Istri Dasteran Bolong, Suami Kolor Kendor, Giliran Live Kece

Selasa, 14 Juli 2026 - 04:27 WITA

Bagikan artikel ini melalui

Facebook
Twitter
WhatsApp
Telegram
Copy Link

Visual dibuat dengan AI

Visual dibuat dengan AI

Sebelum Menggeleng…

Disclaimer: Kisah ini adalah fiksi satir yang terinspirasi dari fenomena nyata di media sosial. Kesamaan nama, karakter, atau peristiwa dalam naskah ini bukanlah suatu kebetulan atau tidak disengaja, melainkan bentuk dramatika yang diangkat untuk menjadi cermin bagi kita semua.

Jika naskah ini terasa dekat dengan kehidupan nyata, anggaplah itu sebagai ajakan untuk berefleksi diri. Jangan tersinggung, kalau merasa tersinggung, berarti Anda salah satu pelakunya, hehehe.

Zaman sekarang, kalau tidak punya filter, tidak punya harga diri. Begitulah prinsip hidup Dg Sabar dan Sarah.

Pasangan ini punya dua wajah, wajah asli yang dekil di rumah, dan wajah “halusinasi” di depan kamera live.

Kalau di rumah, jangan harap ketemu sosok sosialita. Sarah itu setia mati dengan daster batik legendaris. Warnanya pudar, penuh noda kuah coto, dan punya lubang ventilasi alami di ketiak.

Rambutnya? Selalu digulung acak-acakan kayak sarang burung yang habis kena angin badai.

Dg Sabar pun sama saja. Kerjanya cuma pakai kolor karet kendor yang kainnya sudah setipis kulit bawang.

Baunya? Campuran antara minyak angin menyengat dan bau apek rumah yang jarang dibuka jendelanya.

BACA JUGA :  Gaet 24 Kreator, Hasil Payah! Diskominfo Sulsel Disindir Netizen “Palabusi Doe”

Tapi, begitu ring-light dinyalakan, mereka mendadak jadi manusia baru.

Sarah langsung ma’gaya jadi bidadari medsos. Daster bolongnya dibuang, diganti gaun malam ketat yang memamerkan lekuk tubuh.

Wajahnya dipoles sampai glowing bak model papan atas. Suaranya berubah jadi manja halus-halus manja, padahal lima menit sebelumnya dia baru saja teriak kasar gara-gara Dg Sabar lupa beli micin.

Dg Sabar pun tak mau kalah bossku. Dia tampil necis dengan kemeja sutra dan rambut klimis minyak orang-aring, seolah direktur bank yang sedang memantau bursa saham, padahal itu baju hasil cicilan yang belum lunas.

Suatu sore, mereka asyik live jualan baju “premium” dengan latar belakang tirai mewah yang sebenarnya cuma kain sprei yang disetrika asal-asalan.

“Ini bahannya sutra mahal, bossku, adem dipakai, seperti kulit bidadari!” seru Sarah dengan nada yang dibuat-buat. Dg Sabar sibuk mondar-mandir di belakang kamera, pamer jam tangan yang jarumnya saja sudah mati dua tahun lalu.

BACA JUGA :  F-KRB Desak Prabowo Buktikan Janji Tindak Oknum Jenderal Beking Tambang Ilegal

Tapi, namanya juga pencitraan, sepandai-pandainya ditutupi, pasti bau juga.

Tiba-tiba, kucing tetangga masuk lewat ventilasi dan mengejar tikus. Sarah kaget, refleks melompat, dan menyenggol tripod HP-nya sampai jatuh. HP itu tidak mati, tapi malah berputar arah.

Bukannya menyorot wajah “glowing” Sarah, kamera malah menyorot sudut ruangan yang jadi “markas besar”. Terpampang nyata tumpukan daster batik bolong dan kolor kendor Dg Sabar yang dijemur di atas kursi plastik.

Lebih parah lagi, anak mereka yang ingusan lari ke depan kamera sambil teriak, “Mama, kenapa live pakai baju bagus? Tadi pas makan coto, bajunya daster bolongki, toh?”

Suasana live mendadak sunyi. Comment section yang tadinya penuh pujian, berubah jadi ledakan tawa netizen.

“Aduh, mati! Matikan itu HP!” teriak Sarah histeris. Bukannya mematikan live, dia malah tidak sengaja menekan tombol screenshot dan membagikannya ke story WhatsApp pribadinya.

BACA JUGA :  Bank Emas Segera Hadir! Prabowo Pastikan Emas RI Tak Lagi Mengalir ke Luar Negeri

Dalam hitungan detik, seluruh warga kompleks sudah menonton “kebenaran” di balik layar. Dg Sabar cuma bisa duduk jongkok sambil memegangi pantat kolornya yang tersorot kamera.

Sementara Sarah mati gaya menatap layar yang jumlah penontonnya melonjak drastis, karena mereka sekarang jadi bahan tertawaan se-Makassar.

Bukannya tobat, Dg Sabar malah berbisik, “Dinda, tenang! Jangan dihapus! Biar viral. Besok kita buat konten klarifikasi, bilang itu semua cuma social experiment!”

Memang benar kata orang, gengsi itu mahal, tapi kalau bodoh, itu sudah paket lengkap sejak lahir.

Penulis : Ibhe Ananda
Follow Berita Zona Faktual News di TikTok

Apresiasi Penulis

Transfer ke DANA

Pilih nominal yang anda kirimkan
QRIS DANA

Scan QRIS di atas menggunakan aplikasi DANA untuk menyelesaikan pembayaran.

Berita Terkait

Hercules Balas Tantangan Habib Bahar: Jangan Diadu Domba, Kita Ini Saudara
Ilyas Sitaba Divonis Bebas, Advokat Wawan Nur Rewa Kuliti Dakwaan JPU
Grib Jaya Diminta Dibubarkan Tanpa Kompromi, Aksi Hercules Lampaui Polri
Bahar Smith Tantang Grib Jaya Usai Bambang Tewas Dikeroyok: Lawan Saya Saja
Eks Projo Tuding Jokowi Otak di Balik Ucapan Liar Budi Arie Soal Prabowo
Aliran Dana Korupsi Dinkes Parepare Terkuak, Polda Sulsel Bidik Aktor dan Penikmat
Polda Sulsel Kejar Akun Eks Passobis yang Ngaku Setor Upeti ke Oknum Polisi
Tak Cuma Praperadilan, Taufik Juga Laporkan Polrestabes ke Propam Mabes Polri

Berita Terkait

Senin, 31 Agustus 2026 - 01:43 WITA

Hercules Balas Tantangan Habib Bahar: Jangan Diadu Domba, Kita Ini Saudara

Senin, 31 Agustus 2026 - 00:01 WITA

Ilyas Sitaba Divonis Bebas, Advokat Wawan Nur Rewa Kuliti Dakwaan JPU

Minggu, 30 Agustus 2026 - 12:33 WITA

Grib Jaya Diminta Dibubarkan Tanpa Kompromi, Aksi Hercules Lampaui Polri

Minggu, 30 Agustus 2026 - 11:55 WITA

Bahar Smith Tantang Grib Jaya Usai Bambang Tewas Dikeroyok: Lawan Saya Saja

Minggu, 30 Agustus 2026 - 11:16 WITA

Eks Projo Tuding Jokowi Otak di Balik Ucapan Liar Budi Arie Soal Prabowo

Berita Terbaru