirian masuk ke suatu tempat, masuk ke sebuah warung,

BACA JUGA :  Bos Skincare Dr. Richard Lee Masuk Islam, Netizen: Hidayah atau Pencitraan?

Saya ngobrol dengan masyarakat, saya mendengar cerita mereka dan saya temui mereka,

Bukan untuk selfie dan diposting di pagi hari bukan, saya bukan lari-lari untuk posting foto. Saya lagi mendengarkan suara mereka” kata Anies belum lama ini

Kegiatan turun ke bawah yang dilakukan Anies itu diakuinya dilakukan selama bulan Ramadan lalu. Ia menyebutnya dengan istilah tirakat

Tirakat itu ia lakukan ke sejumlah daerah, hingga ke wilayah pelosok untuk mengetahui dengan pasti seperti apa kondisi masyarakat yang sesungguhnya.

BACA JUGA :  Hasto Sebut Gibran Telah Membohongi PDI Perjuangan

Dalam kesempatan itu, Anies mengaku banyak bertemu dengan masyarakat dan mengobrol langsung dengan mereka.

Dan lagi-lagi, Anies menekankan kalau safari politik yang ia lakukan itu bukan dalam rangka untuk eksis di media sosial.

Pernyataan Anies itu seakan menjadi sindiran untuk bakal calon presiden lainnya yang memang gemar bertemu dengan masyarakat sambil diabadikan dalam rekaman lensa dan diunggah di media sosial.

BACA JUGA :  Digoyang Pengacara Muda, SYL Mangkir Gugatan Perkara Perdata

Di sisi lain, Ganjar melakukan olahraga lari ketika ia berkunjung ke Manado, Sulawesi Utara pada Kamis (18/5/2023).

Dalam kesempatan itu ia sempat bertemu dan berinteraksi dengan masyarakat Kota Manado, di Lapangan Mega Mas.

Merespons pernyataan Anies, politikus senior PDI perjuangan Hendrawan Supratikno angkat bicara.

Ia mengaku tidak mempermasalahkan dugaan sindiran Anies tersebut.

Sebeb menurut dia, dalam politik, aksi saling sindir dan bahkan saling puji adalah hal yang biasa.

 

Editor : Isal

Berita Terkait

Di Balik Candaan “Disiden”, Apa Sebenarnya Sinyal Politik Prabowo ke Rocky Gerung?
Isu Pemakzulan Prabowo Subianto Disebut Dirancang, Pengamat Soroti Gibran
JK Dilaporkan 19 Organisasi Buntut Ceramah Syahid, Netizen: “Lebay Banget”
Isu “Gerakan Besar Juni” Bergulir, Tamsil Singgung Peluang Gibran Jadi Presiden
Pengamat Sentil Gibran, Tugas Papua Dinilai Lebih Penting dari Ngantor di IKN
Refleksi Setahun Sayuti–Husaini Memimpin Lhokseumawe, Rutinitas atau Transformasi?
Mantan Relawan: Jokowi Bukan Ahli Catur Politik, Tapi Manipulator Tak Tertandingi
Bayar Rp16,7 Triliun, Prabowo Masuk Barisan “Anak Buah” Perdamaian Versi Trump

Berita Terkait

Selasa, 28 April 2026 - 09:52 WITA

Di Balik Candaan “Disiden”, Apa Sebenarnya Sinyal Politik Prabowo ke Rocky Gerung?

Jumat, 17 April 2026 - 01:30 WITA

Isu Pemakzulan Prabowo Subianto Disebut Dirancang, Pengamat Soroti Gibran

Rabu, 15 April 2026 - 01:10 WITA

JK Dilaporkan 19 Organisasi Buntut Ceramah Syahid, Netizen: “Lebay Banget”

Minggu, 12 April 2026 - 03:13 WITA

Isu “Gerakan Besar Juni” Bergulir, Tamsil Singgung Peluang Gibran Jadi Presiden

Rabu, 1 April 2026 - 16:37 WITA

Pengamat Sentil Gibran, Tugas Papua Dinilai Lebih Penting dari Ngantor di IKN

Berita Terbaru