Anak Dituduh “Malukka”, Orang Tua Marah, Guru Dianiaya

Sabtu, 11 Februari 2023

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi Guru Dianiaya Orang Tua Murid/Net

Ilustrasi Guru Dianiaya Orang Tua Murid/Net

Zonafaktualnews.com – Guru SD, Maryuni (35) dianiaya oleh orang tua siswa, bernama Tika (28)

Kejadian tersebut terjadi di Desa Barayya, Kecamatan Bontoramba, Kabupaten Jeneponto, Sulawesi Selatan

Pemukulan yang dilakukan Tika warga Bangkengnunu terjadi pada Selasa 7 Februari 2023, sekira pukul 08.00 Wita.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kepada wartawan, Maryuni menceritakan asal mula kejadian itu

Kala itu, Tika menghampiri Maryuni sambil marah-marah. Maryuni yang tak tahu persoalan harus terdiam.

“Tanpa ijin, langsung masuk di sekolah dan marah-marah baru tidak ku tahu apa penyebabnya,” kata Maryuni, Sabtu (11/2/2023)

Pelaku yang sudah naik pitam tersebut langsung menganiaya korban hingga mengalami luka pada bagian wajah dan mengeluarkan darah.

BACA JUGA :  Tolak UU Cipta Kerja, 5 Juta Buruh Akan Demo Besar-besaran

Aksi penganiayaan ini lantas menjadi tontonan para murid. Murid yang melihat gurunya dianiaya itu dibuat histeris sambil melerai pertikaian itu.

“Dia (Tika) tarik jilbab ku lalu menarik rambut hingga mencakar muka ku di depan anak-anak dan langsung berteriak dan menarik kebelakang,” ungkapnya.

Belakangan diketahui, pemicu dari penganiayaan itu rupanya anak dari korban bernama Qalbi

Qalbi menuduh anak pelaku bernama Yara “malukka” alias mencuri mainan dan uang Rp1000 rupiah di dalam kelas

Tak terima dituduh sebagai pencuri, Yara pun mengadukan temannya itu kepada sang ibu.

BACA JUGA :  Gosip Selingkuh Tersebar, Ibu dan Anak di Takalar Dikeroyok Tetangga

“Melaporki Yara ke mamanya nabilangika (dituduh) Qalbi ku curiki uangnya Rp1000 sama mainannya..”

“..Tapi menurut teman-temannya bukan hanya Qalbi saja yang bilang begitu namun semua temannya di kelas,” ucapnya

Karena anaknya dituduh, pelaku pun sempat mendatangi sekolah pada Sabtu (4/2/2023) sekaligus memarahi Qalbi di dalam kelas.

“Ini juga Qalbi, percuma mamamu guru agama, tidak tahu na ajar anaknya”, kata Maryuni menirukan perkataan pelaku.

Setelah dimarahi, salah satu teman Qalbi melapor ke Maryuni jika anaknya dimarahi. Mendengar hal itu, Ia mendatangi Yara.

“Yara, kalau marah mamamu jangan sebut-sebut percuma guru agama. Kalau mau marah-marah mamamu ke Qalbi terserah mau bilang apa yang penting jangan bilang begitu,” ucapnya.

BACA JUGA :  DPRD Sulsel Gerogoti Kantong APBD, Belanja Makan Minum Direkayasa?

Lalu kemudian, Yara kembali melaporkan hal itu kepada ibunya sehingga aksi penganiayaan itu pun terjadi.

Akibat aksi penganiyaan itu, Maryuni melaporkan kejadian itu ke Polres Jeneponto.

Sementara itu, Kepala Unit Tindak Pidana Terpadu (Tipiter) Polres Jeneponto, Aipda Syahrir, membenarkan laporan tersebut.

“Laporan baru saja diambil, berdasarkan LP No.STTLP/78/II/2023/ SPKT/Polres Jeneponto/ Polda Sulawesi Selatan terkait peristiwa pidana penganiyaan UU Nomor 1 Tahun 1946 KUHP Pasal 351”, kata Syahrir

Editor : Isal

Berita Terkait

Kesultanan Gowa Kerahkan 1.000 Pasukan Kepung DPRD pada Aksi 5–6 Agustus 2026
Andi Takdir Jufri Dilantik Jadi Anggota DPRD Luwu Utara, Ini Harapan Husain
Polsek Lepas Tangan, Tambang Liar Jeneberang Diduga Suplai Proyek Jenelata
Tak Terima Dituding Aniaya Staf, Ketua DPRD Bone Bakal Lapor Balik
Ketua DPRD Bone Diduga Lempari Kue hingga Botol Sambal ke Wajah Staf
DPRD Lutra Bongkar Kejanggalan Status Tambang PT Kalla Arebama di Rampi
Komisi I DPRD Luwu Utara Kawal Hak BPJS 912 Anggota BPD hingga Tuntas
Pemkab dan DPRD Lutra Sepakati Laporan Banggar, Program Prioritas Dipercepat

Berita Terkait

Sabtu, 1 Agustus 2026 - 22:32 WITA

Kesultanan Gowa Kerahkan 1.000 Pasukan Kepung DPRD pada Aksi 5–6 Agustus 2026

Jumat, 31 Juli 2026 - 15:36 WITA

Andi Takdir Jufri Dilantik Jadi Anggota DPRD Luwu Utara, Ini Harapan Husain

Selasa, 28 Juli 2026 - 11:35 WITA

Polsek Lepas Tangan, Tambang Liar Jeneberang Diduga Suplai Proyek Jenelata

Sabtu, 25 Juli 2026 - 01:49 WITA

Tak Terima Dituding Aniaya Staf, Ketua DPRD Bone Bakal Lapor Balik

Kamis, 23 Juli 2026 - 08:57 WITA

Ketua DPRD Bone Diduga Lempari Kue hingga Botol Sambal ke Wajah Staf

Berita Terbaru

Visual dibuat dengan AI

Geleng Kepala

Apes Pak Kentut RT Terjebak Sampah Basah

Senin, 3 Agu 2026 - 21:43 WITA