Bahlil Tegaskan Jokowi dan Gibran Bukan Kader Partai Beringin

Kamis, 7 November 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jokowi dan Gibran (Ist)

Jokowi dan Gibran (Ist)

Zonafaktualnews.com – Ketua Umum Partai Golkar, Bahlil Lahadalia, memastikan bahwa Presiden ke-7 RI Joko Widodo (Jokowi) dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka tidak tergabung dalam struktur kepengurusan Partai Golkar.

Pernyataan ini disampaikan di Kantor DPP Golkar, Jakarta Barat, Kamis (7/11/2024).

“Sampai hari ini, nama Bapak Presiden nomor 7, yaitu Pak Jokowi, tidak ada dalam kepengurusan. Baik Dewan Kehormatan maupun struktur partai. Begitu juga dengan Mas Wapres,” ungkap Bahlil.

Isu mengenai Jokowi dan Gibran bergabung dengan Golkar sebelumnya sempat santer terdengar sejak sebelum pelaksanaan Musyawarah Nasional (Munas) pada Agustus 2024.

Meski begitu, Bahlil menyatakan bahwa Golkar tetap membuka pintu jika Jokowi memutuskan untuk bergabung di masa mendatang.

“Kalau itu aspirasi banyak pihak, kita akan pertimbangkan. Pak Jokowi adalah tokoh bangsa. Kami hargai beliau sebagai salah satu pemimpin besar negeri ini,” ujar Menteri ESDM itu.

BACA JUGA :  Tokoh Militer hingga Eks Menteri Turun Aksi, KPK Didesak Bongkar Bunker Jokowi

Bahlil menegaskan bahwa Golkar adalah partai inklusif yang selalu terbuka untuk semua kalangan, tanpa memandang latar belakang suku, agama, atau asal-usul.

“Golkar itu inklusif. Selama seseorang adalah Warga Negara Indonesia (WNI) yang memenuhi syarat, mereka punya kesempatan menjadi kader Golkar,” lanjutnya.

Sebelumnya, Ketua DPP Golkar Dave Laksono mengungkapkan bahwa partainya akan menyambut kader baru yang diklaim dapat membawa efek kejut. Namun, Dave belum bersedia mengungkapkan siapa sosok tersebut.

BACA JUGA :  Moeldoko Sebut Posisi Jokowi Akan Diambil Wapres saat Cuti Kampanye

“Yang pasti, akan ada hal-hal yang mengejutkan,” kata Dave di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Kamis (7/11/2024).

Pernyataan ini semakin memperkuat spekulasi publik mengenai tokoh-tokoh besar yang mungkin bergabung dengan Golkar.

Namun, Bahlil menegaskan kembali bahwa hingga saat ini Jokowi dan Gibran belum menjadi bagian dari partai berlambang pohon beringin tersebut.

Editor : Id Amor
Follow Berita Zona Faktual News di Google News

Berita Terkait

Di Balik Candaan “Disiden”, Apa Sebenarnya Sinyal Politik Prabowo ke Rocky Gerung?
Isu Pemakzulan Prabowo Subianto Disebut Dirancang, Pengamat Soroti Gibran
JK Dilaporkan 19 Organisasi Buntut Ceramah Syahid, Netizen: “Lebay Banget”
Isu “Gerakan Besar Juni” Bergulir, Tamsil Singgung Peluang Gibran Jadi Presiden
Pengamat Sentil Gibran, Tugas Papua Dinilai Lebih Penting dari Ngantor di IKN
Refleksi Setahun Sayuti–Husaini Memimpin Lhokseumawe, Rutinitas atau Transformasi?
Mantan Relawan: Jokowi Bukan Ahli Catur Politik, Tapi Manipulator Tak Tertandingi
Bayar Rp16,7 Triliun, Prabowo Masuk Barisan “Anak Buah” Perdamaian Versi Trump

Berita Terkait

Selasa, 28 April 2026 - 09:52 WITA

Di Balik Candaan “Disiden”, Apa Sebenarnya Sinyal Politik Prabowo ke Rocky Gerung?

Jumat, 17 April 2026 - 01:30 WITA

Isu Pemakzulan Prabowo Subianto Disebut Dirancang, Pengamat Soroti Gibran

Rabu, 15 April 2026 - 01:10 WITA

JK Dilaporkan 19 Organisasi Buntut Ceramah Syahid, Netizen: “Lebay Banget”

Minggu, 12 April 2026 - 03:13 WITA

Isu “Gerakan Besar Juni” Bergulir, Tamsil Singgung Peluang Gibran Jadi Presiden

Rabu, 1 April 2026 - 16:37 WITA

Pengamat Sentil Gibran, Tugas Papua Dinilai Lebih Penting dari Ngantor di IKN

Berita Terbaru