Pusat Data Nasional Diretas, Menkominfo Didesak Mundur

Selasa, 25 Juni 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pusat Data Nasional Diretas

Pusat Data Nasional Diretas

Zonafaktualnews.com – Pusat Data Nasional (PDN) Kominfo diretas oleh pihak yang belum diketahui pada Kamis, 20 Juni 2024.

Insiden peretasan Pusat Data Nasional ini mengakibatkan gangguan signifikan pada layanan publik, termasuk layanan keimigrasian.

Para kritikus, termasuk Direktur Rumah Politik Indonesia Fernando Emas, menyalahkan Menkominfo Budi Arie Setiadi.

Fernando mengkritik keputusan Menkominfo untuk memblokir judi online tanpa koordinasi yang memadai dengan lembaga negara lain, memicu ketidakmampuan Kominfo dalam menghadapi serangan siber yang serius.

“Budi Arie Setiadi harus bertanggung jawab atas kegagalan ini. Negara tidak boleh terus menderita akibat serangan siber yang bisa dicegah dengan langkah-langkah yang tepat,” ungkap Fernando kepada wartawan, Selasa (25/6/2024).

BACA JUGA :  Johnny G Plate, "Perampok" Uang Rakyat Rp 8 T Dijebloskan di Rutan

Lebih lanjut, Fernando menyoroti perlunya kehadiran seorang profesional yang memahami teknologi informasi di posisi Menkominfo.

“Pemerintah harus mengkaji ulang kebijakan dan penempatan pejabat di kementerian ini agar tidak lagi mengalami insiden serius seperti ini,” tegasnya.

Saat ini, desakan untuk mundur dari jabatan Menkominfo semakin menguat di tengah kebocoran data yang mengekspos kerentanan sistem keamanan nasional.

BACA JUGA :  Budi Arie Setiadi Didesak Turun, Anak Buah yang Mundur

Meskipun belum ada respons langsung dari pihak Menkominfo, publik menantikan tindak lanjut dari pemerintah terkait insiden yang merugikan ini.

 

Editor : Id Amor
Follow Berita Zona Faktual News dGoogle News

Berita Terkait

Mengusik Kenyamanan Penguasa, Ini Fakta di Balik Film Dokumenter Pesta Babi
Fasilitas Tahanan Rumah Terdakwa Korupsi Nadiem Makarim Dinilai Cederai Keadilan
Prabowo Temukan Rp39 Triliun Dana Mengendap di Rekening Tak Bertuan
Diduga Gunakan Gelar Insinyur Palsu, Menkes Budi Gunadi Sadikin Dilaporkan
Purbaya Akui Kecolongan, Anggaran Rp1,05 T Motor BGN Lolos Meski Sudah Ditolak
Kasus Suap Bea Cukai Rp61,3 Miliar Terungkap, Ada Mobil dan Jam Mewah
F-KRB Sentil BGN, Nilai MBG Tak Efektif, Desak Audit Total Pemborosan Anggaran
Tak Bisa Diakses Lagi, Komdigi Takedown Video Amien Rais soal ‘Skandal Istana’

Berita Terkait

Sabtu, 16 Mei 2026 - 01:35 WITA

Mengusik Kenyamanan Penguasa, Ini Fakta di Balik Film Dokumenter Pesta Babi

Jumat, 15 Mei 2026 - 16:32 WITA

Fasilitas Tahanan Rumah Terdakwa Korupsi Nadiem Makarim Dinilai Cederai Keadilan

Kamis, 14 Mei 2026 - 00:44 WITA

Prabowo Temukan Rp39 Triliun Dana Mengendap di Rekening Tak Bertuan

Rabu, 13 Mei 2026 - 01:51 WITA

Diduga Gunakan Gelar Insinyur Palsu, Menkes Budi Gunadi Sadikin Dilaporkan

Sabtu, 9 Mei 2026 - 02:08 WITA

Purbaya Akui Kecolongan, Anggaran Rp1,05 T Motor BGN Lolos Meski Sudah Ditolak

Berita Terbaru