Mahfud Sebut Kejanggalan Kasus Afif Maulana Harus Diusut Tuntas

Sabtu, 13 Juli 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto Kolase Mahfud dan Keluarga Afif Maulana

Foto Kolase Mahfud dan Keluarga Afif Maulana

Zonafaktualnews.com – Kejanggalan dalam kasus kematian Afif Maulana (13) di Jembatan Kuranji, Kota Padang, mendapat sorotan tajam dari Mahfud MD.

Mahfud mendesak Polri untuk mengusut tuntas kasus ini dan tidak takut menerima koreksi dari publik.

“Polisi tidak usah malu-malu untuk dikoreksi, seperti dalam kasus Afif itu. Kasihan sekali. Menurut saya, kasus itu sangat tidak jelas,” ujar Mahfud MD, sebagaimana dikutip dari YouTube Kompas TV pada Sabtu (13/7/2024).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Mahfud menegaskan bahwa banyaknya kasus yang ditangani polisi setiap harinya tidak boleh menjadi alasan untuk menutupi ketidakprofesionalan dalam penanganan kasus tertentu.

Mahfud menyarankan agar Polri terbuka terhadap kritik untuk meningkatkan citra dan kepercayaan publik.

BACA JUGA :  Bukti Video dan Foto Picu Polemik Antara Keluarga Afif dan Polda Sumbar

“Kasus di Indonesia itu tiap harinya ribuan. Oleh sebab itu, polisi tidak usah merasa malu kalau ada dua, tiga, atau empat kasus muncul ke publik sebagai ketidakprofesionalan. Di tempat lain banyak yang berjalan baik-baik saja,” lanjutnya.

Mahfud juga menambahkan bahwa menerima koreksi adalah hal manusiawi dan bisa menjadi langkah positif bagi institusi.

“Apa salahnya sih dikoreksi? Manusiawi saja kalau ada oknum yang salah. Itu bisa dibuka,” tambahnya.

Kasus kematian Afif Maulana belum menemukan titik terang dan masih menjadi perhatian publik, terutama karena banyak kejanggalan yang terungkap.

Beberapa pihak menduga Afif tewas akibat penyiksaan oleh polisi.

BACA JUGA :  Mahfud Ungkap Prabowo Bisa Dilantik Gibran Tidak

Aditya, teman Afif, menceritakan detik-detik sebelum Afif ditemukan tewas mengambang di bawah Jembatan Kuranji, Padang, pada 9 Juni lalu.

Menurut Aditya, malam itu mereka berdua sedang konvoi dan berpapasan dengan polisi yang sedang berpatroli untuk mencegah tawuran.

Aksi kejar-kejaran dengan polisi terjadi hingga polisi menendang motor yang dikendarai Aditya dan Afif, menyebabkan mereka terjatuh.

“Polisi ini langsung dekat Adit, itu ditendang motor Adit. Tergulinglah sama si Afif,” ungkap Aditya, dikutip dari berbagai sumber pada Jumat (12/7/2024).

Aditya mengaku, setelah kejadian tersebut, ia dan Afif berada di dekat trotoar jembatan. Saat itulah Afif mengajak Aditya untuk meloncat ke bawah jembatan, namun Aditya menolak.

BACA JUGA :  Mahfud MD Sebut Budi Arie Diduga Kuat Terlibat dalam Kasus Judi Online

“Afif ini ngomong sama Adit, ‘Bang melompat kita bang’, ‘nggak deh, abang menyerahkan diri aja, jangan melompat ya dik’,” cerita Aditya.

Aditya juga menyebut bahwa setelah diamankan, ia tidak lagi melihat Afif Maulana.

“Diamankan berenam, tidak ada Afif. Afif cuma ngomong di jembatan aja pak,” katanya.

Kasus ini masih terus diselidiki, dan banyak pihak berharap ada kejelasan serta keadilan bagi keluarga Afif Maulana.

Mahfud MD dan publik menunggu tindakan nyata dari Polri untuk mengungkap kebenaran di balik kasus ini.

 

Editor : Id Amor
Follow Berita Zona Faktual News di Google News

Berita Terkait

Mengusik Kenyamanan Penguasa, Ini Fakta di Balik Film Dokumenter Pesta Babi
Fasilitas Tahanan Rumah Terdakwa Korupsi Nadiem Makarim Dinilai Cederai Keadilan
Prabowo Temukan Rp39 Triliun Dana Mengendap di Rekening Tak Bertuan
Diduga Gunakan Gelar Insinyur Palsu, Menkes Budi Gunadi Sadikin Dilaporkan
Purbaya Akui Kecolongan, Anggaran Rp1,05 T Motor BGN Lolos Meski Sudah Ditolak
Kasus Suap Bea Cukai Rp61,3 Miliar Terungkap, Ada Mobil dan Jam Mewah
F-KRB Sentil BGN, Nilai MBG Tak Efektif, Desak Audit Total Pemborosan Anggaran
Tak Bisa Diakses Lagi, Komdigi Takedown Video Amien Rais soal ‘Skandal Istana’

Berita Terkait

Sabtu, 16 Mei 2026 - 01:35 WITA

Mengusik Kenyamanan Penguasa, Ini Fakta di Balik Film Dokumenter Pesta Babi

Jumat, 15 Mei 2026 - 16:32 WITA

Fasilitas Tahanan Rumah Terdakwa Korupsi Nadiem Makarim Dinilai Cederai Keadilan

Kamis, 14 Mei 2026 - 00:44 WITA

Prabowo Temukan Rp39 Triliun Dana Mengendap di Rekening Tak Bertuan

Rabu, 13 Mei 2026 - 01:51 WITA

Diduga Gunakan Gelar Insinyur Palsu, Menkes Budi Gunadi Sadikin Dilaporkan

Sabtu, 9 Mei 2026 - 02:08 WITA

Purbaya Akui Kecolongan, Anggaran Rp1,05 T Motor BGN Lolos Meski Sudah Ditolak

Berita Terbaru