Disangka “Si Joni” Ternyata Terong, Istri Polisikan Suami

Sabtu, 11 Juli 2026 - 01:39 WITA

Bagikan artikel ini melalui

Facebook
Twitter
WhatsApp
Telegram
Copy Link

Disangka “Si Joni” Ternyata Terong, Istri Polisikan Suami

Visual dibuat dengan AI

Sebelum Menggeleng

Tulisan ini berangkat dari peristiwa nyata yang terjadi di Fakfak, sebuah potret kelam yang disajikan dengan pendekatan “Fiksi Berbasis Fakta”. Penulis meminjam metafora bukan untuk mendramatisir, melainkan untuk menggambarkan bagaimana rusaknya nalar saat seseorang terjebak dalam obsesi yang menyimpang di ruang paling privat.

Penggunaan diksi nyeleneh dan sensual ini bukanlah untuk mengumbar sensasi murahan, melainkan sebuah cermin untuk menyentil betapa rapuhnya akal sehat manusia ketika nafsu telah menjadi tuannya. Kejadian ini adalah fakta yang menelanjangi kegilaan yang sering kali luput dari perhatian publik.

Rubrik “Geleng Kepala” di zonafaktualnews.com hadir bukan untuk sekadar membeberkan kronologi, melainkan memberikan katarsis dalam membedah kebodohan yang nyata, menyajikannya secara erotis nyeleneh, dan tanpa tedeng aling-aling.

Nafsu memang seringkali membuat orang mendadak jadi dungu. Punya “Si Joni”, pria berinisial CA di Fakfak ini malah memilih menggunakan terong untuk bercocok tanam dengan istrinya.

BACA JUGA :  Kabur dari Rumah, Terjebak Tipu Daya, Tukang Ojek di Maros Perkosa Gadis 16 Tahun 20 Kali

W, sang istri yang tak terbiasa dicangkuli hasil bumi di ranjang sendiri, jelas syok seketika. Sang suami yang kesetanan tidak peduli rintihan pasangannya.

Nafsu yang sudah melampaui batas kewarasan itu benar-benar membuat akal sehatnya terbang entah ke mana.

Kelakuan CA memang sudah kelewat batas. W akhirnya tidak tahan lagi dan memilih menyeret suaminya ke polisi.

Kanit PPA Reskrim Polres Fakfak membenarkan peristiwa itu, tindakan bejat CA ini bukanlah cerita baru, melainkan sudah berlangsung lama.

Di hadapan penyidik, W menumpahkan rasa muak dan trauma atas kekerasan fisik serta seksual yang membuat sekujur badan dan perasaannya remuk redam.

BACA JUGA :  Menteri PPPA Kecam Pernikahan Bocah Ingusan di NTB

Permintaan sang suami untuk merajut kasih selalu menjadi mimpi buruk bagi W.

Bagaimana tidak, CA lebih memilih menggunakan terong dan mentimun daripada “Si Joni” miliknya sendiri demi memuaskan hasrat.

W juga mengaku sering mendapat perlakuan jauh lebih kasar jika enggan menuruti skenario gila suaminya.

Puncak kegilaan terjadi ketika CA memaksa W mencari “partner main”. Karena takut, W sempat memenuhi permintaan konyol itu.

Namun ketika W menolak melakukan hal yang menurutnya sudah menjijikkan, ia justru dihadiahi bogem mentah hingga babak belur.

Lantaran sudah habis kesabaran serta didukung oleh wanita yang pernah dijadikan partner paksaan, W akhirnya nekat melapor.

Polisi yang menerima laporan tersebut dibuat ternganga.

Selain mengamankan CA, polisi menyita barang bukti yang bikin geleng-geleng kepala, beberapa terong dan sebatang sapu.

BACA JUGA :  Ayah Tiri di Mamuju Perkosa Gadis ABG, 5 Tahun Terpendam Baru Terungkap

Kini CA sudah mendekam di balik jeruji besi, jauh dari akses dapur yang selama ini menjadi pusat “kegiatan”-nya.

Polisi masih mendalami kasus yang pertama kali terjadi di Fakfak ini.

Masalahnya kini ada pada barang bukti, terong sitaan itu tidak bisa bertahan lama dalam keadaan segar.

Penyidik harus memutar otak agar barang bukti tersebut tidak membusuk sebelum sempat dihadirkan di pengadilan.

Kini CA harus rela menanggalkan cangkulnya di kamar tidur, terjerembab dalam jeruji yang dingin dan sunyi, menyisakan penyesalan yang ia pupuk sendiri.

Penulis : Ibhe Ananda
Follow Berita Zona Faktual News di TikTok

Berita Terkait

Cabor Jeneponto Menjerit! Dana Porprov Rp590 Juta Diduga Diatur Oknum KONI
Kosmetik Merkuri Firfin Glowing hingga RD Viral Disikat, Owner NF Ditahan
Putusan MK Buka Jalan Pemakzulan, Denny Dorong DPR Impeachment Gibran
Putusan MK Gagal Puaskan Publik, Prof Henri Sentil Polemik Ijazah Jokowi
Mahfud MD Sebut Wantimpres Lembaga Tak Berguna, Ruang Bicara Terkekang
PDIP Diminta Tebus Dosa Politik, Segera Eksekusi Gibran Mundur Lewat DPR
Diduga Terpengaruh Tekanan, 9 Hakim MK Diadukan Terkait Kasus Gibran
Polisi Sikat Tujuh Anggota Geng Motor yang Kerap Meneror Warga di Gowa

Berita Terkait

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 04:41 WITA

Cabor Jeneponto Menjerit! Dana Porprov Rp590 Juta Diduga Diatur Oknum KONI

Jumat, 9 Oktober 2026 - 15:08 WITA

Kosmetik Merkuri Firfin Glowing hingga RD Viral Disikat, Owner NF Ditahan

Jumat, 9 Oktober 2026 - 02:28 WITA

Putusan MK Buka Jalan Pemakzulan, Denny Dorong DPR Impeachment Gibran

Kamis, 8 Oktober 2026 - 15:13 WITA

Putusan MK Gagal Puaskan Publik, Prof Henri Sentil Polemik Ijazah Jokowi

Kamis, 8 Oktober 2026 - 13:34 WITA

Mahfud MD Sebut Wantimpres Lembaga Tak Berguna, Ruang Bicara Terkekang

Berita Terbaru