Kematian Dokter Aulia Terungkap, Dugaan Perundungan dan Bukti Baru Mengemuka

Jumat, 30 Agustus 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto Kolase : Dokter Aulia Risma Lestari dan Catatan pribadi yang memperlihatkan indikasi kuat adanya perundungan (Ist)

Foto Kolase : Dokter Aulia Risma Lestari dan Catatan pribadi yang memperlihatkan indikasi kuat adanya perundungan (Ist)

Zonafaktualnews.com – Kasus kematian tragis Dokter Aulia Risma Lestari, mahasiswi Program Pendidikan Dokter Spesialis (PPDS) Anestesi Universitas Diponegoro (Undip), semakin memanas dengan munculnya dugaan perundungan yang dialaminya.

Sejumlah bukti baru berupa rekaman suara dan catatan harian Aulia yang mencuat ke publik mengungkap tabir gelap di balik kematiannya, hingga menarik perhatian berbagai pihak, termasuk Menteri Kesehatan (Menkes) Budi Gunadi Sadikin.

Budi Gunadi Sadikin secara terang-terangan menyatakan keyakinannya bahwa perundungan memang terjadi di balik kasus kematian Aulia.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Yang saya lihat sudah jelas sekali,” ungkap Budi saat ditemui di RSUP dr Sardjito, Sleman, DIY, Rabu (28/8/2024).

Menkes menegaskan bahwa keyakinannya didasarkan pada temuan hasil investigasi internal Kementerian Kesehatan, termasuk tangkapan layar percakapan WhatsApp, catatan pribadi, dan rekaman suara yang memperlihatkan indikasi kuat adanya perundungan.

BACA JUGA :  Viral Aksi Perundungan 2 Pemuda Depan Masjid di Makassar

Namun, Budi memilih untuk tidak merinci bukti-bukti tersebut lebih lanjut dan menegaskan bahwa semua bukti sudah diserahkan ke pihak kepolisian untuk penyelidikan lebih lanjut.

Di tengah kabar tersebut, duka semakin mendalam setelah ayah dari Dokter Aulia juga meninggal dunia pada Selasa (27/8/2024).

Menkes Budi menceritakan bahwa saat berkunjung ke rumah keluarga Aulia di Tegal beberapa hari lalu, ia melihat kondisi kesehatan ayah Aulia yang memburuk setelah kematian putrinya.

Budi sempat menyarankan agar ayah Aulia dirujuk ke rumah sakit, tetapi keluarga ragu setelah insiden dugaan perundungan yang terjadi di RS Kariadi Semarang, tempat Aulia menimba ilmu.

BACA JUGA :  Kemenkes dan Eks Menkes Beda Pandangan Soal Nyamuk Wolbachia

“Saya tawarkan di RSCM, dan akhirnya beliau dirujuk ke sana,” ungkap Budi. Meski begitu, ia tidak menjelaskan lebih detail mengenai penyakit yang diderita ayah Aulia.

Di sisi lain, Dewan Pengurus Pusat Ikatan Alumni Universitas Diponegoro (DPP IKA UNDIP) mendesak pihak berwenang untuk mengusut tuntas dugaan perundungan yang dialami Aulia.

“Kami mendesak agar semua bukti dan informasi, termasuk buku catatan harian dan rekaman suara almarhum diperiksa secara mendalam,” tegas DPP IKA UNDIP dalam pernyataannya, Rabu (28/8/2024).

DPP IKA UNDIP juga menekankan pentingnya penegakan hukum yang adil dan transparan dalam kasus ini. Mereka berharap tragedi ini menjadi pelajaran agar lingkungan akademis lebih aman dan mendukung kesejahteraan mental mahasiswa.

BACA JUGA :  Kemenkes dan Eks Menkes Beda Pandangan Soal Nyamuk Wolbachia

Sebelumnya, Dokter Aulia diduga meninggal dunia karena bunuh diri akibat tekanan mental yang berat. Dalam buku hariannya, Aulia menulis tentang perasaan tidak kuat menanggung perundungan yang dilakukan oleh beberapa seniornya di lingkungan akademik.

Hasil visum menguatkan dugaan bahwa Aulia meninggal akibat menyuntikkan obat pelemas otot ke dalam tubuhnya sendiri.

Selain itu, ditemukan buku harian yang mencatat keluhan sakit punggung dan saraf terjepit yang selama ini dideritanya.

 

Editor : Id Amor
Follow Berita Zona Faktual News di Google News

Berita Terkait

Jantung Bermasalah, Nanik Sudaryati Deyang Pamit Mundur dari Kepala BGN
Prabowo Rombak Kesejahteraan Hakim Naik 300 Persen Agar Tak Bisa Disogok
Eks Wakapolri Oegroseno Marah Sebut Tindakan Kortastipidkor Sarat Kriminalisasi
Ada Pembalikan Proses Hukum, Pengacara dr Tifa Sebut Jokowi Pantas Jadi Terdakwa
Jokowi Diduga Resah, Analis Intelijen Endus Ada Skenario Jatuhkan Febrie
Kejagung Hentikan Pulbaket MBG, Pastikan Tidak Ada Pemeriksaan Polri
Mahfud MD Ungkap Hubungan Kepolisian-Kejaksaan Sudah Lama Tak Harmonis
Digoyang Kasus Korupsi Batubara, Isu Jampidsus Febrie Mundur Beredar

Berita Terkait

Rabu, 22 Juli 2026 - 10:08 WITA

Jantung Bermasalah, Nanik Sudaryati Deyang Pamit Mundur dari Kepala BGN

Selasa, 21 Juli 2026 - 11:51 WITA

Prabowo Rombak Kesejahteraan Hakim Naik 300 Persen Agar Tak Bisa Disogok

Minggu, 19 Juli 2026 - 17:01 WITA

Eks Wakapolri Oegroseno Marah Sebut Tindakan Kortastipidkor Sarat Kriminalisasi

Jumat, 17 Juli 2026 - 01:30 WITA

Ada Pembalikan Proses Hukum, Pengacara dr Tifa Sebut Jokowi Pantas Jadi Terdakwa

Selasa, 14 Juli 2026 - 02:34 WITA

Jokowi Diduga Resah, Analis Intelijen Endus Ada Skenario Jatuhkan Febrie

Berita Terbaru