Komika Abdur Cubit Gibran : Capek-capek Bayar Pajak Disamakan Binatang

Sabtu, 23 Desember 2023 - 11:22 WITA

Bagikan artikel ini melalui

Facebook
Twitter
WhatsApp
Telegram
Copy Link

Komika Abdur Cubit Gibran : Capek-capek Bayar Pajak Disamakan Binatang

Komika Abdur Cubit Gibran : Capek-capek Bayar Pajak Disamakan Binatang

Zonafaktualnews.com – Komika Abdurrahim Arsyad atau yang akrab disapa Abdur mencubit jawaban Gibran.

Abdur mencubit Gibran melalui unggahannya di akun X Twitter terkait soal pajak, Sabtu (23/11/2023).

Salah satu pernyataan Cawapres nomor 2 yang dicibir Abdur yakni menganalogikan para wajib pajak seperti hewan di kebun binatang.

“Capek-capek bayar pajak baru disamakan dengan binatang,” tulis Komika Abdur

Komentar tersebut kemudian ditanggapi salah satu netizen yang menganggap Abdur tidak mengerti analogi.

BACA JUGA :  Mahfud MD Ungkap Hubungan Kepolisian-Kejaksaan Sudah Lama Tak Harmonis

Namun komika kelahiran NTT itu kembali menjawab.

“Justru karena saya paham analogi makanya saya sadar itu adalah cara analogi yang buruk,” tulis Abdur.

Seperti dikehatui, Gibran menganalogikan para wajib pajak seperti hewan di kebun binatang.

Pernyataan itu disampaikan Gibran saat menjawab pertanyaan Cawapres Mahfud tentang perbedaan rasio pajak dan penerimaan pajak dalam Debat Cawapres pada Jumat (22/12/2023).

BACA JUGA :  Penerimaan Pajak Anjlok di Awal 2025, Coretax Jadi Biang Kerok?

“Tax ratio dan penerimaan pajak itu beda. Kami ini tidak ingin berburu di dalam kebun binatang,

Kami ingin memperluas kebun binatang, kami tanami, binatangnya kami gemukkan, buka dunia usaha baru,” kata Gibran.

Gibran kemudian melanjutkan bahwa menurutnya penduduk Indonesia yang sudah memiliki NPWP baru 30 persen.

“Itu harus diintensifikasi dan ekstensifikasi, tapi kami tidak akan memberatkan UMKM, yang usahanya di bawah Rp500 juta pajaknya nol,” ujarnya

BACA JUGA :  Mahfud Sebut Kejanggalan Kasus Afif Maulana Harus Diusut Tuntas

Gibran juga ingin membentuk badan penerimaan pajak yang nantinya akan dikomandoi langsung oleh presiden.

Dengan demikian komunikasi antar badan atau kementerian bisa lebih luwes.

“Jadi Ditjen Pajak dan Ditjen Bea Cukai dilebur agar fokus mengurus penerimaan negara,” ucapnya.

 

 

Editor : Id Amor

Berita Terkait

Kebijakan Tidak Jalan! Gerindra Sebut Tiga Menteri Layak Diberi “Rapor Merah”
AHY Berpeluang Besar Menggantikan Wapres Gibran Bila Tergeser dari Istana
Husniah Talenrang Lengser, Darmawangsyah Muin Pegang Kemudi Plt Bupati Gowa
Simulasi Pemakzulan Beredar di Medsos, DPR Ditantang Lengserkan Gibran
Putusan MK Buka Jalan Pemakzulan, Denny Dorong DPR Impeachment Gibran
PDIP Diminta Tebus Dosa Politik, Segera Eksekusi Gibran Mundur Lewat DPR
Prabowo Cueki Jokowi di HUT TNI, Netizen: Mantap, Jangan Mau Disetir Lagi
Klaim 2015 Gibran “Kuliah di Singapura, Bukan Australia” Bentrok Data KPU