Setahun Pasca Serangan Gaza, Hizbullah Lancarkan Rudal ke Israel

Senin, 7 Oktober 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Haifa, kota terbesar ketiga di Israel, menjadi sasaran serangan rudal oleh kelompok militan Hizbullah (Ist)

Haifa, kota terbesar ketiga di Israel, menjadi sasaran serangan rudal oleh kelompok militan Hizbullah (Ist)

Zonafaktualnews.com – Haifa, kota terbesar ketiga di Israel, menjadi sasaran serangan rudal oleh kelompok militan Hizbullah pada 7 Oktober 2024, tepat setahun setelah perang Gaza dan operasi Badai Al Aqsa dimulai.

Dalam pernyataan resminya, Hizbullah mengklaim berhasil menembakkan rentetan rudal Fadi 1 yang menghantam pangkalan militer di selatan Haifa.

“Rentetan rudal Fadi 1 ditembakkan ke selatan Haifa, dua di antaranya mengenai kota itu,” kata Hizbullah, seperti dilaporkan Reuters. Senin (7/10/2024)

Militer Israel mengonfirmasi serangan tersebut, menyatakan bahwa beberapa bangunan di Haifa mengalami kerusakan dan 10 orang dilaporkan terluka akibat ledakan rudal.

Serangan ini terjadi saat Israel memperingati setahun serangan Hamas pada 7 Oktober 2023, yang memicu konflik besar-besaran di Jalur Gaza dan memanasnya ketegangan di wilayah Lebanon antara Israel dan Hizbullah.

BACA JUGA :  Israel Serang Balik Iran dengan Drone

Presiden Israel Isaac Herzog dijadwalkan menghadiri peringatan di Sderot, kota yang mengalami dampak parah dalam konflik setahun lalu, yang menyebabkan 1.205 korban tewas, sebagian besar di antaranya adalah warga sipil.

Unjuk rasa serta peringatan lainnya diadakan di berbagai tempat, termasuk Kibbutz Re’im, lokasi tragedi festival musik Nova, di mana lebih dari 370 orang menjadi korban dalam serangan Hamas.

BACA JUGA :  Video : Detik-detik Al-Qassam Hancurkan Tank Israel

Seiring dengan peringatan tragedi tersebut, keluarga dari para sandera yang diculik setahun lalu terus berjuang menuntut pembebasan orang-orang tercinta mereka.

Dari 251 orang yang ditawan, 97 masih dalam tahanan, sementara 33 orang dipastikan telah tewas.

 

Editor : Id Amor
Follow Berita Zona Faktual News di Google News

Berita Terkait

Israel Akan Gelar Festival LGBT Terbesar di Wilayah “Terlaknat” Kaum Luth
Trump Cabut Postingan Mirip Yesus, Klaim Hanya Dokter Sedang Menyembuhkan
Nasib Pilu Bocah Palestina Diduga Diperkosa 10 Tentara Wanita Israel Saat Ditahan
Efek Domino Konflik Iran, Publik AS Ramai-ramai Dorong Pemakzulan Trump
AS dan Iran Deal Gencatan Senjata, Netanyahu Ngotot Perang Tetap Dilanjutkan
3 Prajurit TNI Gugur di Misi UNIFIL, Rusia Tuduh AS-Israel Biang Kerok Konflik Lebanon
Menyeramkan! Langit di Australia Barat Tiba-tiba Memerah Seperti Darah
Donald Trump Murka, Sebut NATO “Macan Kertas” di Tengah Perang Iran

Berita Terkait

Kamis, 23 April 2026 - 16:48 WITA

Israel Akan Gelar Festival LGBT Terbesar di Wilayah “Terlaknat” Kaum Luth

Rabu, 15 April 2026 - 08:44 WITA

Trump Cabut Postingan Mirip Yesus, Klaim Hanya Dokter Sedang Menyembuhkan

Sabtu, 11 April 2026 - 01:43 WITA

Nasib Pilu Bocah Palestina Diduga Diperkosa 10 Tentara Wanita Israel Saat Ditahan

Jumat, 10 April 2026 - 11:01 WITA

Efek Domino Konflik Iran, Publik AS Ramai-ramai Dorong Pemakzulan Trump

Kamis, 9 April 2026 - 10:47 WITA

AS dan Iran Deal Gencatan Senjata, Netanyahu Ngotot Perang Tetap Dilanjutkan

Berita Terbaru