Israel Desak 1,1 Juta Warga Palestina di Gaza Pindah dalam 24 Jam

Jumat, 13 Oktober 2023 - 12:51 WITA

Bagikan artikel ini melalui

Facebook
Twitter
WhatsApp
Telegram
Copy Link

Kondisi Kota Gaza Hancur Dibombardir Israel

Kondisi Kota Gaza Hancur Dibombardir Israel

Zonafaktualnews.com – Israel mendesak 1,1 juta warga Palestina di Jalur Gaza untuk segera pindah.

Seruan tersebut sebagai bentuk keselamatan warga sipil dalam waktu tempo 24 jam.

Penduduk Palestina yang berada di jalur Gaza diminta untuk menuju ke wilayah selatan.

“Pasukan Pertahanan Israel (IDF) menyerukan evakuasi seluruh warga sipil Gaza dari rumah mereka ke arah selatan,

Demi keselamatan dan perlindungan mereka sendiri,” demikian pernyataan militer Israel, dikutip AFP.

Militer Israel menyerukan agar warga Palestina pindah ke daerah selatan Wadi, seperti yang ditunjukkan pada peta.

BACA JUGA :  Israel Membabi Buta, Hujani Warga Gaza dengan Bom Fosfor

Perserikatan Bangsa Bangsa (PBB) yang telah menerima informasi tersebut pada Kamis (12/10/2023) malam.

Warga Gaza membawa hewan peliharaannya saat melarikan diri dari pengeboman Israel.
Warga Gaza membawa hewan peliharaannya saat melarikan diri dari pengeboman Israel.

Mereka mengaku khawatir desakan evakuasi warga Palestina bisa menjadi awal rencana serangan darat Israel ke Gaza.

“Para pejabat PBB di Gaza diberi tahu oleh petugas penghubung di militer, bahwa seluruh penduduk Gaza harus direlokasi ke selatan dalam waktu 24 jam ke depan,” kata juru bicara PBB, Stephanie Dujarric, dilansir Reuters.

BACA JUGA :  Tak Peduli Hari Raya, Israel Hujani Gaza dengan Bom saat Salat Idul Fitri

Menurut Dujarric, PBB menganggap tidak mungkin evakuasi seperti itu terjadi tanpa konsekuensi kemanusiaan yang buruk.

Sejauh ini militer Israel belum mengeluarkan komentar resmi tentang peringatan evakuasi tersebut.

Sebelumnya tank-tank Israel telah dikerahkan di dekat perbatasan Jalur Gaza.

Penampakan dan Kondisi Kota Gaza yang Hancur Usai Dibombardir Israel
Penampakan dan Kondisi Kota Gaza yang Hancur Usai Dibombardir Israel

Kepala kantor media pemerintah Hamas, Salama Marouf, mengatakan peringatan relokasi dan evakuasi itu adalah upaya Israel untuk menyiarkan dan menyebarkan propaganda palsu.

Tujuan propaganda palsu itu, menurut Marouf, bertujuan untuk menaburkan kebingungan di antara warga Palestina.

BACA JUGA :  100 Hari Perang, Hamas Berhasil Lumpuhkan 1000 Kendaraan Militer Israel

“Kami mendesak warga kami untuk tidak terlibat dalam upaya ini,” ujar Marouf.

Amukan Hamas ke Israel pada akhir pekan lalu telah berimbas deklarasi perang yang menewaskan lebih dari 2.000 orang di sisi Palestina dan Israel.

Sejauh ini Israel merespons dengan mengepung Gaza dan melancarkan pengeboman yang menghancurkan sebagian besar wilayah Gaza.

 

 

Editor : Id Amor

Berita Terkait

384 Wisatawan Hilang Disapu Banjir Bandang Dahsyat di Nepal dan China
Sultan Brunei Lucuti Gelar Kebangsawanan Istri Pangeran Abdul Malik
Patung “Wanita Biru” di Gurun Madinah Bikin Heboh, Karya Yahudi Dikritik
Pangeran Arab Saudi Tewas di Hotel London Usai Konsumsi Alkohol dan Narkoba
Iran Gempur Gudang Amunisi dan Menara Pengawas Armada Kelima AS
Balas Gempuran AS, Iran Serang Markas Jet Tempur F-18 di Pangkalan Yordania
Israel Tolak Melunak, Dua Pejabat Tinggi Iran Jadi Target Pembunuhan Utama
Eropa Terpanggang Panas 40 Derajat, Ilmuwan Bunyikan Alarm Iklim di 8 Negara

Berita Terkait

Kamis, 27 Agustus 2026 - 00:53 WITA

384 Wisatawan Hilang Disapu Banjir Bandang Dahsyat di Nepal dan China

Selasa, 11 Agustus 2026 - 01:44 WITA

Sultan Brunei Lucuti Gelar Kebangsawanan Istri Pangeran Abdul Malik

Rabu, 5 Agustus 2026 - 12:00 WITA

Patung “Wanita Biru” di Gurun Madinah Bikin Heboh, Karya Yahudi Dikritik

Rabu, 29 Juli 2026 - 01:18 WITA

Pangeran Arab Saudi Tewas di Hotel London Usai Konsumsi Alkohol dan Narkoba

Minggu, 26 Juli 2026 - 00:56 WITA

Iran Gempur Gudang Amunisi dan Menara Pengawas Armada Kelima AS

Berita Terbaru