Ajaran Sesat Panji Gumilang Tak Tersentuh Disebut Dibekingi Pak Kumis

Jumat, 23 Juni 2023 - 17:32 WITA

Bagikan artikel ini melalui

Facebook
Twitter
WhatsApp
Telegram
Copy Link

Panji Gumilang maki-maki polisi

Panji Gumilang maki-maki polisi

Zonafaktualnews.com – Pondok Pesantren Al-Zaytun Indramayu Jawa Barat menjadi sorotan publik setelah munculnya berbagai kontroversi.

Sejumlah pihak menduga ada beking (orang dalam) di Al-Zaytun sehingga ponpes yang dibangun tahun 1999 itu tak tersentuh hukum.

Mantan pemimpin Al-Zaytun sekaligus pendiri Yayasan Pesantren Indonesia, Imam Supriyanto mengatakan beking Panji Gumilang itu adalah Pak Kumis.

Sosok yang disebut-sebut sebagai Pak Kumis ternyata menjadi backingan kuat dari Panji Gumilang dan Ponpes Al Zaytun.

Meski kini sudah mendelegasikan pada bawahannya, sosok Pak Kumis masih melindungi Panji Gumilang.

Imam Supriyanto tak mau menyebutkan secara gamblang sosok Pak Kumis yang di maskud.

“Dulu semua orang maklum, sejak Wiranto bisa 100 persen, dan orang-orang umum di elite itu sudah ‘Hei jangan mainin Zaytun loh, itu kan punya Pak Kumis’,” ujar Imam Suprianto.

BACA JUGA :  MUI Tegaskan Subsidi Ongkos Haji dari Investasi Haram

“Itu orang tahu siapa Pak Kumis itu, tapi kan terus beliau sudah mendelegasikan ke yang muda-muda,” tambahnya.

“Kalau enggak tahu Pak Kumis tanyalah, ‘Siapa yang dulu dekat dengan Beliau mbahnya intelijen di Indonesia’, apa saya harus terus terang lagi siapa Pak Kumis itu,” jelasnya.

Sedangkan yang kini dekat dengan Panji Gumilang dan Ponpes Al Zaytun adalah Staf Kepresiden yaitu Jenderal TNI (Purn.) Moeldoko.

Imam Suprianto heran dengan Moeldoko yang hingga sekarang masih melindungi Panji Gumilang dan Ponpes Al Zaytun.

Bahkan, Moeldoko disebut memberikan akses untuk Panji Gumilang mendapatkan bantuan dari pihak yang berwenang.

BACA JUGA :  Terkuak, Transfer Rp 200 Juta ke Rekening Penembak Kantor MUI

“Sekarang yang itu dekat sekali dan punya posisi yang menetukan di pemerintahan ini, yaitu seorang staf kepresidenan Pak Moeldoko,” tutur Imam Suprianto.

“Saya sendiri prihatin, kok kemarin masih membangga-banggakan dan sebagainya, ini Pak Moeldoko bagaimana,” tambahnya.

“Bahkan saya dapat informasi Pak Moeldoko ini membuka akses, ‘Kapan Pak Panji perlu bantuan ke Polres, Polda, Mabes Polri, itu tinggal telepon saja’,” jelasnya.

Menanggapi isu yang beredar, Kepala Staf Kepresiden Moeldoko menegaskan, tidak melindungi Ponpes Al-Zaytun.

“Kalau saya dikatakan membekingi mereka, emangnya gue preman apa! Terus kepentingan saya apa?” kata Moeldoko kepada awak media, Jumat (23/6/2023).

Mantan Panglima TNI ini mengaku justru sering mengingatkan pimpinan Ponpes Al-Zaytun, Panji Gumilang untuk tidak membuat onar.

BACA JUGA :  MUI, NU, dan Muhammadiyah Tolak Rencana Prabowo Evakuasi Warga Gaza ke Indonesia

Moeldoko meminta masyarakat tidak terprovokasi informasi yang sedang berkembang.

Dia mengajak masyarakat menunggu keputusan Majelis Ulama Indonesia (MUI) terkait dugaan Ponpes Al-Zaytun menyebarkan ajaran menyimpang.

“Bila terjadi penyimpangan pada aspek ideologi, mestinya BPIP melakukan langkah-langkah edukatif,

Bahkan kalau mengarah pada tindakan radikalisme, BNPT harus melakukan langkah-langkah dalam domain tugasnya,” ucapnya.

“Justru saya katakan kepada Syeikh Panji G, kalau macem-macem saya akan bertindak duluan,” pungkasnya

Hingga berita ini diturunkan belum ada penjelasan resmi dari Pak Kumis terkait keterlibatannya sebagai beking Panji Gumilang.

 

Editor : Isal

Berita Terkait

Mintarsih Ungkap Ancaman Pembunuhan di Balik Perampasan Saham Blue Bird
Abu Vulkanik Jangkau Empat Provinsi, Warga Diminta Tetap Tenang dan Waspada
Nama Nusron Wahid Terseret Kasus Kuota Haji, Diduga Terima US$400 Ribu?
Grib Jaya Diminta Dibubarkan Tanpa Kompromi, Aksi Hercules Lampaui Polri
Bahar Smith Tantang Grib Jaya Usai Bambang Tewas Dikeroyok: Lawan Saya Saja
Saham Mandiri Terkapar Usai Kepercayaan Publik Hilang Disusul Gunting ATM
Setkab Balas Kritik “Prabowo Bedebah” Pakai Video Massa Menuai Polemik
Guru PPPK Jadi PNS, Kebijakan Juga Berlaku Pengajar TK dan Madrasah Negeri

Berita Terkait

Selasa, 8 September 2026 - 00:35 WITA

Mintarsih Ungkap Ancaman Pembunuhan di Balik Perampasan Saham Blue Bird

Senin, 7 September 2026 - 12:00 WITA

Abu Vulkanik Jangkau Empat Provinsi, Warga Diminta Tetap Tenang dan Waspada

Kamis, 3 September 2026 - 08:19 WITA

Nama Nusron Wahid Terseret Kasus Kuota Haji, Diduga Terima US$400 Ribu?

Minggu, 30 Agustus 2026 - 12:33 WITA

Grib Jaya Diminta Dibubarkan Tanpa Kompromi, Aksi Hercules Lampaui Polri

Minggu, 30 Agustus 2026 - 11:55 WITA

Bahar Smith Tantang Grib Jaya Usai Bambang Tewas Dikeroyok: Lawan Saya Saja

Berita Terbaru