Ringkasan
Kelangkaan bahan bakar minyak di Kota Makassar menyebabkan antrean kendaraan mengular di sejumlah SPBU hingga waktu subuh.
Banyak pengendara mobil dan sepeda motor terpaksa menunggu berjam-jam demi mendapatkan BBM, bahkan beberapa kendaraan mengalami mogok akibat kehabisan bensin saat mengantre.
Situasi ini memaksa warga mengorbankan waktu istirahat demi kelangsungan mobilitas harian mereka.
Masyarakat berharap pemerintah dan pihak terkait segera memastikan ketersediaan serta kelancaran pasokan BBM guna mencegah gangguan aktivitas yang meluas di Makassar.
Zonafaktualnews.com – Antrean kendaraan untuk mendapatkan bahan bakar minyak (BBM) di Kota Makassar belum juga surut hingga waktu Subuh.
Warga masih bertahan di sejumlah stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU), setelah kelangkaan BBM membuat pengendara harus mengantre berjam-jam.
Pantauan di lapangan hingga sekitar pukul 04.25 Wita, Sabtu (12/9/2026), antrean kendaraan masih mengular di sepanjang Jalan AP Pettarani dan Jalan Hertasning.
Kendaraan roda dua tampak berjejer, sementara mobil juga memadati antrean di sejumlah titik SPBU.
Kondisi tersebut menunjukkan warga masih berupaya mendapatkan BBM meski waktu telah memasuki dini hari menjelang Subuh.
Sejumlah warga mengaku harus menghabiskan waktu berjam-jam dalam antrean karena persediaan BBM kendaraan mereka semakin menipis.
Salah seorang warga asal Toddopuli bahkan mengaku telah dua jam berada dalam antrean di SPBU Hertasning Toddopuli.
“Capek, daeng. Sudah dua jam saya di sini antre di SPBU Hertasning Toddopuli,” ujar warga tersebut.
Antrean panjang juga terlihat di SPBU Jalan AP Pettarani. Deretan mobil tampak memanjang dan sebagian pengendara harus bertahan dalam kondisi bahan bakar yang semakin menipis.
Pantauan di lokasi bahkan menemukan sejumlah mobil yang mogok karena diduga kehabisan bensin saat berada di tengah antrean.
“Sudah sekarat bensin mobil saya. Jadi terpaksa antre di SPBU Pettarani,” keluh salah seorang pengendara.
Situasi ini menggambarkan betapa beratnya kondisi yang harus dihadapi masyarakat untuk mendapatkan BBM.
Antrean yang bertahan hingga waktu Subuh membuat pengendara harus mengorbankan waktu istirahat demi memastikan kendaraannya kembali memiliki bahan bakar.
Kelangkaan BBM yang terjadi di sejumlah wilayah Makassar pun menjadi perhatian masyarakat.
Warga berharap pemerintah dan pihak terkait segera memastikan ketersediaan serta kelancaran distribusi BBM di SPBU agar antrean panjang tidak terus berulang.
Terlebih, jika kondisi tersebut berlangsung berlarut-larut, dampaknya tidak hanya dirasakan pengendara, tetapi juga dapat mengganggu mobilitas dan aktivitas masyarakat di Kota Makassar.
(Id Amor)





















