Erdogan Sebut Israel Penjahat Perang, Diplomat Zionis Angkat Kaki dari Turki

Minggu, 29 Oktober 2023

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto Kolase : Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu dan Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan

Foto Kolase : Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu dan Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan

Zonafaktualnews.com – Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan mengutuk keras atas aksi pemboman di Jalur Gaza.

Erdogan juga tak tanggung-tanggung menyebut Israel sebagai penjajah dan penjahat perang.

Pernyataan tersebut, Erdogan sampaikan saat berpidato di depan ribuan demonstran pada unjuk rasa pro-Palestina di Istanbul.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Menanggapi terkait pidato Erdogan, Menteri Luar Negeri Israel Eli Cohen memerintahkan diplomat angkat kaki.

BACA JUGA :  Heboh, Rudal ‘Israel’ Nyasar ke Langit Madinah, Jamaah Masjid Nabawi Panik

Perdana Menteri Benjamin Netanyahu mengatakan Israel memiliki “tentara paling bermoral di dunia”.

“Mengingat pernyataan serius yang datang dari Turki, saya telah memerintahkan kembalinya perwakilan diplomatik di sana untuk melakukan evaluasi ulang terhadap hubungan antara Israel dan Turki,” kata Eli Cohen dikutip pada Minggu (29/10/2023).

Namun, menurut stasiun televisi NTV, duta besar Israel untuk Ankara, Irit Lillian, dan staf kedutaan lainnya telah meninggalkan negara itu lebih dari seminggu yang lalu.

BACA JUGA :  Media Israel "Mulai Provokasi", Nama Ganjar Disebut-sebut

Selama aksi demonstrasi pro-Palestina di Istanbul pada Sabtu, Erdogan mengatakan Israel telah melakukan kejahatan perang dan Barat telah melegitimasi hal tersebut.

“Berapa banyak lagi anak-anak, perempuan, orang lanjut usia yang perlu meninggal agar Anda dapat menyerukan gencatan senjata?” katanya sambil mengenakan syal berwarna bendera Palestina dan Turki.

Erdogan telah mengeraskan nadanya terhadap Israel minggu ini. Dia membatalkan rencana mengunjungi Israel dan menyebut kelompok militan Hamas, yang menguasai Gaza, sebagai pejuang kemerdekaan, alih-alih teroris seperti yang dilakukan Barat.

BACA JUGA :  Ini Negara yang Dukung Afrika Selatan, Israel Lakukan Genosida di Gaza

 

 

Editor : Id Amor

Berita Terkait

Trump Cabut Postingan Mirip Yesus, Klaim Hanya Dokter Sedang Menyembuhkan
Nasib Pilu Bocah Palestina Diduga Diperkosa 10 Tentara Wanita Israel Saat Ditahan
Efek Domino Konflik Iran, Publik AS Ramai-ramai Dorong Pemakzulan Trump
AS dan Iran Deal Gencatan Senjata, Netanyahu Ngotot Perang Tetap Dilanjutkan
3 Prajurit TNI Gugur di Misi UNIFIL, Rusia Tuduh AS-Israel Biang Kerok Konflik Lebanon
Menyeramkan! Langit di Australia Barat Tiba-tiba Memerah Seperti Darah
Donald Trump Murka, Sebut NATO “Macan Kertas” di Tengah Perang Iran
Iran Hantam Fasilitas Nuklir Israel dengan Rudal, Timur Tengah Memanas

Berita Terkait

Rabu, 15 April 2026 - 08:44 WITA

Trump Cabut Postingan Mirip Yesus, Klaim Hanya Dokter Sedang Menyembuhkan

Sabtu, 11 April 2026 - 01:43 WITA

Nasib Pilu Bocah Palestina Diduga Diperkosa 10 Tentara Wanita Israel Saat Ditahan

Jumat, 10 April 2026 - 11:01 WITA

Efek Domino Konflik Iran, Publik AS Ramai-ramai Dorong Pemakzulan Trump

Kamis, 9 April 2026 - 10:47 WITA

AS dan Iran Deal Gencatan Senjata, Netanyahu Ngotot Perang Tetap Dilanjutkan

Rabu, 1 April 2026 - 17:06 WITA

3 Prajurit TNI Gugur di Misi UNIFIL, Rusia Tuduh AS-Israel Biang Kerok Konflik Lebanon

Berita Terbaru