Ringkasan
Seorang operator SPBU di Kecamatan Mandai, Kabupaten Maros, menjadi korban penganiayaan oleh pengendara sepeda motor. Kejadian berawal saat korban menolak mengisi BBM jenis Pertalite ke dalam galon lima liter yang dibawa pelaku. Penolakan tersebut memicu adu mulut hingga pelaku memukul pelipis korban.
Keributan tersebut akhirnya dilerai oleh warga dan rekan kerja korban sebelum pelaku melarikan diri. Pihak Kepolisian Resor Maros mengonfirmasi peristiwa dugaan penganiayaan tersebut. Saat ini, kepolisian masih melakukan penyelidikan untuk mengidentifikasi pelaku, sementara korban diarahkan untuk membuat laporan resmi.
Zonafaktualnews.com – Seorang operator SPBU Bentenge 74.905.09, Kecamatan Mandai, Kabupaten Maros, diduga menjadi korban penganiayaan oleh seorang pengendara motor saat sedang melayani pengisian bahan bakar, Jumat (11/9/2026) sekitar pukul 18.35 Wita.
Peristiwa tersebut terjadi ketika korban, Syahran (21), sedang melayani pengisian BBM jenis Pertalite.
Seorang pengendara motor yang berboncengan dengan seorang perempuan diduga hendak mendahului antrean untuk membeli Pertalite menggunakan galon berkapasitas sekitar 5 liter.
Korban kemudian menolak permintaan tersebut hingga terjadi adu mulut.
Saat korban mendekati boncengan pengendara, pria yang diduga sebagai pelaku tiba-tiba menghampiri dan memukul pelipis kiri korban.
Kasi Humas Polres Maros AKP Ahmad yang dikonfirmasi Zonafaktualnews.com melalui WhatsApp, Jumat (11/9/2026), membenarkan adanya dugaan tindak pidana penganiayaan tersebut. Ia menyebut identitas pelaku masih dalam penyelidikan.
“Identitas pelaku masih dalam lidik,” ujar AKP Ahmad saat dikonfirmasi Zonafaktualnews.com.
- Tolak Isi Pertalite Pakai Galon, Operator SPBU di Maros Dihajar Pengendara
- Penertiban PETI Luwu Diduga Kongkalikong, Alat Disita, Mafia Eksis Melenggang
- DPRD Sulsel Klaim Stok BBM Aman, Fakta di Lapangan Warga Antre di Pertamini
- Tak Ada Penindakan Tegas Antrean Truk di SPBU Parepare, Satgas BBM Ompong
- Bau Busuk ‘Korupsi’ Revitalisasi 2 SD Takalar Menyengat, Kejari Diminta Sikat
Usai kejadian, korban sempat berusaha melawan sebelum akhirnya dipisahkan oleh rekan sesama operator dan warga yang sedang mengantre BBM.
Korban kemudian diamankan ke dalam kantor SPBU, sementara pengendara bersama boncengannya meninggalkan lokasi.
Korban telah diarahkan ke Polsek Mandai untuk membuat laporan terkait kejadian tersebut.
Meski demikian, korban disebut masih menyelesaikan tugasnya sebagai operator SPBU sebelum menuju kepolisian untuk proses pelaporan.
(Id Amor)





















