Erdogan Sebut Israel Penjahat Perang, Diplomat Zionis Angkat Kaki dari Turki

Bagikan artikel ini melalui

Facebook
Twitter
WhatsApp
Telegram
Copy Link

Minggu, 29 Oktober 2023 - 15:14 WITA

Foto Kolase : Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu dan Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan

Foto Kolase : Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu dan Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan

Zonafaktualnews.com – Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan mengutuk keras atas aksi pemboman di Jalur Gaza.

Erdogan juga tak tanggung-tanggung menyebut Israel sebagai penjajah dan penjahat perang.

Pernyataan tersebut, Erdogan sampaikan saat berpidato di depan ribuan demonstran pada unjuk rasa pro-Palestina di Istanbul.

Menanggapi terkait pidato Erdogan, Menteri Luar Negeri Israel Eli Cohen memerintahkan diplomat angkat kaki.

BACA JUGA :  Serangan Brutal Israel Hancurkan RS Indonesia di Gaza, Layanan Medis Lumpuh

Perdana Menteri Benjamin Netanyahu mengatakan Israel memiliki “tentara paling bermoral di dunia”.

“Mengingat pernyataan serius yang datang dari Turki, saya telah memerintahkan kembalinya perwakilan diplomatik di sana untuk melakukan evaluasi ulang terhadap hubungan antara Israel dan Turki,” kata Eli Cohen dikutip pada Minggu (29/10/2023).

Namun, menurut stasiun televisi NTV, duta besar Israel untuk Ankara, Irit Lillian, dan staf kedutaan lainnya telah meninggalkan negara itu lebih dari seminggu yang lalu.

BACA JUGA :  Hizbullah Siap Hancurkan Israel dengan Senjata Baru

Selama aksi demonstrasi pro-Palestina di Istanbul pada Sabtu, Erdogan mengatakan Israel telah melakukan kejahatan perang dan Barat telah melegitimasi hal tersebut.

“Berapa banyak lagi anak-anak, perempuan, orang lanjut usia yang perlu meninggal agar Anda dapat menyerukan gencatan senjata?” katanya sambil mengenakan syal berwarna bendera Palestina dan Turki.

Erdogan telah mengeraskan nadanya terhadap Israel minggu ini. Dia membatalkan rencana mengunjungi Israel dan menyebut kelompok militan Hamas, yang menguasai Gaza, sebagai pejuang kemerdekaan, alih-alih teroris seperti yang dilakukan Barat.

BACA JUGA :  Trump Incar Relokasi 1 Juta Warga Gaza ke Libya Secara Permanen

 

 

Editor : Id Amor

Berita Terkait

384 Wisatawan Hilang Disapu Banjir Bandang Dahsyat di Nepal dan China
Sultan Brunei Lucuti Gelar Kebangsawanan Istri Pangeran Abdul Malik
Patung “Wanita Biru” di Gurun Madinah Bikin Heboh, Karya Yahudi Dikritik
Pangeran Arab Saudi Tewas di Hotel London Usai Konsumsi Alkohol dan Narkoba
Iran Gempur Gudang Amunisi dan Menara Pengawas Armada Kelima AS
Balas Gempuran AS, Iran Serang Markas Jet Tempur F-18 di Pangkalan Yordania
Israel Tolak Melunak, Dua Pejabat Tinggi Iran Jadi Target Pembunuhan Utama
Eropa Terpanggang Panas 40 Derajat, Ilmuwan Bunyikan Alarm Iklim di 8 Negara

Berita Terkait

Kamis, 27 Agustus 2026 - 00:53 WITA

384 Wisatawan Hilang Disapu Banjir Bandang Dahsyat di Nepal dan China

Selasa, 11 Agustus 2026 - 01:44 WITA

Sultan Brunei Lucuti Gelar Kebangsawanan Istri Pangeran Abdul Malik

Rabu, 5 Agustus 2026 - 12:00 WITA

Patung “Wanita Biru” di Gurun Madinah Bikin Heboh, Karya Yahudi Dikritik

Rabu, 29 Juli 2026 - 01:18 WITA

Pangeran Arab Saudi Tewas di Hotel London Usai Konsumsi Alkohol dan Narkoba

Minggu, 26 Juli 2026 - 00:56 WITA

Iran Gempur Gudang Amunisi dan Menara Pengawas Armada Kelima AS

Berita Terbaru