Tiru Yesus Puasa 40 Hari, Pendeta di Mozambik Tewas

Jumat, 17 Februari 2023

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Mendiang Pendeta Francisco Barajah di Mozambik (Foto Istimewa)

Mendiang Pendeta Francisco Barajah di Mozambik (Foto Istimewa)

Zonafaktualnews.com – Seorang pendeta di Mozambik meninggal dunia setelah mencoba berpuasa selama 40 hari, meniru perbuatan Yesus Kristus dalam Alkitab

Francisco Barajah, pendiri Gereja Evangelis Santa Trindade, meninggal dunia di rumah sakit di Kota Beira.

Saat dibawa ke rumah sakit atas desakan dari kerabat dan pengikutnya, dia sudah dalam kondisi kritis.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Setelah 25 hari tidak makan dan minum, ia kehilangan berat badan sampai tidak bisa berdiri. Usianya 39 tahun.

Barajah didiagnosis dengan anemia akut dan masalah dalam organ pencernaannya.

Tenaga medis berupaya memberikannya cairan melalui infus ke dalam tubuhnya, akan tetapi upaya ini sudah terlambat. Barajah meninggal pada Rabu (15/2/2023)

Pendeta Francisco Barajah juga merupakan seorang guru bahasa Prancis di Kota Messica, Provinsi Manica yang berbatasan dengan Zimbabwe.

Jemaat Gereja Santa Trindade mengatakan, berpuasa adalah hal yang biasa dilakukan pendeta dan pengikutnya, tapi tak sampai selama itu.

Saudara sang pendeta, Marques Manuel Barajah mengatakan kerabatnya itu sedang menjalani puasa. Namun, ia membantah diagnosis mengenai kematian saudaranya itu.

“Yang benar adalah saudara saya ini menderita tekanan darah rendah,” katanya.

Seperti dikisahkan dalam Alkitab Injil Matius, Yesus Kristus berpuasa selama 40 hari di padang pasir.

Perbuatan ini kemudian kerap ditiru sejumlah umat Kristen. Namun, sejumlah orang yang melakukannya justru meninggal dunia.

Pada 2015, seorang pria Zimbabwe meninggal setelah 30 hari berpuasa, menurut media setempat.

Pada 2006, ahli forensik di Inggris menemukan seorang perempuan meninggal saat menjalani puasa serupa di London.

Editor : Isal

Berita Terkait

Perang Kembali Membara, Iran Hujani Israel dengan Rudal Pasca Gencatan Senjata
Gempa 7,8 Magnitudo Guncang Filipina, Gunung di Danau Holon Runtuh
Urat Nadi Energi Dunia Kembali Berdenyut, AS-Iran Sepakat Buka Selat Hormuz
Trump Spill Bestie Baru Bareng “Alien”, Netizen : Dunia Ketar-ketir hehehe
AS Tak Berdaya Hadapi Iran, Trump Frustrasi hingga Dipermalukan Dunia
Israel Akan Gelar Festival LGBT Terbesar di Wilayah “Terlaknat” Kaum Luth
Trump Cabut Postingan Mirip Yesus, Klaim Hanya Dokter Sedang Menyembuhkan
Nasib Pilu Bocah Palestina Diduga Diperkosa 10 Tentara Wanita Israel Saat Ditahan

Berita Terkait

Selasa, 9 Juni 2026 - 04:15 WITA

Perang Kembali Membara, Iran Hujani Israel dengan Rudal Pasca Gencatan Senjata

Selasa, 9 Juni 2026 - 03:44 WITA

Gempa 7,8 Magnitudo Guncang Filipina, Gunung di Danau Holon Runtuh

Selasa, 26 Mei 2026 - 02:32 WITA

Urat Nadi Energi Dunia Kembali Berdenyut, AS-Iran Sepakat Buka Selat Hormuz

Selasa, 19 Mei 2026 - 14:15 WITA

Trump Spill Bestie Baru Bareng “Alien”, Netizen : Dunia Ketar-ketir hehehe

Minggu, 3 Mei 2026 - 01:49 WITA

AS Tak Berdaya Hadapi Iran, Trump Frustrasi hingga Dipermalukan Dunia

Berita Terbaru