Jokowi Dituding Berupaya Kudeta Senyap Prabowo dan Ambil Alih Kendali TNI

Minggu, 4 Mei 2025 - 10:21 WITA

Bagikan artikel ini melalui

Facebook
Twitter
WhatsApp
Telegram
Copy Link

Prabowo Subianto saat bertemu dengan Jokowi (Ist)

Prabowo Subianto saat bertemu dengan Jokowi (Ist)

Zonafaktualnews.com – Mutasi Letjen TNI Kunto Arief Wibowo dari jabatan Pangkogabwilhan I menjadi Staf Khusus KSAD, yang kemudian dibatalkan oleh Presiden Prabowo Subianto, menjadi sorotan tajam.

Beathor Suryadi, politikus senior PDIP, menilai langkah tersebut sebagai usaha mantan Presiden Joko Widodo (Jokowi) untuk melakukan “kudeta senyap” terhadap pemerintahan Prabowo serta mengintervensi struktur TNI.

“Langkah Jokowi mengganti Letjen Kunto adalah bentuk pengamanan posisi Gibran. Ini bukan mutasi biasa, tapi intervensi politik terhadap institusi TNI. Apalagi kita tahu Panglima TNI, Jenderal Agus Subiyanto, adalah bagian dari Geng Solo—lingkar dalam Jokowi,” ujar Beathor, mengutip Radar Aktual, Minggu (4/5/2025).

Menurut Beathor, keputusan untuk mengganti Letjen Kunto Arief tidak hanya soal pergantian jabatan, tetapi juga terkait dengan upaya menjaga stabilitas politik di seputar posisi Gibran Rakabuming Raka.

BACA JUGA :  Mahasiswa Bergerak, Makzulkan Jokowi, Tolak Pemilu Curang

“Jokowi ingin memastikan posisi Gibran tetap terjaga di tengah persaingan politik yang ada,” lanjut Beathor.

Setelah mutasi diumumkan, Presiden Prabowo Subianto langsung membatalkan keputusan tersebut dan mengembalikan Letjen Kunto ke posisi semula sebagai Pangkogabwilhan I.

Keputusan ini dianggap sebagai sinyal kuat bahwa Prabowo ingin memastikan TNI tetap bebas dari pengaruh politik pihak manapun, termasuk pengaruh rezim sebelumnya.

“Prabowo tahu betul permainan ini. Pembatalan mutasi bukan hanya soal posisi Letjen Kunto, tapi juga pembuktian bahwa TNI tidak boleh tunduk pada kekuasaan lama yang sudah berakhir masa jabatannya,” ujar Beathor, yang juga mantan tahanan politik era Soeharto.

BACA JUGA :  Jokowi Wariskan Utang Rp8.338 Triliun, Ekonom Kritik Kebijakan Fiskal

Beathor kemudian mengungkapkan kekhawatirannya mengenai loyalitas beberapa perwira tinggi TNI, terutama Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto yang dianggap dekat dengan Jokowi.

“Kalau Jokowi bisa atur mutasi Letjen Kunto di luar pengetahuan Prabowo, itu artinya ada struktur bayangan dalam militer yang masih bekerja untuknya. Ini berbahaya untuk demokrasi dan stabilitas sipil-militer,” jelas Beathor.

Menurut Beathor, ini bukan hanya perebutan kekuasaan secara terang-terangan, tetapi pengendalian senyap yang dilakukan melalui pengaruh jalur komando, birokrasi, dan loyalitas yang dibangun Jokowi selama dua periode masa jabatan.

BACA JUGA :  Ironi, RI Negara Agraris Kekurangan Stok Beras

“Jokowi tidak presiden lagi, tapi masih mengatur siapa yang duduk di mana. Itu bentuk kudeta gaya baru,” tegas Beathor.

Kini, perhatian banyak pihak tertuju pada bagaimana Prabowo akan menegaskan kendali penuh atas TNI dan memastikan institusi militer tetap berpegang pada profesionalisme, jauh dari pengaruh politik masa lalu.

Langkah pembatalan mutasi Letjen Kunto menjadi titik awal ujian bagi Prabowo untuk mengembalikan TNI ke jalur independen, lepas dari bayang-bayang kekuasaan sebelumnya.

Editor : Id Amor
Follow Berita Zona Faktual News di Google News

Berita Terkait

Polisi Bongkar Modus Operator SPBU Parepare “Kuras” BBM, Izin Terancam Dicabut
Warga Makassar Siap-siap “Puasa” Air! Bili-Bili Direhab 3 Hari, Cepat Isi Tandon
Bongkar Modus Mobil Tangki, Polres Toraja Utara Sikat Mafia BBM Subsidi
Tower 2 RS HAH Dibangun Rp6 Miliar, Benarkah Masih Pakai AMDAL Lama?
Pria Lansia Tewas di Kanal Batua Raya, Eceng Gondok Jadi Biang Kerok Pencarian
Kasus Pengancaman Dosen UIN Alauddin Makassar, LKBHMI Ambil Sikap Tegas
Owner Arashi Cosmetindo Bagi-bagi Coffee Gratis di Antrean BBM Makassar
Aturan Pemprov Sulsel-Pertamina Diinjak-injak, Sopir Truk Tetap Isi BBM Siang

Berita Terkait

Rabu, 16 September 2026 - 02:03 WITA

Polisi Bongkar Modus Operator SPBU Parepare “Kuras” BBM, Izin Terancam Dicabut

Selasa, 15 September 2026 - 17:21 WITA

Warga Makassar Siap-siap “Puasa” Air! Bili-Bili Direhab 3 Hari, Cepat Isi Tandon

Selasa, 15 September 2026 - 16:09 WITA

Bongkar Modus Mobil Tangki, Polres Toraja Utara Sikat Mafia BBM Subsidi

Selasa, 15 September 2026 - 01:28 WITA

Tower 2 RS HAH Dibangun Rp6 Miliar, Benarkah Masih Pakai AMDAL Lama?

Selasa, 15 September 2026 - 01:06 WITA

Pria Lansia Tewas di Kanal Batua Raya, Eceng Gondok Jadi Biang Kerok Pencarian

Berita Terbaru