Jenazah Korban Tenggelam Diangkut Motor, Puskesmas Cempae Dikecam

Selasa, 24 September 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tangkapan Layar Video Jenazah Korban Tenggelam Diangkut Motor

Tangkapan Layar Video Jenazah Korban Tenggelam Diangkut Motor

Zonafaktualnews.com – Jenazah korban tenggelam diangkut menggunakan sepeda motor viral di media sosial. Pelayanan Puskesmas Cempae, Parepare dikecam oleh warganet.

Kejadian ini terjadi pada Senin (23/9/2024), ketika keluarga korban memutuskan untuk membawa pulang jenazah menggunakan sepeda motor karena diduga tidak adanya ambulans yang tersedia.

Video ini dengan cepat menyebar di berbagai platform, termasuk Instagram, dan memancing kritik tajam terhadap pelayanan kesehatan setempat.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dalam video yang dibagikan oleh akun Instagram @parepareinfo, terlihat jenazah dibonceng di atas sepeda motor, sebuah pemandangan yang membuat banyak warganet geram.

“Rip Kemanusiaan! Jenazah dibawa pakai motor padahal ada ambulans! Tolong perbaiki lagi pelayanan Puskesmas Cempae, sudah banyak keluhan masyarakat tentang hal ini!” tulis keterangan di video tersebut.

BACA JUGA :  Owner HM Kosmetik Polisikan Mantan Istri Suaminya ke Polda Sulsel

Unggahan tersebut memicu ratusan komentar warganet yang juga melontarkan keluhan serupa terhadap Puskesmas Cempae.

Seorang pengguna Instagram, @yuldee_, berbagi pengalaman pribadinya yang menyebut bahwa layanan di puskesmas tersebut sering tidak sigap.

“Sering masuk UGD, tapi perawatnya tidak ada di tempat. Harus teriak-teriak dulu baru pegawainya datang,” tulisnya, mengisyaratkan lemahnya respons tenaga medis di puskesmas itu.

Kritikan lain juga datang dari pengguna @kayywdr yang mengungkapkan rasa kecewanya terhadap pelayanan di Puskesmas Cempae.

“Puskesmas dengan pelayanan buruk! Sepupuku meninggal dua tahun lalu karena kelalaian di sana. Bulan lalu, sepupuku juga butuh tindakan cepat tapi tidak ada respons. Miris banget!” ungkapnya dengan penuh kekecewaan.

BACA JUGA :  Tagar Adili Jokowi Menggema, Warganet Desak Aparat Segera Bertindak

Penjelasan Puskesmas Cempae

Kepala Puskesmas Cempae, Muhammad Jufri, memberikan klarifikasi terkait insiden ini.

Menurutnya, insiden tersebut disebabkan oleh kesalahpahaman antara pihak keluarga korban dan staf puskesmas.

“Korban meninggal sekitar pukul 15.30 WITA dan langsung dibawa ke UGD Puskesmas Cempae. Setelah dokter memastikan korban telah meninggal, kami segera menghubungi call center untuk mengirimkan ambulans,” jelas Jufri pada Selasa (24/9/2024).

Namun, karena keluarga korban merasa ambulans terlalu lama datang, mereka akhirnya memutuskan untuk membawa jenazah sendiri menggunakan sepeda motor.

“Keluarga korban tidak sabar menunggu dan mengambil jenazah sendiri. Padahal, ambulans tiba hanya beberapa menit setelah jenazah dibawa pulang,” tambahnya.

Upaya Mediasi

Sebagai langkah responsif, Lurah Watang Soreang, Hikmayani Sulaeman, bersama pihak Puskesmas Cempae telah mendatangi rumah duka untuk meminta maaf dan memberikan penjelasan.

BACA JUGA :  Penganiaya Kurir Paket di Jalan Lanu’mang Parepare Ditangkap Tanpa Perlawanan

“Kami sudah bertemu dengan keluarga korban untuk memberi penjelasan dan meminta maaf. Alhamdulillah, mereka sudah memahami bahwa ini hanya kesalahpahaman,” kata Hikmayani.

Ia juga menjelaskan bahwa jarak antara rumah korban dan Puskesmas Cempae hanya sekitar 100 meter, sehingga pihak keluarga memilih untuk membawa jenazah menggunakan sepeda motor daripada menunggu ambulans yang mungkin memakan waktu lebih lama.

Meski insiden ini telah dijelaskan sebagai kesalahpahaman, kejadian tersebut menyoroti pentingnya perbaikan layanan kesehatan di Puskesmas Cempae terutama dalam situasi darurat.

 

Editor : Id Amor
Follow Berita Zona Faktual News di Google News

Berita Terkait

Suami di Sinjai Pergoki Istri Selingkuh, Drama Ranjang Berakhir Saling Lapor
Ditampar Kakak Ipar Usai Akad Nikah di Takalar, Pengantin Pria Minta Cerai
Heboh, Sejoli Diduga Mahasiswa Unair Tertangkap Basah Mesum di Kampus
Viral, Tangis Ibu Lansia di RS Balai Paru : “Rita, Sakit’ka Nak, Tidak Ada yang Lihat’ka”
Heboh Video “Batang Membara”, Polisi Tangkap Pelaku dan Telusuri Jejak Digital
Lagu “Mas Bahlil Ganteng” Meledak, Menteri ESDM Turun Gunung Cari Penciptanya
Heboh, Objek Misterius Mirip UFO Mendarat di Madura, Netizen: “Wah, Ini Bezita”
Demo Narkoba di Lapas Bollangi Chaos, Mahasiswa Dipukuli dan Diseret Bak Binatang

Berita Terkait

Kamis, 16 Juli 2026 - 02:25 WITA

Suami di Sinjai Pergoki Istri Selingkuh, Drama Ranjang Berakhir Saling Lapor

Rabu, 1 Juli 2026 - 01:50 WITA

Ditampar Kakak Ipar Usai Akad Nikah di Takalar, Pengantin Pria Minta Cerai

Kamis, 18 Juni 2026 - 14:12 WITA

Heboh, Sejoli Diduga Mahasiswa Unair Tertangkap Basah Mesum di Kampus

Sabtu, 13 Juni 2026 - 16:29 WITA

Viral, Tangis Ibu Lansia di RS Balai Paru : “Rita, Sakit’ka Nak, Tidak Ada yang Lihat’ka”

Jumat, 12 Juni 2026 - 16:02 WITA

Heboh Video “Batang Membara”, Polisi Tangkap Pelaku dan Telusuri Jejak Digital

Berita Terbaru