Berbulan-bulan Ditahan dan Disiksa, 150 Warga Gaza Dibebaskan Israel

Bagikan artikel ini melalui

Facebook
Twitter
WhatsApp
Telegram
Copy Link

Selasa, 16 April 2024 - 09:04 WITA

Kondisi para tahanan beberapa dari mereka telah dirujuk ke rumah sakit untuk mendapat perawatan. (Foto Istimewa)

Kondisi para tahanan beberapa dari mereka telah dirujuk ke rumah sakit untuk mendapat perawatan. (Foto Istimewa)

Zonafaktualnews.com – Israel membebaskan 150 tahanan dari Jalur Gaza setelah berbulan-bulan ditahan dan disiksa, Senin (15/4/2024).

Para tahanan yang dibebaskan itu kondisi mereka cukup memprihatinkan, dipenuhi luka bekas penganiayaan.

Juru bicara Crossings Authority Hisham Adwan, Hisham Adwan mengatakan para tahanan Gaza telah dibebaskan melalui perbatasan Kerem Shalom.

“Sejak dini hari, 150 tahanan dari berbagai wilayah Jalur Gaza yang ditahan oleh pendudukan Israel telah dibebaskan,” ujarnya, seperti dimuat Reuters.

BACA JUGA :  Israel Akan Gelar Festival LGBT Terbesar di Wilayah “Terlaknat” Kaum Luth

Adwan mengungkap kondisi para tahanan dalam keadaan tidak baik dan beberapa dari mereka telah dirujuk ke rumah sakit untuk mendapat perawatan.

“Sangat terlihat adanya penganiayaan parah terhadap para tahanan ini, beberapa dari mereka dikirim ke Rumah Sakit Abu Yousef al-Najjar untuk perawatan di Rafah,” kata Adwan.

Salah satu tahanan yang tidak ingin diungkap namanya mengaku bahwa ia dan temannya dipukuli dan disiksa di penjara Israel.

“Saya harus berlutut selama (hampir dua bulan), dari jam lima pagi sampai jam 10 malam, dengan mata tertutup dan tangan terikat,” ujarnya.

BACA JUGA :  Erdogan Sebut Israel Penjahat Perang, Diplomat Zionis Angkat Kaki dari Turki

“Tentara Israel melepaskan anjing-anjing ke arah kami untuk menyerang kami. Mereka (tentara) memukuli dan menyiksa kami,” kata dia lagi.

Bulan lalu, Otoritas Penyeberangan Gaza mengatakan 56 tahanan Palestina yang dibebaskan dari penjara Israel juga pulang dengan kondisi luka-luka.

Militer Israel membantah melakukan penganiayaan dan menegaskan bahwa para tahanan diperlakukan sesuai dengan hukum internasional.

BACA JUGA :  Israel Desak 1,1 Juta Warga Palestina di Gaza Pindah dalam 24 Jam

Kepala Badan Pengungsi PBB di Palestina (UNRWA), Philippe Lazzarini, mengatakan warga Gaza yang ditahan oleh pasukan Israel mengalami trauma total setelah dibebaskan.

“Mereka menerima berbagai macam perlakuan buruk termasuk ancaman sengatan listrik, difoto dalam keadaan telanjang, kurang tidur dan penggunaan anjing untuk mengintimidasi mereka,” ungkapnya

 

Editor : Id Amor

Berita Terkait

384 Wisatawan Hilang Disapu Banjir Bandang Dahsyat di Nepal dan China
Sultan Brunei Lucuti Gelar Kebangsawanan Istri Pangeran Abdul Malik
Patung “Wanita Biru” di Gurun Madinah Bikin Heboh, Karya Yahudi Dikritik
Pangeran Arab Saudi Tewas di Hotel London Usai Konsumsi Alkohol dan Narkoba
Iran Gempur Gudang Amunisi dan Menara Pengawas Armada Kelima AS
Balas Gempuran AS, Iran Serang Markas Jet Tempur F-18 di Pangkalan Yordania
Israel Tolak Melunak, Dua Pejabat Tinggi Iran Jadi Target Pembunuhan Utama
Eropa Terpanggang Panas 40 Derajat, Ilmuwan Bunyikan Alarm Iklim di 8 Negara

Berita Terkait

Kamis, 27 Agustus 2026 - 00:53 WITA

384 Wisatawan Hilang Disapu Banjir Bandang Dahsyat di Nepal dan China

Selasa, 11 Agustus 2026 - 01:44 WITA

Sultan Brunei Lucuti Gelar Kebangsawanan Istri Pangeran Abdul Malik

Rabu, 5 Agustus 2026 - 12:00 WITA

Patung “Wanita Biru” di Gurun Madinah Bikin Heboh, Karya Yahudi Dikritik

Rabu, 29 Juli 2026 - 01:18 WITA

Pangeran Arab Saudi Tewas di Hotel London Usai Konsumsi Alkohol dan Narkoba

Minggu, 26 Juli 2026 - 00:56 WITA

Iran Gempur Gudang Amunisi dan Menara Pengawas Armada Kelima AS

Berita Terbaru