Tokoh Muda Papua Tegaskan KKB Kelompok Teroris

Minggu, 23 April 2023

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) Papua merupakan kelompok teroris.

Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) Papua merupakan kelompok teroris.

Zonafaktualnews.com – Tokoh Muda Papua Ali Kabiay menegaskan bahwa Kelompok Kriminal Bersenjata atau KKB Papua merupakan kelompok teroris.

Pasalnya, ia melihat pola KKB yang selalu merusak fasilitas umum, termasuk membakar sekolah, bandara, dan puskesmas yang dapat dikategorikan dalam aksi-aksi terorisme.

“Untuk itu, narasi-narasi yang dibangun oleh para elite yang sangat mencintai bangsa Indonesia harus menggunakan sebutan Kelompok Teroris Papua,

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Karena mereka sudah tidak lagi bisa dikategorikan KKB,” ujar Ali Kabiay di Jayapura, Kamis (20/4/2023), dikutip dari keterangan tertulis yang diterima di Jakarta (23/4/2023).

BACA JUGA :  Dipengaruhi Tuak, Ayah Durjana Setubuhi 2 Putri Kandung Sendiri

Ia pun merespons kejadian jatuhnya 4 korban dari pihak TNI di Nduga, Papua Pegunungan, saat berupaya membebaskan Pilot Susi Air yang disandera oleh KKB.

“Kami tentu menyampaikan turut berdukacita atas kehilangan prajurit TNI sebanyak 4 orang yang gugur dan merupakan kebanggaan bangsa, serta saya yakin mereka diterima di sisi Tuhan karena mempertaruhkan nyawanya dengan melawan teroris,” katanya.

Ali juga memahami jika dalam pertempuran tentu ada korban jiwa yang jatuh karena sebagai hal lumrah. Namun menurutnya, hal itu tidak akan menyurutkan semangat para aparat dalam berjuang.

BACA JUGA :  Ormas B120 Bubar, Danny Ngaku Galau Kerawanan Meningkat

“Tetapi yang ingin saya sampaikan di sini, TNI dan Polri tidak akan pernah mundur sejengkal pun karena akan terus menjaga kedaulatan NKRI,” tegasnya.

Ditanya soal adanya perbedaan versi jumlah korban baik dari sisi petinggi TNI maupun kelompok pendukung teroris Papua, Ali memastikan pihak TNI tentu punya data kredibel.

“Karena infonya kan ada yang bilang jumlah korban 9, 11 atau sekira 12 orang, padahal yang kita tahu korban ini dari TNI sejauh ini ada 4 orang,

BACA JUGA :  Pria Beristri di Makassar Hamili Gadis 17 Tahun Lalu Dibawa Kabur

Dan saya yakin korban dari Kelompok Separatis Papua pastilah ada, cuman mereka sering saat kena tembak tentu akan menyelamatkan kawan-kawannya yang kena tembak,” jelas Ali.

Ia meyakini bahwa pihak keamanan atau TNI-Polri memiliki strategi-strategi tertentu untuk mengatasi kelompok teroris itu.

 

Editor : Isal

Berita Terkait

Potret Buram Kelalaian Sistemik Pengelola Apparalang Tanpa Standar Keselamatan
Gudang Obat Overload, Dugaan Korupsi Pengadaan RSUD Syekh Yusuf Dilaporkan
Tanah Barembeng di Gowa “Diperkosa” Ritel Ilegal, Ekonomi IKM Jadi Tumbal Proyek
Wali Kota Palopo “Janjimu Tale’e”, Jembatan Pajalesang Belum Juga Diperbaiki
Pilu Tokoh Masyarakat Jeneponto, Tangan Nyaris Putus Tegur Prostitusi Malah Dibui
Ketua DPRD Lutra Sesalkan Insiden Pengeroyokan di Tengah RDP BBM Subsidi
Insiden Pengeroyokan di DPRD Lutra Disesalkan Husain, Pengamanan Dievaluasi
Bau Amis Mark-up Internet di Pemkab Tator Menyengat, Polisi Diminta Usut Tuntas

Berita Terkait

Rabu, 10 Juni 2026 - 02:14 WITA

Potret Buram Kelalaian Sistemik Pengelola Apparalang Tanpa Standar Keselamatan

Sabtu, 6 Juni 2026 - 01:55 WITA

Gudang Obat Overload, Dugaan Korupsi Pengadaan RSUD Syekh Yusuf Dilaporkan

Minggu, 31 Mei 2026 - 00:39 WITA

Tanah Barembeng di Gowa “Diperkosa” Ritel Ilegal, Ekonomi IKM Jadi Tumbal Proyek

Selasa, 26 Mei 2026 - 13:45 WITA

Wali Kota Palopo “Janjimu Tale’e”, Jembatan Pajalesang Belum Juga Diperbaiki

Sabtu, 23 Mei 2026 - 19:02 WITA

Pilu Tokoh Masyarakat Jeneponto, Tangan Nyaris Putus Tegur Prostitusi Malah Dibui

Berita Terbaru