Tolak Isi Pertalite Pakai Galon, Operator SPBU di Maros Dihajar Pengendara

Jumat, 11 September 2026 - 22:09 WITA

Bagikan artikel ini melalui

Facebook
Twitter
WhatsApp
Telegram
Copy Link

Tangkapan layar video yang merekam cekcok antara pengendara dan operator SPBU sebelum berujung perkelahian.

Tangkapan layar video yang merekam cekcok antara pengendara dan operator SPBU sebelum berujung perkelahian.

Ringkasan

Seorang operator SPBU di Kecamatan Mandai, Kabupaten Maros, menjadi korban penganiayaan oleh pengendara sepeda motor. Kejadian berawal saat korban menolak mengisi BBM jenis Pertalite ke dalam galon lima liter yang dibawa pelaku. Penolakan tersebut memicu adu mulut hingga pelaku memukul pelipis korban.

Keributan tersebut akhirnya dilerai oleh warga dan rekan kerja korban sebelum pelaku melarikan diri. Pihak Kepolisian Resor Maros mengonfirmasi peristiwa dugaan penganiayaan tersebut. Saat ini, kepolisian masih melakukan penyelidikan untuk mengidentifikasi pelaku, sementara korban diarahkan untuk membuat laporan resmi.

Zonafaktualnews.com – Seorang operator SPBU Bentenge 74.905.09, Kecamatan Mandai, Kabupaten Maros, diduga menjadi korban penganiayaan oleh seorang pengendara motor saat sedang melayani pengisian bahan bakar, Jumat (11/9/2026) sekitar pukul 18.35 Wita.

BACA JUGA :  Terbakar Api Cemburu, Wanita di Jakbar Potong “Joni” Suami Pakai Cutter

Peristiwa tersebut terjadi ketika korban, Syahran (21), sedang melayani pengisian BBM jenis Pertalite.

Seorang pengendara motor yang berboncengan dengan seorang perempuan diduga hendak mendahului antrean untuk membeli Pertalite menggunakan galon berkapasitas sekitar 5 liter.

Korban kemudian menolak permintaan tersebut hingga terjadi adu mulut.

Saat korban mendekati boncengan pengendara, pria yang diduga sebagai pelaku tiba-tiba menghampiri dan memukul pelipis kiri korban.

BACA JUGA :  Oknum Guru Pondok Pesantren di Maros Diduga Cabuli 20 Santriwati

Kasi Humas Polres Maros AKP Ahmad yang dikonfirmasi Zonafaktualnews.com melalui WhatsApp, Jumat (11/9/2026), membenarkan adanya dugaan tindak pidana penganiayaan tersebut. Ia menyebut identitas pelaku masih dalam penyelidikan.

“Identitas pelaku masih dalam lidik,” ujar AKP Ahmad saat dikonfirmasi Zonafaktualnews.com.

BACA JUGA :  Ayah Pemenang Hak Asuh di Takalar Banting Bayi dan Hajar Mantan Istri

Usai kejadian, korban sempat berusaha melawan sebelum akhirnya dipisahkan oleh rekan sesama operator dan warga yang sedang mengantre BBM.

Korban kemudian diamankan ke dalam kantor SPBU, sementara pengendara bersama boncengannya meninggalkan lokasi.

Korban telah diarahkan ke Polsek Mandai untuk membuat laporan terkait kejadian tersebut.

Meski demikian, korban disebut masih menyelesaikan tugasnya sebagai operator SPBU sebelum menuju kepolisian untuk proses pelaporan.

(Id Amor)

Berita Terkait

Penertiban PETI Luwu Diduga Kongkalikong, Alat Disita, Mafia Eksis Melenggang
DPRD Sulsel Klaim Stok BBM Aman, Fakta di Lapangan Warga Antre di Pertamini
Tak Ada Penindakan Tegas Antrean Truk di SPBU Parepare, Satgas BBM Ompong
Bau Busuk ‘Korupsi’ Revitalisasi 2 SD Takalar Menyengat, Kejari Diminta Sikat
Tak Puas Langkah Sekolah, Ortu Siswi Korban Bully di Takalar Lapor Polisi
Diduga Genjot Bright Gas, Pertamina Dituding Mainkan Krisis LPG di Sulsel, Benarkah?
Influencer Tajir Tewas Usai Jalani Suntik “Burung” di Thailand
LPG 3 Kg Langka, Polda Sulsel Didesak Sikat Penimbun hingga Kios Nakal

Berita Terkait

Jumat, 11 September 2026 - 02:02 WITA

Penertiban PETI Luwu Diduga Kongkalikong, Alat Disita, Mafia Eksis Melenggang

Kamis, 10 September 2026 - 19:19 WITA

DPRD Sulsel Klaim Stok BBM Aman, Fakta di Lapangan Warga Antre di Pertamini

Kamis, 10 September 2026 - 15:57 WITA

Tak Ada Penindakan Tegas Antrean Truk di SPBU Parepare, Satgas BBM Ompong

Kamis, 10 September 2026 - 01:44 WITA

Bau Busuk ‘Korupsi’ Revitalisasi 2 SD Takalar Menyengat, Kejari Diminta Sikat

Kamis, 10 September 2026 - 00:08 WITA

Tak Puas Langkah Sekolah, Ortu Siswi Korban Bully di Takalar Lapor Polisi

Berita Terbaru