Rel KA Tertimbun Longsor, BPKA Sulsel Lempar Bola ke PT Celebes Railway Indonesia

Minggu, 29 Desember 2024 - 00:47 WITA

Bagikan artikel ini melalui

Facebook
Twitter
WhatsApp
Telegram
Copy Link

Kereta Api Trans-Sulawesi (Ist)

Kereta Api Trans-Sulawesi (Ist)

Zonafaktualnews.com – Tingginya curah hujan di wilayah Sulawesi Selatan (Sulsel) mengakibatkan longsor di sejumlah titik, salah satunya menimbun rel kereta api di Kecamatan Mandalle, Kabupaten Pangkep.

Peristiwa ini berdampak langsung pada operasional kereta api menuju Barru, membuat banyak penumpang terpaksa mencari moda transportasi alternatif.

Janna, salah satu calon penumpang dari Stasiun Maros, mengungkapkan kekecewaannya saat mengetahui jalur rel ke Barru tertutup longsor.

“Mau beli tiket kereta api menuju Barru. Namun dapat info katanya jalur rel arah menuju Barru tertimbun longsor,” ujar Janna, mengutip matajurnalisnews.com pada Sabtu (28/12/2024).

BACA JUGA :  Dua Nyawa Jadi “Tumbal”, BPKA Sulsel Dianggap Lalai Lindungi Warga

Akibatnya, Janna harus menyewa mobil sebagai alternatif. “Semoga tumpukan longsor bisa segera diangkut agar bisa kembali beroperasi seperti biasanya,” harapnya.

BPKA: Itu Tugas PT Celebes Railway Indonesia (CRI)

Kepala Divisi Humas Balai Pengelola Kereta Api (BPKA) Sulsel, Ryan Agastiaguna, membenarkan adanya gangguan operasional akibat longsor di jalur kereta api Mandalle. Namun, Ryan menegaskan bahwa penanganan longsor bukanlah tanggung jawab BPKA.

“Sebenarnya wewenang kami di BPKA hanya urusan operasional KA saja. Untuk masalah teknis terkait adanya rel kereta api yang tertimbun longsor merupakan kewenangan pihak PT Celebes Railway Indonesia (CRI),” ujar Ryan.

BACA JUGA :  Dua Nyawa Jadi “Tumbal”, BPKA Sulsel Dianggap Lalai Lindungi Warga

Ryan juga menyebutkan bahwa operasional kereta api menuju Stasiun Pekkae dan Garongkong di Barru sudah terhenti selama lima hari terakhir. Sosialisasi mengenai gangguan tersebut telah disampaikan melalui media sosial.

“Saat ini, pembenahan terus berlangsung oleh pihak CRI. Longsor ini murni disebabkan faktor alam, bukan karena kesalahan teknis operasional,” jelasnya.

Progres Penanganan Longsor Belum Jelas

Saat ditanya mengenai progres penanganan longsor, Ryan mengaku belum menerima laporan terkini dari PT CRI.

Ia juga meminta wartawan untuk langsung mengonfirmasi ke pihak CRI mengenai perkembangan teknis pekerjaan tersebut.

BACA JUGA :  Dua Nyawa Jadi “Tumbal”, BPKA Sulsel Dianggap Lalai Lindungi Warga

“Sebab mitra kami, CRI, yang bertanggung jawab atas Pelayanan Pengoperasian dan Perawatan Prasarana Perkeretaapian di Sulsel,” ujarnya.

“Apabila membutuhkan data detail tentang progres pekerjaan, nanti dibantu koordinasi dengan pihak CRI,” pungkas Ryan.

Hingga kini, jalur kereta api ke Barru masih belum bisa dioperasikan. Warga dan calon penumpang berharap agar penanganan longsor dapat segera diselesaikan demi kelancaran transportasi di wilayah tersebut.

 

(MJN/ID)
Follow Berita Zona Faktual News di Google News

Berita Terkait

Kadishub Gowa Dinilai “Injak” Wibawa Bupati, TIB Duga Ada Upaya Makar
7 Pejabat “Disapu Bersih” Bupati, Sisa 8 Termasuk Kadishub Gowa Bakal Ditendang?
2 Putri Pemilik RM Citra Padang Tewas Dilindas Truk PT Bintang Terang 89
1 SK Valid, 15 Pejabat di Gowa Antre Giliran Disikat di Bawah Teropong Bupati?
Kebakaran Gunung Nona Meluas, Hutan Pinus Enrekang Hangus Capai 10 Hektare
Tuntutan Keturunan Kerajaan Gowa Dipenuhi, DPRD Dukung Cabut Perda LAD
Sampah Menumpuk Sepekan Tak Diangkut, Warga Enrekang Tutup Jalan
Kesultanan Gowa Kerahkan 1.000 Pasukan Kepung DPRD pada Aksi 5–6 Agustus 2026

Berita Terkait

Jumat, 28 Agustus 2026 - 03:11 WITA

Kadishub Gowa Dinilai “Injak” Wibawa Bupati, TIB Duga Ada Upaya Makar

Senin, 24 Agustus 2026 - 18:37 WITA

7 Pejabat “Disapu Bersih” Bupati, Sisa 8 Termasuk Kadishub Gowa Bakal Ditendang?

Senin, 24 Agustus 2026 - 14:25 WITA

2 Putri Pemilik RM Citra Padang Tewas Dilindas Truk PT Bintang Terang 89

Jumat, 21 Agustus 2026 - 23:22 WITA

1 SK Valid, 15 Pejabat di Gowa Antre Giliran Disikat di Bawah Teropong Bupati?

Rabu, 19 Agustus 2026 - 00:34 WITA

Kebakaran Gunung Nona Meluas, Hutan Pinus Enrekang Hangus Capai 10 Hektare

Berita Terbaru