Tokoh Militer hingga Eks Menteri Turun Aksi, KPK Didesak Bongkar Bunker Jokowi

Jumat, 3 Oktober 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tangkapan layar video - Ratusan massa dari Gladiator menggelar aksi di depan Gedung KPK, mendesak tangkap dan adili Jokowi serta membongkar bunker, Kamis (2/10/2025).

Tangkapan layar video - Ratusan massa dari Gladiator menggelar aksi di depan Gedung KPK, mendesak tangkap dan adili Jokowi serta membongkar bunker, Kamis (2/10/2025).

Zonafaktualnews.com – Ratusan massa dari Gerakan Lintas Aliansi Adili Koruptor (Gladiator) memadati Gedung Merah Putih KPK, Jalan Kuningan Persada, Jakarta Selatan, Kamis (2/10/2025).

Dalam aksi itu, sejumlah tokoh militer hingga mantan pejabat tinggi negara hadir memberikan dukungan, termasuk mantan Wakil Panglima TNI Jenderal TNI (Purn) Fachrul Razi, mantan Kepala Staf Angkatan Laut Laksamana TNI (Purn) Slamet Soebijanto, dan Irjen (Purn) Napoleon Bonaparte.

BACA JUGA :  Ketua KPU RI Jadi Khatib Bahas Sifat Kebinatangan di Depan Jokowi

Selain itu, mantan Sekretaris Kementerian BUMN Said Didu, mantan Menteri Pemuda dan Olahraga Roy Suryo, serta Direktur Indonesian Resources Studies (IRESS) Marwan Batubara ikut menambah bobot aksi.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Politikus senior PDIP, Beathor Suryadi, menyampaikan ultimatum keras kepada KPK untuk segera membongkar dugaan kasus-kasus korupsi yang menjerat keluarga Presiden ke-7 Joko Widodo.

BACA JUGA :  Jokowi Resmikan Jalur Kereta Api Makassar - Parepare

Beathor menegaskan, jika KPK tidak memproses, pihaknya akan bergerak ke Solo untuk “membongkar bunker” Jokowi, yang menurutnya menyimpan aset senilai Rp198 triliun.

“Kalau KPK diam, wajar bagi kami untuk turun tangan di Solo. Di sana ada bukti besar yang harus diungkap ke publik,” tegas Beathor di hadapan para pendemo.

Aksi ini menegaskan tekanan publik terhadap lembaga antikorupsi agar bertindak transparan, sembari menyoroti keterlibatan tokoh-tokoh militer dan mantan pejabat tinggi sebagai simbol pengawalan terhadap upaya pemberantasan korupsi di tingkat tertinggi.

BACA JUGA :  Isu Penyelewengan Haji, Menag Bungkam Usai Bertemu Jokowi

Editor : Id Amor
Follow Berita Zona Faktual News di TikTok

Berita Terkait

Budiman S Minta Hakim MA Objektif Telisik Fakta Kasasi Sengketa Perdata PN Maros
HMI Gowa Kutuk Tindakan Represif Polrestabes, Demokrasi Bukan Untuk Dibungkam
Jokowi Injak Kepala Kerbau, Pengamat Tafsirkan Simbol Menantang Megawati
Berawal Baku Lirik Berakhir Tatap Polisi, Penganiaya Selebgram Makassar Diciduk
Pengendali Sabu Medan-Makassar Tak Dituntut, Nama Andido Tak Masuk Berkas JPU
Tak Puas Dibui, Kakak Korban Penyekapan Minta Mata Taufik Sontoloyo Dicungkil
14 Kapolres di Sulsel Dikocok Ulang, Gowa, Maros hingga Toraja Ganti Nakhoda
40 Tahun Mengabdi, Guru Ijah Jadi Simbol Kesenjangan dalam Realisasi Anggaran MBG

Berita Terkait

Selasa, 30 Juni 2026 - 14:54 WITA

Budiman S Minta Hakim MA Objektif Telisik Fakta Kasasi Sengketa Perdata PN Maros

Selasa, 30 Juni 2026 - 00:42 WITA

HMI Gowa Kutuk Tindakan Represif Polrestabes, Demokrasi Bukan Untuk Dibungkam

Senin, 29 Juni 2026 - 21:02 WITA

Jokowi Injak Kepala Kerbau, Pengamat Tafsirkan Simbol Menantang Megawati

Senin, 29 Juni 2026 - 12:40 WITA

Berawal Baku Lirik Berakhir Tatap Polisi, Penganiaya Selebgram Makassar Diciduk

Minggu, 28 Juni 2026 - 20:13 WITA

Pengendali Sabu Medan-Makassar Tak Dituntut, Nama Andido Tak Masuk Berkas JPU

Berita Terbaru