Rizal Ramli Sebut Jokowi Gagal : Tampang Merakyat, Hati Oligarki

Jumat, 18 Agustus 2023

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto Kolase Jokowi dan Rizal Ramli

Foto Kolase Jokowi dan Rizal Ramli

Zonafaktualnews.com – Ekonom Senior Dr Rizal Ramli menilai Jokowi gagal selama 9 tahun memimpin Indonesia.

Ia juga menyebut bahwa tampang Jokowi saja yang merakyat namun hatinya itu oligarki

“Jokowi mukanya aja yang merakyat, tampangnya merakyat, hatinya itu oligarki,” kata Rizal

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Hingga saat ini kata Rizal Ramli tercatat 40 persen rakyat Indonesia masih berada di bawah garis kemiskinan.

Hal itu disampaikan oleh Rizal Ramli dalam sebuah jumpa pers virtual bertajuk “Rakyat Mendukung Petisi 100: Makzulkan Presiden Jokowi Segera!” Jumat (18/8/2023).

BACA JUGA :  Tepis Fitnah, Jokowi Bawa Salinan Ijazah ke Polda Metro Jaya

“Tugas negara untuk mensejahterakan rakyat tidak dijalankan oleh Jokowi selama 9 tahun.

Faktanya apa 40 persen rakyat kita masuk kategori miskin,” kata Rizal Ramli.

Menko Perekonomian era Presiden Gus Dur itu mengatakan bahwa pengurangan kemiskinan selama 9 tahun Jokowi paling lambat dalam sejarah pemerintahan di Indonesia.

“Kebutuhan dasar makin mahal, pendidikan makin mahal, sehingga saya pernah katakan Pak Jokowi ini tampangnya aja merakyat selfie sama petani puluhan kali,

Tapi kebijakannya bikin petani di Indonesia semakin miskin dengan memotong menghapuskan subsidi pupuk dan terus-menerus mengimpor produk pangan,” ujarnya

Kegagalan Jokowi selama 9 tahun mensejahterakan rakyat Indonesia kata Rizal akibat ditengarai orientasi pembangunan yang dilakukan hanya sekadar project oriented.

BACA JUGA :  Pecah Kongsi, Sekjen PDIP Hasto dan Jokowi Saling Ungkap Borok

“Karena dia (Jokowi) sibuk proyek, dan pegawai-pegawainya stafnya pejabatnya  dapat uang dari proyek,

Sehingga pendekatan pembangunan yang meroyek.

Dan seperti diketahui lebih dari 30 persen dikorup dalam sistem yang project oriented tersebut,” bebernya.

Dalam pers virtual tersebut, turut hadir aktivis Petisi 100 Marwan Batubara, mantan Ketua MPR RI Amien Rais

BACA JUGA :  Amran Sulaiman Kembali Duduki Tahta Menteri Pertanian

Kemudian dosen UNJ sekaligus pentolan aktivis FKSMJ 1998 Ubedillah Badrun, aktivis ketenagakerjaan Mirah Sumirat, Habib Muchsin Al-Attas, dan aktivis FKN Abdullah Hehamahua.

 

 

Editor : Id Amor

Berita Terkait

Prabowo Didesak Minta Maaf, 6 Organisasi Pers Kecam Sebutan “Londo Ireng”
Jantung Bermasalah, Nanik Sudaryati Deyang Pamit Mundur dari Kepala BGN
Prabowo Rombak Kesejahteraan Hakim Naik 300 Persen Agar Tak Bisa Disogok
Eks Wakapolri Oegroseno Marah Sebut Tindakan Kortastipidkor Sarat Kriminalisasi
Ada Pembalikan Proses Hukum, Pengacara dr Tifa Sebut Jokowi Pantas Jadi Terdakwa
Jokowi Diduga Resah, Analis Intelijen Endus Ada Skenario Jatuhkan Febrie
Kejagung Hentikan Pulbaket MBG, Pastikan Tidak Ada Pemeriksaan Polri
Mahfud MD Ungkap Hubungan Kepolisian-Kejaksaan Sudah Lama Tak Harmonis

Berita Terkait

Senin, 27 Juli 2026 - 01:20 WITA

Prabowo Didesak Minta Maaf, 6 Organisasi Pers Kecam Sebutan “Londo Ireng”

Rabu, 22 Juli 2026 - 10:08 WITA

Jantung Bermasalah, Nanik Sudaryati Deyang Pamit Mundur dari Kepala BGN

Selasa, 21 Juli 2026 - 11:51 WITA

Prabowo Rombak Kesejahteraan Hakim Naik 300 Persen Agar Tak Bisa Disogok

Minggu, 19 Juli 2026 - 17:01 WITA

Eks Wakapolri Oegroseno Marah Sebut Tindakan Kortastipidkor Sarat Kriminalisasi

Jumat, 17 Juli 2026 - 01:30 WITA

Ada Pembalikan Proses Hukum, Pengacara dr Tifa Sebut Jokowi Pantas Jadi Terdakwa

Berita Terbaru

Visual dibuat dengan AI

Geleng Kepala

Atas Kerudung, Bawah Warung

Senin, 27 Jul 2026 - 00:22 WITA