Sulsel Jadi Lahan Bisnis Ilegal Menggiurkan, Para Pelaku Bebas Transaksi

Rabu, 26 Juli 2023 - 14:56 WITA

Bagikan artikel ini melalui

Facebook
Twitter
WhatsApp
Telegram
Copy Link

Sulsel Jadi Lahan Bisnis Ilegal Menggiurkan, Para Pelaku Bebas Transaksi

Ilustrasi Mafia

Zonafaktualnews.com – Sulawesi Selatan menjadi lahan bisnis ilegal menggiurkan, para pelaku bebas transaksi tanpa tersentuh hukum.

Konon sejumlah kasus bisnis ilegal yang dilaporkan selalu kandas dan berujung “86”, sehingga bisnis ilegal di Sulsel terus semakin eksis.

Bayangkan saja, kasus bisnis ilegal seperti kosmetik racikan, rokok tanpa pita cukai, tambang liar, hingga solar bersubsidi

Kasus semacam tersebut selalu berujung bias, bukan semakin berkurangnya para pelaku, justru semakin bertambahnya para “pemain”

Berdasarkan sumber data Gerakan Rakyat Bersatu (GRB), para pelaku bisnis ilegal tersebut “berjaya” dan “hebat” lantaran dibekingi sejumlah algojo di belakangnya.

Tak ayal, jika para “pemain” bisnis ilegal di Makassar dan Sulawesi Selatan bertambah subur dan gendut.

BACA JUGA :  Owner Kosmetik RD Viral Akui Akrab dengan Oknum Kepolisian

“Salah satu contoh kasus kosmetik racikan bertebaran di media sosial, pernah dengar para owner kosmetik ditangkap? Tentu tidak ada. Laporan tersebut berujung apa?,” ujar Ketua Umum GRB Risdianto dengan merasa heran atas penanganan kasus bisnis ilegal baik di Makassar atau pun Sulsel yang tak bisa dituntaskan, Rabu (25/7/2023)

Selanjutnya, kasus tambang liar misalnya, kata Risdianto penangannya memang terlihat, sejumlah mobil excavator disegel, lahan ditertibkan, namun sebulan berlalu mereka buka kembali

“Tambang ilegal semakin menjamur, berkurang atau bertambah?” tanyanya

BACA JUGA :  dr. Oky Tanggapi Desakan Tangkap Bos Skincare Bermerkuri di Makassar

Risdianto juga menyinggung soal kasus solar ilegal, penangannya kelihatan, para pelaku ditangkap namun hanya saja kasus solar ilegal tersebut semakin terus bertambah.

“Solar subsidi ilegal para pelaku bertambah atau berkurang?” kata Risdianto

Selain itu, kata Risdianto, peredaran rokok ilegal di Makassar semakin menjamur hingga ke Kabupaten.

Sejumlah laporan beserta barang bukti yang disodorkan di Polda Sulsel status hukumnya hanyalah alibi

“Seperti barang bukti rokok ilegal Joss Mild sudah kami serahkan, pelakunya belum ditangkap.” ujar Risdianto

Dengan demikian, Risdianto menyayangkan atas kinerja pihak-pihak tertentu dalam penanganan kasus-kasus tersebut yang terbilang lamban dan terkesan tidak mampu menanganinya

BACA JUGA :  Polisi Obrak-abrik 14 Tambang Ilegal di Enrekang

“Ternyata asyik bisnis ilegal di Makassar, sebab pelaku bila dilaporkan tidak akan diproses,” sindir Risdianto

Meski begitu, Risdianto akan tetap mengawal perkembangan kasus rokok ilegal, kasus kosmetik, solar dan tambang

“Pelaku kejahatan tidak bisa dibiarkan merajalela, terlebih lagi dijadikan ‘ATM’ berjalan atau ‘sapi perah’,” ungkapnya

Dengan begitu prestasi apa yang bisa dibanggakan, bila sejumlah laporan masyarakat ada ratusan yang mangkrak dan tidak diproses?

 

 

(Id Amor)

Berita Terkait

Perang Kelompok Rajawali vs Kokolojia di Makassar Pecah, 1 Pemuda Tewas
Perang Kelompok di Ablam Makassar Telan Korban, Pria Cari Cucu Malah Tewas
Sengkarut Tim Pemenangan DPR RI Berujung Sidang, Istri Eks Ketua Tim Didakwa
Kabut Asap Karhutla “Serang” Makassar, Racun PM2.5 Ancam Kesehatan Warga
Riyadh Membara Diserang Houthi, 53 Jemaah Umrah Makassar Gagal Berangkat
DPO Tewas Usai Ditangkap, LKBHMI Desak Kapolri Uji Rantai Komando Polda Sulsel
APAK dan GRH Desak Kejari Periksa Ketua KONI Makassar Terkait Hibah
DPO Bantaeng Tewas Ditembak, Dirnarkoba Polda Sulsel Diminta Dicopot