Berawal dari Senggol Nama Ortu, 2 Pengantre BBM di Bone Saling Sabet Badik

Sabtu, 12 September 2026 - 01:20 WITA

Bagikan artikel ini melalui

Facebook
Twitter
WhatsApp
Telegram
Copy Link

Berawal dari Senggol Nama Ortu, 2 Pengantre BBM di Bone Saling Sabet Badik

Tangkapan layar video perkelahian dua pria saat mengantre BBM di SPBU Labuaja, Bone.

Ringkasan

Perkelahian antara dua pria terjadi saat mengantre bahan bakar minyak di SPBU Labuaja, Kabupaten Bone, Sulawesi Selatan. Perselisihan terpicu setelah salah satu pria menyebut nama orang tua yang menyinggung perasaan lawan bicaranya. Konflik verbal tersebut kemudian berkembang menjadi perkelahian fisik di area pengisian BBM.

Dalam perkelahian itu, pelaku merebut senjata tajam milik korban dan menggunakannya untuk memukul korban berulang kali. Korban yang mengalami luka di bagian wajah mendapatkan perawatan medis di Puskesmas Kahu. Peristiwa ini telah ditangani oleh pihak kepolisian Polres Bone.

Zonafaktualnews.com – Antrean BBM di sebuah SPBU di Kabupaten Bone, Sulawesi Selatan, mendadak berubah menjadi keributan.

Dua pria berinisial AR (57) dan AA (37) terlibat perkelahian hingga salah satu dari mereka harus mendapat perawatan medis.

Insiden tersebut terjadi di SPBU Labuaja, Kecamatan Kahu, Kabupaten Bone, Jumat (11/9/2026) sekitar pukul 09.00 Wita.

Perkelahian bermula ketika keduanya sedang berada dalam antrean pengisian BBM.

BACA JUGA :  Tak Bayar Retribusi, Sopir Truk Ditikam Petugas Dishub

Kasi Humas Polres Bone Iptu Rayendra Muchtar mengatakan persoalan itu bermula ketika korban yang sedang mengendarai sepeda motor berada dalam antrean.

AA kemudian mengajak AR berkelahi, tetapi ajakan tersebut tidak langsung ditanggapi.

“Jadi ada dua orang pria berkelahi saat mengantre BBM. Pria berinisial AR mengalami luka-luka,” ujar Rayendra kepada wartawan, Jumat (11/9/2026).

Rayendra menjelaskan, AR sempat melontarkan ucapan yang menyebut dirinya sebagai anak dari Petta Selo.

Pernyataan tersebut kemudian membuat AA tersinggung karena nama orang tuanya disebut.

BACA JUGA :  Proyek Bola Soba Mangkrak, Ikon Budaya Bone Berpotensi Rugikan Keuangan Negara

“Korban diajak turun berkelahi tapi tidak digubris. Kemudian korban menyampaikan itu na beraniko karena anaknya Petta Selo,” katanya.

Situasi kemudian memanas. AA mendatangi AR yang masih berada di sekitar antrean hingga keduanya terlibat perkelahian.

“Pelaku keberatan disebut nama orang tuanya sehingga mendatangi korban yang sementara antre di SPBU. Kemudian pada saat berhadapan korban mengambil badiknya dan pelaku langsung menangkap tangan korban,” bebernya.

Menurut Rayendra, AA kemudian mengambil alih badik milik AR yang saat itu belum terhunus.

Senjata tersebut kemudian digunakan untuk melakukan penganiayaan terhadap AR.

“Pelaku kemudian mengambil alih badik korban yang belum terhunus dan melakukan penganiayaan dengan cara memukul korban secara berulang. Pelaku menggunakan badik tersebut memukul,” sambung Rayendra.

Usai kejadian, AA meninggalkan lokasi. Sementara AR yang mengalami luka kemudian dibawa ke Puskesmas Kahu untuk mendapatkan perawatan.

“Korban mengalami luka terbuka di bawah alis mata kiri, luka lebam pada bibir, dan dirawat di Puskesmas Kahu, dan untuk luka detilnya korban menunggu hasil visum Puskesmas Kahu,” jelasnya.

BACA JUGA :  Tak Ada Kenaikan BBM, Antrean di SPBU Makassar Masih Dipadati Kendaraan

Perkelahian tersebut juga terekam dalam sebuah video yang kemudian beredar. Dalam rekaman itu terlihat dua pria terlibat perkelahian di area SPBU saat antre BBM.

Salah seorang pria terlihat mengenakan kaos berwarna krem dan celana pendek hitam. Sementara pria lainnya memakai baju lengan panjang hitam dengan celana loreng.

Dalam rekaman tersebut, pria berkaos krem tampak beberapa kali menarik korban hingga turun dari sepeda motor.

Ia kemudian terlihat memukul korban menggunakan badik ketika sejumlah warga berusaha melerai.

Warga yang berada di lokasi terlihat mencoba menghentikan perkelahian.

Meski demikian, pria tersebut masih sempat mengayunkan badik sebelum situasi berhasil dilerai.

Editor : Id Amor

Berita Terkait

Houthi Gempur Habis-habisan Arab Saudi, Kilang Minyak Ras Tanura Terbakar
Diduga Istimewakan Penipu, Polresta Gowa Diminta Cabut Penangguhan AHA
Tiga Pemalsu STNK di Kendari Diringkus, Duit Haram Dipakai Beli Sabu dan Judol
Ekspor Gas Dibatasi, Politikus Singapura Ancam Potong Kabel Internet Indonesia
Nolong CEO Montok, Dg Bentor Dapat Mata “Tembus Pandang”
Kedua Tangan Diborgol Tali Tis, Mantan Bupati Gowa Dijebloskan ke Tahanan
Geng Motor Tebar Busur Ketiban Sial, Motor Ludes Dibakar Massa di Makassar
Houthi Makin Brutal, Serpihan Rudal Hantam Kawasan 20 Km dari Makkah