Iran Murka Usai Khamenei Tewas, Rudal Hantam Yerusalem, Netanyahu Jadi Target

Selasa, 3 Maret 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Israel Vs Iran

Israel Vs Iran

Zonafaktualnews.com – Ketegangan di Timur Tengah semakin memanas setelah Iran melancarkan serangan balasan ke wilayah Israel menyusul tewasnya Pemimpin Tertinggi Iran, Ali Khamenei, dalam operasi militer yang disebut melibatkan Amerika Serikat dan Israel.

Korps Garda Revolusi Islam (IRGC) pada Senin (2/3/2026) mengklaim telah meluncurkan serangan rudal yang menargetkan sejumlah fasilitas strategis Israel, termasuk kantor Perdana Menteri Benjamin Netanyahu serta markas besar Angkatan Udara Israel.

Menurut pernyataan resmi IRGC, Iran menggunakan rudal jarak jauh tipe Kheibar dalam serangan tersebut. Selain itu, beberapa rudal dilaporkan menghantam wilayah Yerusalem pada Minggu malam (1/3/2026), yang menyebabkan sedikitnya enam warga Israel tewas.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Hingga kini belum ada bukti visual berupa foto maupun video yang dapat memastikan klaim Iran tersebut.

BACA JUGA :  Zionis Israel Guncang Yaman Usai Bombardir Qatar, 35 Warga Tewas

Pemerintah Israel juga belum memberikan konfirmasi resmi terkait laporan bahwa kantor Netanyahu menjadi sasaran serangan, termasuk kondisi terkini sang perdana menteri.

Serangan balasan Iran terjadi setelah militer Israel mengumumkan telah melakukan operasi udara besar-besaran di Teheran sehari sebelumnya.

Dalam operasi itu, Israel mengklaim berhasil menewaskan Ayatollah Khamenei, yang selama ini memegang kekuasaan tertinggi di Iran sebagai pemimpin politik sekaligus panglima tertinggi angkatan bersenjata.

Media pemerintah Iran kemudian mengonfirmasi kematian pemimpin berusia 86 tahun tersebut, yang memicu kekhawatiran akan meluasnya konflik di kawasan Timur Tengah.

Berdasarkan konstitusi Iran, posisi Pemimpin Tertinggi akan ditentukan oleh Majelis Pakar, sebuah dewan ulama yang memiliki kewenangan memilih dan mengawasi pemimpin negara.

BACA JUGA :  Kebohongan AS Terkuak, Ahmadinejad yang Diklaim Tewas Ternyata Masih Hidup

Sementara itu, pejabat keamanan Iran Ali Larijani menyatakan bahwa dewan kepemimpinan sementara akan dibentuk hingga pengganti Khamenei ditetapkan.

Sumber pejabat Amerika Serikat menyebutkan bahwa waktu serangan Israel diduga sengaja dipilih saat Khamenei sedang mengadakan pertemuan dengan para pembantu dekatnya.

Selain Khamenei, Kepala Staf Angkatan Bersenjata Iran Abdolrahim Mousavi juga dilaporkan tewas dalam serangan tersebut.

Situasi semakin memanas setelah Iran melakukan serangan balasan di sejumlah titik di kawasan Teluk. Penasihat presiden Uni Emirat Arab, Anwar Gargash, mendesak Teheran untuk menahan diri dan tidak memperluas konflik ke negara-negara tetangga.

Sementara itu, Presiden Amerika Serikat Donald Trump memperingatkan bahwa Washington akan merespons dengan kekuatan besar jika Iran kembali menyerang kepentingan AS maupun sekutunya.

BACA JUGA :  Babe Haikal "Tampar" Buya Arrazzy di Podcast Deddy Corbuzier

Di sisi lain, Ketua Parlemen Iran, Mohammad Baqer Qalibaf, menegaskan bahwa Iran akan membalas serangan Israel dan Amerika Serikat dengan pukulan keras karena menganggap pembunuhan Khamenei sebagai pelanggaran besar terhadap garis merah Teheran.

Di tengah meningkatnya eskalasi, pusat keamanan maritim Oman juga melaporkan sebuah kapal tanker minyak diserang di dekat wilayah Musandam. Empat awak kapal dilaporkan terluka dan seluruh kru telah dievakuasi dengan selamat.

Konflik terbaru ini memicu kekhawatiran dunia internasional bahwa perang terbuka antara Iran, Israel, dan sekutu-sekutunya dapat meluas dan mengancam stabilitas kawasan Timur Tengah.

 

Editor : Id Amor
Follow Berita Zona Faktual News di TikTok

Berita Terkait

Lagu “Mas Bahlil Ganteng” Meledak, Menteri ESDM Turun Gunung Cari Penciptanya
Makassar “Kiamat” Air Bersih, Gelombang Seruan Lengser Goyang Kursi Wali Kota
Siswi SMP di Makassar Kena “Prank” Testimoni Palsu, Uang Beli Akun FF Melayang
Tanah Barembeng di Gowa “Diperkosa” Ritel Ilegal, Ekonomi IKM Jadi Tumbal Proyek
Batal Tawuran Usai Pesta Miras, 20 Geng Motor di Makassar Disikat Polisi
Wanita Paruh Baya di Takalar Ditemukan Tewas, Emas 30 Gram Diduga Raib Dirampok
Terduga Akui Habisi Wanita Asal Selayar, Pelaku ‘Dilepas’, Polisi Abaikan Pengakuan?
Lansia di Mamuju Minta Polisi Stop Kasus Hukum Usai Dianiaya Anak Pecandu Judi

Berita Terkait

Senin, 1 Juni 2026 - 15:27 WITA

Lagu “Mas Bahlil Ganteng” Meledak, Menteri ESDM Turun Gunung Cari Penciptanya

Senin, 1 Juni 2026 - 03:02 WITA

Makassar “Kiamat” Air Bersih, Gelombang Seruan Lengser Goyang Kursi Wali Kota

Minggu, 31 Mei 2026 - 11:44 WITA

Siswi SMP di Makassar Kena “Prank” Testimoni Palsu, Uang Beli Akun FF Melayang

Minggu, 31 Mei 2026 - 00:39 WITA

Tanah Barembeng di Gowa “Diperkosa” Ritel Ilegal, Ekonomi IKM Jadi Tumbal Proyek

Sabtu, 30 Mei 2026 - 18:33 WITA

Batal Tawuran Usai Pesta Miras, 20 Geng Motor di Makassar Disikat Polisi

Berita Terbaru