Antre Solar 7 Jam Diserobot, Sopir Truk di Makassar Nekat Tikam Rekan Seprofesi

Senin, 20 Juli 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sopir truk bernama Aswandi (30) terbaring lemah di ranjang perawatan Rumah Sakit Wahidin Sudirohusodo, Makassar, setelah mendapatkan penanganan medis akibat luka tikam di bagian dada yang diterimanya di SPBU Cokro, Minggu (20/7/2026). (Foto : Ist)

Sopir truk bernama Aswandi (30) terbaring lemah di ranjang perawatan Rumah Sakit Wahidin Sudirohusodo, Makassar, setelah mendapatkan penanganan medis akibat luka tikam di bagian dada yang diterimanya di SPBU Cokro, Minggu (20/7/2026). (Foto : Ist)

Ringkasan

Seorang sopir truk di Makassar menikam rekan seprofesinya di SPBU Cokro, Tamalanrea, setelah antre solar selama sekitar tujuh jam diserobot. Percekcokan dipicu saat korban memotong jalur truk pelaku dan melontarkan kata-kata kasar.

Korban mengalami luka tikam di dada kanan bawah dan dibawa ke rumah sakit. Pelaku diamankan polisi bersama barang bukti untuk diproses hukum.

Zonafaktualnews.com – Menunggu berjam-jam di SPBU berujung petaka berdarah. Hendra (31), seorang sopir truk, nekat menghunus badik dan menikam rekan seprofesinya, Aswandi (30).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Emosi pelaku memuncak setelah antrean solar yang ditunggunya selama tujuh jam mendadak diserobot korban.

Peristiwa berdarah ini terjadi di SPBU Cokro, Jalan Perintis Kemerdekaan, Kecamatan Tamalanrea, Makassar, Minggu (20/7/2026).

“Pelaku sementara antre BBM jenis solar di SPBU Jalan Perintis Kemerdekaan depan Kampus Cokroaminoto Makassar sejak pukul 02.30 Wita,” ujar Kapolsek Tamalanrea Kompol Mustari Alam kepada wartawan.

BACA JUGA :  Selisih Paham Soal Pacar, Pemuda di Makassar Aniaya Tiga Orang Sekeluarga

Nahasnya, Hendra tidak datang sendirian. Ia terpaksa membawa serta istri dan anaknya di dalam kabin truk selama berjam-jam menunggu giliran.

Setelah penantian panjang hingga pukul 09.44 Wita, petaka itu datang. Korban tiba-tiba memotong jalur tempat seharusnya truk pelaku bersandar.

“Tiba-tiba datang korban dari arah depan menempati tempat yang seharusnya ditempati oleh pelaku dengan alasan akan mengisi solar dex, sehingga pelaku meminta korban memindahkan mobilnya,” tuturnya.

Situasi kian memanas ketika korban justru memajukan kendaraannya ke jalur truk besar. Cekcok mulut tak terhindarkan usai korban melontarkan kata-kata kasar.

BACA JUGA :  64 Siswa Lulus 100 Persen, SDN Borong Makassar Gelar Perpisahan Penuh Makna

“Korban tidak terima, kemudian berkata kasar, sehingga pelaku tersulut emosi dan langsung mencabut sebilah badik,” beber Mustari.

Tanpa ampun, tikaman maut dilayangkan ke tubuh korban. Meski sempat menangkis, sabetan senjata tajam tetap telak menghujam sasaran.

“Satu kali (tikaman) mengenai pada bagian dada sebelah kanan bawah korban, serta satu kalinya sempat di tangkis oleh korban,” imbuh Mustari.

Petugas SPBU sempat terkecoh dengan gelagat pelaku. Mereka mengira keduanya sedang bercanda karena sempat terlihat saling merangkul sebelum penikaman terjadi.

“Jadi temanku dia kira teman bercanda. Ternyata dia (pelaku) peluk itu ada badik dipegang di situ. Jadi tidak ada yang tahu, aku di sini sambil mengisi angin,” jelas salah satu petugas SPBU Cokro, Arjun, kepada detikSulsel.

Panik melihat korban tersungkur, pelaku sempat berupaya kabur menggunakan truknya. Seorang petugas sempat berniat melempar batu, namun urung karena melihat ada anak dan istri di dalam mobil.

BACA JUGA :  Disekap 5 Hari, Gadis 15 Tahun di Makassar Digilir Pacar Bersama 4 Temannya

“Awalnya sempat mau lempar, tapi lihat ada istrinya sama anaknya (pelaku) ada di dalam. Jadi dia (petugas SPBU) lempar di bagian depan. Lempar untuk berhenti karena pelaku mau kabur,” bebernya.

Korban yang bersimbah darah sempat terduduk lemas sambil merekam situasi sekitar sebelum akhirnya dilarikan sekuriti ke rumah sakit.

“Pada saat ditikam langsung itu dia duduk, iya korban. Tapi masih sempat video mobilnya, tidak tahu mungkin kasih laporan atau apa. Sekuriti yang langsung larikan di rumah sakit,” jelas Arjun.

Kini, aparat kepolisian bergerak cepat mengamankan pelaku beserta barang bukti. Proses hukum langsung berjalan di tingkat polsek.

“Korban dibawa ke Rumah Sakit Wahidin Sudirohusodo untuk menjalani perawatan medis. Pelaku sementara diamankan di Polsek Tamalanrea untuk diproses sesuai hukum yang berlaku,” pungkas Kanit Reskrim Polsek Tamalanrea Iptu Ismail.

Editor : Id Amor
Follow Berita Zona Faktual News di TikTok

Berita Terkait

Bandit Tua di Makassar Disikat 3 LP Kasus Cabul Usai Laporan Awal Dicabut
Eks Wakapolri Oegroseno Marah Sebut Tindakan Kortastipidkor Sarat Kriminalisasi
Pamer Duit Segepok Diduga Hasil HB Ilegal, Owner Dhi Lana Belum Terciduk
Gagal Nolongin Janda ala Dracin, Dg Makulle Malah Bonyok
Biadab! Ngaku Sering Ditolak Istri, Ayah di Kendari Jadikan Anak Budak Seks
Warga Bentrok dengan Geng Motor di Makassar, Satu Motor Ludes Dibakar
Niat Mengocok Janda, Duda Sangkalaroa Malah Dikocok Montir Las
Ada Pembalikan Proses Hukum, Pengacara dr Tifa Sebut Jokowi Pantas Jadi Terdakwa

Berita Terkait

Senin, 20 Juli 2026 - 14:53 WITA

Antre Solar 7 Jam Diserobot, Sopir Truk di Makassar Nekat Tikam Rekan Seprofesi

Minggu, 19 Juli 2026 - 18:47 WITA

Bandit Tua di Makassar Disikat 3 LP Kasus Cabul Usai Laporan Awal Dicabut

Minggu, 19 Juli 2026 - 17:01 WITA

Eks Wakapolri Oegroseno Marah Sebut Tindakan Kortastipidkor Sarat Kriminalisasi

Minggu, 19 Juli 2026 - 02:38 WITA

Pamer Duit Segepok Diduga Hasil HB Ilegal, Owner Dhi Lana Belum Terciduk

Sabtu, 18 Juli 2026 - 17:28 WITA

Gagal Nolongin Janda ala Dracin, Dg Makulle Malah Bonyok

Berita Terbaru

Visual dibuat dengan AI

Geleng Kepala

Gagal Nolongin Janda ala Dracin, Dg Makulle Malah Bonyok

Sabtu, 18 Jul 2026 - 17:28 WITA