Istri Dasteran Bolong, Suami Kolor Kendor, Giliran Live Kece

Selasa, 14 Juli 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Visual dibuat dengan AI

Visual dibuat dengan AI

Sebelum Menggeleng…

Disclaimer: Kisah ini adalah fiksi satir yang terinspirasi dari fenomena nyata di media sosial. Kesamaan nama, karakter, atau peristiwa dalam naskah ini bukanlah suatu kebetulan atau tidak disengaja, melainkan bentuk dramatika yang diangkat untuk menjadi cermin bagi kita semua.

Jika naskah ini terasa dekat dengan kehidupan nyata, anggaplah itu sebagai ajakan untuk berefleksi diri. Jangan tersinggung, kalau merasa tersinggung, berarti Anda salah satu pelakunya, hehehe.

Zaman sekarang, kalau tidak punya filter, tidak punya harga diri. Begitulah prinsip hidup Dg Sabar dan Sarah.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Pasangan ini punya dua wajah, wajah asli yang dekil di rumah, dan wajah “halusinasi” di depan kamera live.

Kalau di rumah, jangan harap ketemu sosok sosialita. Sarah itu setia mati dengan daster batik legendaris. Warnanya pudar, penuh noda kuah coto, dan punya lubang ventilasi alami di ketiak.

Rambutnya? Selalu digulung acak-acakan kayak sarang burung yang habis kena angin badai.

BACA JUGA :  Jokowi Dituding Berupaya Kudeta Senyap Prabowo dan Ambil Alih Kendali TNI

Dg Sabar pun sama saja. Kerjanya cuma pakai kolor karet kendor yang kainnya sudah setipis kulit bawang.

Baunya? Campuran antara minyak angin menyengat dan bau apek rumah yang jarang dibuka jendelanya.

Tapi, begitu ring-light dinyalakan, mereka mendadak jadi manusia baru.

Sarah langsung ma’gaya jadi bidadari medsos. Daster bolongnya dibuang, diganti gaun malam ketat yang memamerkan lekuk tubuh.

Wajahnya dipoles sampai glowing bak model papan atas. Suaranya berubah jadi manja halus-halus manja, padahal lima menit sebelumnya dia baru saja teriak kasar gara-gara Dg Sabar lupa beli micin.

Dg Sabar pun tak mau kalah bossku. Dia tampil necis dengan kemeja sutra dan rambut klimis minyak orang-aring, seolah direktur bank yang sedang memantau bursa saham, padahal itu baju hasil cicilan yang belum lunas.

BACA JUGA :  Prabowo Tidak Peduli Rakyat

Suatu sore, mereka asyik live jualan baju “premium” dengan latar belakang tirai mewah yang sebenarnya cuma kain sprei yang disetrika asal-asalan.

“Ini bahannya sutra mahal, bossku, adem dipakai, seperti kulit bidadari!” seru Sarah dengan nada yang dibuat-buat. Dg Sabar sibuk mondar-mandir di belakang kamera, pamer jam tangan yang jarumnya saja sudah mati dua tahun lalu.

Tapi, namanya juga pencitraan, sepandai-pandainya ditutupi, pasti bau juga.

Tiba-tiba, kucing tetangga masuk lewat ventilasi dan mengejar tikus. Sarah kaget, refleks melompat, dan menyenggol tripod HP-nya sampai jatuh. HP itu tidak mati, tapi malah berputar arah.

Bukannya menyorot wajah “glowing” Sarah, kamera malah menyorot sudut ruangan yang jadi “markas besar”. Terpampang nyata tumpukan daster batik bolong dan kolor kendor Dg Sabar yang dijemur di atas kursi plastik.

Lebih parah lagi, anak mereka yang ingusan lari ke depan kamera sambil teriak, “Mama, kenapa live pakai baju bagus? Tadi pas makan coto, bajunya daster bolongki, toh?”

BACA JUGA :  Prabowo Diminta Tak Tunduk pada Jokowi, Gibran Didesak Mundur

Suasana live mendadak sunyi. Comment section yang tadinya penuh pujian, berubah jadi ledakan tawa netizen.

“Aduh, mati! Matikan itu HP!” teriak Sarah histeris. Bukannya mematikan live, dia malah tidak sengaja menekan tombol screenshot dan membagikannya ke story WhatsApp pribadinya.

Dalam hitungan detik, seluruh warga kompleks sudah menonton “kebenaran” di balik layar. Dg Sabar cuma bisa duduk jongkok sambil memegangi pantat kolornya yang tersorot kamera.

Sementara Sarah mati gaya menatap layar yang jumlah penontonnya melonjak drastis, karena mereka sekarang jadi bahan tertawaan se-Makassar.

Bukannya tobat, Dg Sabar malah berbisik, “Dinda, tenang! Jangan dihapus! Biar viral. Besok kita buat konten klarifikasi, bilang itu semua cuma social experiment!”

Memang benar kata orang, gengsi itu mahal, tapi kalau bodoh, itu sudah paket lengkap sejak lahir.

Penulis : Ibhe Ananda
Follow Berita Zona Faktual News di TikTok

Berita Terkait

Jokowi Diduga Resah, Analis Intelijen Endus Ada Skenario Jatuhkan Febrie
Kejagung Hentikan Pulbaket MBG, Pastikan Tidak Ada Pemeriksaan Polri
Cewek BO Vs Burung Beo
Mahfud MD Ungkap Hubungan Kepolisian-Kejaksaan Sudah Lama Tak Harmonis
Jukir Liar Makin Beringas di Makassar, PD Parkir Dinilai Gagal Lakukan Penertiban
SPBU Pettuadae Jadi Biang Keladi Antrean Truk, Pengawasan Pertamina Minim
Arah Drama Perselingkuhan Surti dan Tejo Berbelok
DNA 99 Persen Diabaikan, Polisi Beralibi Kurang Bukti di Kasus Pemerkosaan Tator

Berita Terkait

Selasa, 14 Juli 2026 - 04:27 WITA

Istri Dasteran Bolong, Suami Kolor Kendor, Giliran Live Kece

Selasa, 14 Juli 2026 - 02:34 WITA

Jokowi Diduga Resah, Analis Intelijen Endus Ada Skenario Jatuhkan Febrie

Selasa, 14 Juli 2026 - 00:43 WITA

Kejagung Hentikan Pulbaket MBG, Pastikan Tidak Ada Pemeriksaan Polri

Senin, 13 Juli 2026 - 15:37 WITA

Cewek BO Vs Burung Beo

Senin, 13 Juli 2026 - 01:52 WITA

Mahfud MD Ungkap Hubungan Kepolisian-Kejaksaan Sudah Lama Tak Harmonis

Berita Terbaru

Visual dibuat dengan AI

Geleng Kepala

Istri Dasteran Bolong, Suami Kolor Kendor, Giliran Live Kece

Selasa, 14 Jul 2026 - 04:27 WITA

Visual dibuat dengan AI

Geleng Kepala

Cewek BO Vs Burung Beo

Senin, 13 Jul 2026 - 15:37 WITA