Turki Geram! Erdogan Ancam Israel Bayar Mahal Jika Gaza Kembali Berdarah

Sabtu, 11 Oktober 2025 - 13:18 WITA

Bagikan artikel ini melalui

Facebook
Twitter
WhatsApp
Telegram
Copy Link

Turki Geram! Erdogan Ancam Israel Bayar Mahal Jika Gaza Kembali Berdarah

Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan (Ist)

Zonafaktualnews.com – Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan melontarkan peringatan keras kepada Israel menyusul kesepakatan gencatan senjata terbaru di Gaza.

Erdogan menegaskan, jika kekejaman dan genosida terhadap warga Palestina terulang, maka Israel akan menanggung konsekuensi yang sangat berat.

“Dunia telah cukup menyaksikan penderitaan Gaza. Jika darah kembali tumpah, Israel akan membayar dengan harga yang sangat mahal,” tegas Erdogan dalam pidato resminya di Ankara, Sabtu (11/10/2025), dikutip dari Anadolu.

Pernyataan tegas Erdogan itu muncul setelah Israel dan Hamas menyetujui gencatan senjata yang menjadi tahap awal dari rencana perdamaian usulan Presiden Amerika Serikat, Donald Trump.

BACA JUGA :  Tak Hanya Wilayah, Israel Klaim Air Hujan Miliknya, Warga Palestina Dilarang Ambil

Rencana tersebut mencakup penghentian serangan, pertukaran sandera dan tahanan, penarikan pasukan Israel, serta pengiriman bantuan kemanusiaan ke Gaza.

Turki, kata Erdogan, akan mengambil peran aktif untuk memastikan kesepakatan itu benar-benar dijalankan di lapangan. Ia menilai, langkah menuju perdamaian ini tak boleh diganggu oleh pihak mana pun.

“Yang terpenting sekarang adalah memastikan perjanjian itu dijalankan sepenuhnya tanpa sabotase,” ujarnya.

Menurutnya, Gaza telah terlalu lama hidup dalam bayang-bayang kehancuran dan air mata. Setiap hari, dunia menyaksikan anak-anak, perempuan, dan warga sipil menjadi korban kekerasan yang tiada henti.

BACA JUGA :  Turki Klaim Bunuh Pemimpin ISIS di Suriah

“Sudah saatnya perdamaian diberi kesempatan. Pintu menuju kedamaian abadi di Gaza telah terbuka,” tambahnya.

Sementara itu, Utusan Khusus AS untuk Timur Tengah, Steve Witkoff, mengumumkan tenggat waktu 72 jam bagi Hamas untuk membebaskan para sandera Israel setelah gencatan senjata mulai berlaku Jumat (10/10/2025) siang waktu setempat.

Komando Pusat (CENTCOM) AS mengonfirmasi bahwa Israel telah menarik pasukannya dari wilayah yang disepakati dalam tahap pertama perjanjian.

Sebagai gantinya, Hamas akan membebaskan 20 sandera hidup dan 28 jenazah warga Israel secara bertahap.

BACA JUGA :  Facebook Sakit Hati, Postingan Soal Surat Sandera Israel ke Hamas Dihapus

Sebagai bagian dari kesepakatan, Israel juga diwajibkan membebaskan lebih dari 1.900 tahanan Palestina, termasuk 250 orang yang sebelumnya dijatuhi hukuman seumur hidup.

Langkah ini, menurut Erdogan, adalah peluang bersejarah untuk mengakhiri lingkaran kekerasan di Gaza.

“Kita harus menjaga momentum ini. Perdamaian harus menjadi warisan bagi generasi berikutnya,” pungkasnya.

Editor : Id Amor
Follow Berita Zona Faktual News di TikTok

Berita Terkait

Terjerat Utang Misterius PNM Mekaar, Warga Takalar Ngaku Dirugikan
Owner Asaf Skincare Diciduk Polisi, Korban Desak Proses Hukum Dipercepat
Dua Kali Gagal P-21, H. Suradi Desak Kejati Sulsel Sikat Mafia Rincik Siluman
Tawuran Pecah di Kandea III Makassar, Rafli Tewas Diduga Kena Tembakan
Janji Nikah Ternyata Prank, Gadis 14 Tahun di Gowa Diperkosa Pemuda 3 Kali
Dulu Minimarket Gowa Dihajar Tak Goyang, Terjawab Usai Bupati Tersangka PBG
Wawan Nur Rewa Ungkap Modus “Pakappala’ Tallang” Bos Kosmetik AHA
Beda Penampakan Fasilitas Lapas Cibinong saat Sidak Ombudsman dan Menteri

Berita Terkait

Selasa, 29 September 2026 - 03:52 WITA

Terjerat Utang Misterius PNM Mekaar, Warga Takalar Ngaku Dirugikan

Senin, 28 September 2026 - 21:54 WITA

Owner Asaf Skincare Diciduk Polisi, Korban Desak Proses Hukum Dipercepat

Senin, 28 September 2026 - 14:53 WITA

Dua Kali Gagal P-21, H. Suradi Desak Kejati Sulsel Sikat Mafia Rincik Siluman

Senin, 28 September 2026 - 02:24 WITA

Tawuran Pecah di Kandea III Makassar, Rafli Tewas Diduga Kena Tembakan

Minggu, 27 September 2026 - 15:15 WITA

Janji Nikah Ternyata Prank, Gadis 14 Tahun di Gowa Diperkosa Pemuda 3 Kali

Berita Terbaru