SDN 271 Palimbongan Pinrang Disegel Buntut Tak Bayar Gaji Tukang

Rabu, 28 Juni 2023

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

3 Tahun SD Negeri 271 Palimbongan, Pinrang, Sulsel disegel (Foto Istimewa)

3 Tahun SD Negeri 271 Palimbongan, Pinrang, Sulsel disegel (Foto Istimewa)

Zonafaktualnews.com – Sudah 3 tahun SD Negeri 271 Palimbongan, Kabupaten Pinrang, Sulawesi Selatan disegel.

Penyegelan dilakukan oleh tukang atau kuli bangunan lantaran kontraktor tidak bisa membayar upah para kuli.

Kabid Dikdas Dikbud Pinrang Muhtar yang dikonfirmasi awak media Rabu (28/6/2023),
membenarkan penyegelan tersebut.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Muhtar mengatakan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dikbud) Pinrang tengah mencari solusi untuk menyelesaikan masalah ini.

“Sudah tiga tahun disegel, semenjak selesai dibangun tidak ditempati karena tukang yang menyegel sekolah itu,” kata Muhtar

BACA JUGA :  Johnny G Plate Ditahan, Nasdem: Petugas Partai Main Tangkap

Kuli bangunan melakukan penyegelan sekolah itu setelah pihak kontraktor tidak membayar upah mereka.

Muhtar memperkirakan upah para kuli yang tidak terbayarkan sebesar Rp 70 juta.

“Sebesar Rp 70 juta upah tukang yang tidak dibayarkan. Sementara sekolah itu dibangun dengan memakai anggaran dari Kementerian PUPR. Jadi tukang yang juga warga di situ melakukan penyegelan,” terangnya

Kasus tersebut baru diketahui pada Januari 2023 lalu. Setelah mendengar ada masalah penyegelan tersebut, Muhtar pun ke lokasi ditemani pemerintah Kecamatan Lembang untuk dilakukan mediasi.

BACA JUGA :  FIFA Beri "Kartu Kuning" untuk Indonesia

Pemerintah bersama pihak sekolah sepakat akan membantu tukang dalam menyelesaikan pembayaran upah mereka dari kontraktor.

Para pekerja pun telah menyetujui dan memberikan batas waktu untuk proses pembayaran tersebut.

“Kita sudah dapat solusi tapi kami tidak bisa sampaikan detailnya karena ini masih dalam proses. Yang jelas kami ingin agar sekolah terpakai dan siswa belajar di gedung sekolah itu,” kata dia

Muhtar pun menyesalkan perlakuan pihak kontraktor yang tidak memiliki itikad baik untuk menyelesaikan masalah gaji para pekerja bangunan sekolah itu.

BACA JUGA :  Fakta-fakta Kematian Putri Pj Gubernur Papua Pegunungan

Padahal kata Muhtar tukang telah menyelesaikan tugasnya. Sementara kontraktor tersebut yang punya masalah itu.

“Kontraktor yang punya masalah. Orangnya tidak ada di Pinrang, dia ada di Kendari dan katanya sudah tidak uangnya” katanya

“Dan kalau saya lihat sudah tidak ada itikad baik menyelesaikan,” ungkapnya mengakhiri

 

Editor : Isal
Follow Berita Zona Faktual News di Google News

Berita Terkait

Tak Terima Dituding Aniaya Staf, Ketua DPRD Bone Bakal Lapor Balik
Ketua DPRD Bone Diduga Lempari Kue hingga Botol Sambal ke Wajah Staf
Usai Kadis Perkimtan Dibui, Bos Kadin Gowa Diperiksa dalam Kasus Rp1,8 Miliar
Bentang Alam Karst di Maros Dieksploitasi Liar, Siapa Beri Hambali “Surga” Pengerukan?
Utang Gowa Rp185 M Menguap? Kompak Desak Usut Tuntas Warisan Adnan-Husniah
Nasabah Gowa Kecewa, Perpanjang Gadai di Pegadaian “Diteror” Aturan Bayar Pokok
Potret Buram Kelalaian Sistemik Pengelola Apparalang Tanpa Standar Keselamatan
Gudang Obat Overload, Dugaan Korupsi Pengadaan RSUD Syekh Yusuf Dilaporkan

Berita Terkait

Sabtu, 25 Juli 2026 - 01:49 WITA

Tak Terima Dituding Aniaya Staf, Ketua DPRD Bone Bakal Lapor Balik

Kamis, 23 Juli 2026 - 08:57 WITA

Ketua DPRD Bone Diduga Lempari Kue hingga Botol Sambal ke Wajah Staf

Kamis, 25 Juni 2026 - 18:06 WITA

Usai Kadis Perkimtan Dibui, Bos Kadin Gowa Diperiksa dalam Kasus Rp1,8 Miliar

Selasa, 23 Juni 2026 - 12:26 WITA

Bentang Alam Karst di Maros Dieksploitasi Liar, Siapa Beri Hambali “Surga” Pengerukan?

Minggu, 21 Juni 2026 - 00:33 WITA

Utang Gowa Rp185 M Menguap? Kompak Desak Usut Tuntas Warisan Adnan-Husniah

Berita Terbaru