SEKAT-RI: Kanit Reskrim Mamajang Membangun Pencitraan, Hindari Wartawan

Jumat, 23 Agustus 2024 - 01:36 WITA

Bagikan artikel ini melalui

Facebook
Twitter
WhatsApp
Telegram
Copy Link

SEKAT-RI: Kanit Reskrim Mamajang Membangun Pencitraan, Hindari Wartawan

Kanit Reskrim Polsek Mamajang, Iptu Latif saat melakukan pertemuan dengan beberapa wartawan (Ist)

Zonafaktualnews.com – Ketua Umum Serikat Wartawan Media Online Republik Indonesia (SEKAT-RI), Ibhe Ananda, mengungkapkan kekecewaannya terhadap tindakan Kanit Reskrim Polsek Mamajang.

Ibhe menilai Kanit Reskrim Polsek Mamajang, Iptu Latif, dianggap lebih memilih membangun pencitraan dibandingkan menjalin komunikasi yang baik dengan media.

Kritik ini muncul setelah Iptu Latif diduga sengaja mengundang beberapa media untuk coffee break dalam upaya menciptakan citra positif, sementara ia sebelumnya kerap menghindari wartawan yang mencoba melakukan konfirmasi terkait isu-isu hukum di wilayahnya.

Ibhe menyoroti ketidakselarasan antara tindakan Iptu Latif yang bersikap ramah terhadap sejumlah media tertentu, namun di sisi lain justru mengabaikan media lain yang mencoba meminta klarifikasi.

BACA JUGA :  SEKAT-RI dan LPRI Hadiri Halalbihalal BPPP di Kafe Ombak

“Apa yang dilakukan Iptu Latif seolah-olah hanya untuk menggiring opini publik dan menutupi sikap aslinya yang tidak kooperatif dengan media. Ini mencerminkan adanya upaya pencitraan semata,” ungkap Ibhe dalam pernyataannya, Jumat (23/8/2024)

Lebih lanjut, Ibhe mengungkapkan kekhawatirannya bahwa tindakan Iptu Latif bisa memicu perpecahan di antara media.

Ia menilai, dengan mengundang hanya sebagian media, ada potensi provokasi dan adu domba antar sesama wartawan.

“Bahaya kalau aparat penegak hukum bertindak seperti ini. Apalagi, jika seorang Kanit Reskrim mencoba mengadu domba antar media. Ini tidak bisa dibiarkan,” tegas Ibhe.

BACA JUGA :  SEKAT-RI Kecam Kapolda Sulsel yang Semprot Wartawan Soal Dugaan Pungli

Selain itu, Ibhe juga mempertanyakan kekuasaan yang dimiliki oleh Iptu Latif di Polsek Mamajang.

Menurutnya, beberapa petinggi Polri sudah mencoba menasehati Iptu Latif untuk menjaga komunikasi yang baik dengan wartawan, namun hal itu tidak diindahkan.

“Saya mulai berpikir, mungkin saja dia memiliki dukungan kuat dari atasan, karena terlihat sulit untuk menasehatinya,” sindir Ibhe.

Di sisi lain, salah satu wartawan yang diundang oleh Iptu Latif untuk coffee break mengaku bingung dengan undangan tersebut, terutama karena sebelumnya Kanit Reskrim tersebut sedang menjadi sorotan di salah satu media online.

“Saya heran, tiba-tiba ada undangan coffee break. Katanya untuk menjalin sinergitas dan silaturahmi, tapi pertemuan ini sangat mendadak,” ujar wartawan tersebut.

BACA JUGA :  Wartawan Bongkar Borok Oknum Polisi, Kapolda Sulsel Murka

Dengan berbagai kritik yang dilontarkan, SEKAT-RI berharap agar Iptu Latif dapat lebih bijaksana dalam menjalin hubungan dengan media dan tidak hanya fokus pada pencitraan semata.

“Kami mengingatkan agar aparat penegak hukum seperti Iptu Latif dapat bekerja dengan transparan dan terbuka, bukan hanya dengan media yang dianggap menguntungkan,” kata Ibhe mengakhiri

 

(Id Amor)
Follow Berita Zona Faktual News di Google News

Berita Terkait

Bisnis Tambang Ilegal di Bontonompo Gowa Berjalan Mulus, Siapa yang Beri Restu?
Proyek Jalan Rp46 M di Lutra Diduga Pakai Material Ilegal, PPK-DPRD Masa Bodoh
Kontraktor Siluman di Swakelola Sekolah Parepare Terendus, KPK Diminta Usut
VinFast Diduga Penipu Ulung, Jual Unit Tanpa Baterai, Gowa-Maros Dikadalin
Jual Janji Palsu, Oknum Kades Rangkap Bos PT Mustika DBL Diduga Tipu Warga
2 Pelangsir Disikat, Operator-SPBU ‘Dilindungi’, Polres Parepare Tebang Pilih?
Tower 2 RS HAH Dibangun Rp6 Miliar, Benarkah Masih Pakai AMDAL Lama?
Aturan Pemprov Sulsel-Pertamina Diinjak-injak, Sopir Truk Tetap Isi BBM Siang